Investasi Tesla di Indonesia Butuh Proses, Belum Ada Kata Sepakat

Bernilai jumbo investasi Tesla di Indonesia membutuhkan proses dan waktu, karenanya masyarakat diminta sabar

Investasi Tesla di Indonesia Butuh Proses, Belum Ada Kata Sepakat

TRENOTO – Membutuhkan proses cukup panjang, Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan rencana investasi Tesla di Indonesia masih membutuhkan waktu.

Luhut juga menegaskan bila kesepakatan resmi belum tercapai antara Indonesia dengan pihak Tesla hingga saat ini. 

"Masuknya investasi dari suatu perusahaan itu tidak semudah menyentikkan jari, ini butuh proses dan waktu yang tidak sebentar. Apalagi ini investasi dengan nilai jumbo. Jadi kita harus sabar, supaya nantinya bisa benar-benar membawa manfaat besar bagi masyarakat dan negara seperti yang kita semua harapkan," kata Menko Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Selain itu Kemenko Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) ditegaskan Luhut telah menjalin komunikasi sangat baik sejak dua tahun belakangan baik dengan Elon Musk dan pihak Tesla.

Photo : Carscoops



Tak hanya produksi kendaraan listrik, pendiri SpaceX tersebut juga tertarik untuk melakukan investasi terkait industri nikel di Indonesia. Hal ini dinilai sangat menjanjikan untuk memenuhi kebutuhan ekosistem kendaraan listrik.

Sejak pertemuan dengan delegasi Indonesia di pabrik perakitan kendaraan listrik Tesla di Austin, Texas pada 26 April lalu, Kemenko Marves dan tim dari Tesla akan terus melakukan negosiasi intensif.

Negosiasi tersebut dilakukan untuk merumuskan berbagai hal terkait formula investasi yang akan dipakai. Meski demikian, keputusan akhir mengenai investasi akan tetap diputuskan oleh pihak perusahaan.

"Tim dari Tesla bergerak sangat cepat. Mereka sudah datang ke Indonesia awal bulan ini, mengunjungi beberapa pabrik pengolahan nikel, dan kita juga merespons dengan tidak kalah cepat untuk menunjukkan keseriusan dan support kita. Tapi yang harus diingat, ini masih dalam tahap negosiasi, jadi sekali lagi, semua harus bersabar," lanjut Menko Luhut.
Photo : BPMI Setpres



Sementara itu dalam kunjungan ke pabrik SpaceX di Boca Chica, Texas beberapa waktu lalu, Presiden Joko Widodo didampingi Luhut telah melakukan pembicaraan terkait investasi, teknologi dan inovasi.

Dari pertemuan tersebut Presiden Jokowi mengundang Elon Musk untuk datang ke Indonesia pada November 2022. Ini dilakukan untuk menghadiri forum The Business 20 atau B20 yang merupakan outreach group dari G20 sehingga salah satu orang terkaya itu bisa mewakili komunitas bisnis internasional.

Ajakan tersebut direspons baik oleh Elon Musk dan mengatakan akan berkunjung ke Indonesia pada November nanti.

Terkini

mobil
Jetour T2 PHEV

Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi

Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 16 Februari

Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung saat Cuti Bersama Tahun Baru Imlek

Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Pada 16 Hingga 17 Februari 2026

Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.

news
Ipone

Booth Ipone di IIMS 2026 Jadi Magnet Para Bikers

Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung

news
Motul

Ramaikan IIMS 2026, Motul Hadirkan Sejumlah Inovasi

Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air

mobil
Denza D9

Koleksi Kendaraan Jerome Polin, Ada Denza D9

Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain

mobil
BYD

Ulas Platform EV BYD, Rahasia Performa Gahar Denza dan Yangwang

Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional