Investasi BYD Rp20 Triliun di Indonesia Janji Bikin Pabrik

BYD resmi masuk ke Indonesia dan menggelontorkan investasi sebesar 1.3 miliar USD atau senilai Rp20 triliun

Investasi BYD Rp20 Triliun di Indonesia Janji Bikin Pabrik
Denny Basudewa

KatadataOTO – BYD (Build Your Dream) tidak sekadar datang ke Indonesia dan memasarkan produk andalan. Namun manufaktur asal China tersebut berkomitmen untuk menggelontorkan dana besar.

Di sela-sela peluncuran tiga mobil listrik BYD pekan lalu, diungkapkan bahwa nilai investasi mereka akan menyentuh angka miliaran dolar. Hal ini diungkapkan Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian.

“Dari informasi yang kami dapat saat berbincang eksklusif dengan BYD, investasinya adalah 1.3 miliar USD. Kapasitas produksi (pabrik) akan menyentuh angka 150 ribu per unit,” kata Airlangga dalam rekaman video.

Investasi BYD
Photo : Istimewa

BYD sendiri langsung memperkenalkan tiga model unggulannya yakni Dolphin, Atto 3 dan Seal. Sayang pihak pabrikan masih belum mengumumkan harga dari ketiga mobil mereka.

Menyoal investasi yang disampaikan Airlangga, Lua Xueliang selaku General Manager BYD Asia Pasifik membenarkan informasi tersebut. Meskipun masih belum diumumkan langkah pasti ke depan.

“Kami ada rencanan untuk berinvestasi di Indonesia. Rencananya kami aka nada pengumuman lagi tahun ini,” ujar Liu di TMII (18/01).

Pemerintah melalui Airlangga mengajak produsen mobil asal Tiongkok ini untuk berinvestasi. Ia juga mengungkapkan ada kemudahan yang telah diberikan oleh pemerintah.

“Pemerintah terus mendorong BYD untuk dapat meningkatkan local content sehingga tentu dapat mendorong daya saing. Kita juga terus mendorong insentif termasuk bea masuk sebesar nol persen untuk impor CBU dan CKD serta PPnBM untuk percepatan mobil listrik di Indonesia,” tutur Airlangga.

Setelah meluncurkan tiga mobil listrik pertama di Indonesia, lalu langkah apa yang akan dilakukan BYD. Tentunya kapan kendaraan listrik mereka bisa dibeli oleh masyarakat Tanah Air.

BYD
Photo : KatadataOTO

“Kita akan mengumumkan nanti, berkaitan dengan detail harga tolong berikan kami waktu karena ingin melihat pasarnya terlebih dahulu. Kendaraan listrik kan juga memiliki aturan-aturan jadi kami fokus menganalisa dan mempertimbangkan,” jelas Liu.

BYD diyakini akan memboyong seluruh produk dari China untuk dipasarkan di Indonesia. Namun dalam perjalanannya di Tanah Air, BYD harus secara bertahap meningkatkan local content.

Dengan kata lain BYD harus membuka pabrik di Indonesia sebagai wujud dari komitmen bersama pemerintah.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika