Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Juni 2026, Cek Lagi Pelat Nomor
24 Juni 2026, 06:00 WIB
Jalan Tol Serang - Panimbang telah diresmikan dan beroperasi tanpa tarif. Sayangnya, pengelola belum relokasi 2 SD yang digusur
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Jalan Tol Serang - Panimbang Seksi 1 (Serang - Rangkasbitung) telah diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa waktu lalu. Kehadiran jalan tol ini diharapkan bisa mempersingkat waktu tempuh masyarakat dari Serang ke Panimbang atau sebaliknya.
Presiden Jokowi memang masih terus fokus untuk melakukan pembangunan jalan tol di Indonesia. Bahkan pembangunan jalan tol masih terus dikerjakan meski sempat tertunda karena pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu.
Saat ini, jalan tol telah beroperasi tanpa tarif. Langkah ini dilakukan untuk melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat yang melintasi jalan tol tekait rambu-rambu lalu lintas, aturan serta tata tertib berkendara di jalan tol dan sebagainya.
Jalan Tol Serang - Panimbang sejatinya membentang sepanjang 83,7 km. Namun pembangunannya dibagi menjadi 3 Seksi, yakni Seksi 1 Ruas Serang – Rangkasbitung (26,50 Km), Seksi 2 Ruas Rangkasbitung - Cileles (24,17 Km) dan Seksi 3 Ruas Cileles - Panimbang (33 Km).
Sementara untuk seksi 2 kini dalam tahap konstruksi dengan progres mencapai 13,21 %. Pengerjaan Seksi 2 diharapkan dapat bersamaan dengan penyelesaian Seksi 3 ruas Cileles - Panimbang yang akan dimulai awal 2022 dan diperkirakan akan tuntas pada 2023.
"Melalui kehadiran Jalan Tol Serang - Panimbang ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan dapat memicu pertumbuhan perekonomian masyarakat di sekitar jalan tol," ungkap Ali Rachmadi, Kepala Bidang Operasi & Pemeliharaan.
Dalam sebuah pembangunan, tentu ada tantangan pada setiap prosesnya. Hal ini pun terjadi pada Jalan Tol Serang – Panimbang yang harus menggusur 4 sekolah dasar yaitu SDN Cilayang Guha, SD Seba, SDN Cikeusal dan SD Cipete.
Saat ini, pembangunan SD Seba sudah selesai dan segera dilakukan proses serah terima. Sementara untuk SDN Cilayang Guha, pembangunannya sudah rampung 68 persen. Untuk SDN Cikeusal dan SD Cipete hingga saat ini belum bisa dibangun karena lahan pengganti masih belum ada.
Kondisi ini pun menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Serang. Mereka meminta agar Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), PT Wijaya Karya (WIKA) dan PT Wijaya Karya Serang Panimbang (WSP) selaku pelaksana pembangunan Jalan Tol Serang-Panimbang memenuhi janjinya untuk segera merelokasi SD yang telah digusur.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 06:00 WIB
26 Desember 2025, 07:00 WIB
19 Desember 2025, 07:00 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
09 Desember 2025, 12:03 WIB
Terkini
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
Merawat motor Honda di bengkel resmi bisa menjadi salah satu pilihan terbaik bagi pengguna kendaraan roda dua
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini, bisa mendatangi SIM keliling Bandung di dua lokasi
20 Agustus 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak daftar lokasinya