Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
BYD resmi masuk ke Indonesia dan menggelontorkan investasi sebesar 1.3 miliar USD atau senilai Rp20 triliun
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – BYD (Build Your Dream) tidak sekadar datang ke Indonesia dan memasarkan produk andalan. Namun manufaktur asal China tersebut berkomitmen untuk menggelontorkan dana besar.
Di sela-sela peluncuran tiga mobil listrik BYD pekan lalu, diungkapkan bahwa nilai investasi mereka akan menyentuh angka miliaran dolar. Hal ini diungkapkan Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian.
“Dari informasi yang kami dapat saat berbincang eksklusif dengan BYD, investasinya adalah 1.3 miliar USD. Kapasitas produksi (pabrik) akan menyentuh angka 150 ribu per unit,” kata Airlangga dalam rekaman video.
BYD sendiri langsung memperkenalkan tiga model unggulannya yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal. Sayang pihak pabrikan masih belum mengumumkan harga dari ketiga mobil mereka.
Menyoal investasi yang disampaikan Airlangga, Lua Xueliang selaku General Manager BYD Asia Pasifik membenarkan informasi tersebut. Meskipun masih belum diumumkan langkah pasti ke depan.
“Kami ada rencanan untuk berinvestasi di Indonesia. Rencananya kami aka nada pengumuman lagi tahun ini,” ujar Liu di TMII (18/01).
Pemerintah melalui Airlangga mengajak produsen mobil asal Tiongkok ini untuk berinvestasi. Ia juga mengungkapkan ada kemudahan yang telah diberikan oleh pemerintah.
“Pemerintah terus mendorong BYD untuk dapat meningkatkan local content sehingga tentu dapat mendorong daya saing. Kita juga terus mendorong insentif termasuk bea masuk sebesar nol persen untuk impor CBU dan CKD serta PPnBM untuk percepatan mobil listrik di Indonesia,” tutur Airlangga.
Setelah meluncurkan tiga mobil listrik pertama di Indonesia, lalu langkah apa yang akan dilakukan BYD. Tentunya kapan kendaraan listrik mereka bisa dibeli oleh masyarakat Tanah Air.
“Kita akan mengumumkan nanti, berkaitan dengan detail harga tolong berikan kami waktu karena ingin melihat pasarnya terlebih dahulu. Kendaraan listrik kan juga memiliki aturan-aturan jadi kami fokus menganalisa dan mempertimbangkan,” jelas Liu.
BYD diyakini akan memboyong seluruh produk dari China untuk dipasarkan di Indonesia. Namun dalam perjalanannya di Tanah Air, BYD harus secara bertahap meningkatkan local content.
Dengan kata lain BYD harus membuka pabrik di Indonesia sebagai wujud dari komitmen bersama pemerintah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya