Opsi Mobil Hybrid Murah di IIMS 2026, Suzuki Ertiga Rp 200 Jutaan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Paket kredit Suzuki Ertiga hybrid terbilang menarik karena bisa dicicil selama 5 tahun dengan DP dan cicilan ringan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski baru akan diluncurkan pada 10 Juni 2022, paket kredit Suzuki Ertiga Hybrid sudah mulai disebar oleh sejumlah tenaga penjual. Paketnya pun cukup menarik karena menawarkan tenor dan DP (down Payment) ringan.
Pada penawaran yang diberikan pada kami, paket tersebut memberikan tenor selama 5 tahun. Pelanggan cukup menyiapkan uang DP dan cicilan setiap bulannya guna mendapatkan mobil terbaru Suzuki.
Untuk Suzuki Ertiga Hybrid GX MT, paket yang ditawarkan adalah DP Rp27.3 juta dan cicilan Rp5.5 juta selama 5 tahun. Kemudian untuk varian GX AT, DP adalah sebesar Rp29 juta serta cicilan Rp5.76 juta.
Berikutnya untuk Suzuki Ertiga Hybrid Sport MT ditawarkan dengan DP serupa yaitu Rp29 juta dan cicilan Rp5.7 juta. Sedangkan untuk transmisi otomatisnya ditawarkan DP Rp30.7 juta serta cicilan Rp5.99 juta
“Unitnya sudah bisa dilihat di diler tapi untuk foto masih belum ada,” ungkap tenaga penjual tersebut.
Suzuki Ertiga Hybrid dijual dengan harga mulai dari Rp270.3 juta hingga Rp292.3 juta. Pemesanan juga bisa dilakukan melalui booking fee sebesar Rp5 juta.
Meski belum diluncurkan, sejumlah diskon langsung ditawarkan agar menarik pelanggan. Bahkan besaran diskon telah mencapai Rp25 juta, angka yang cukup besar untuk promo peluncuran.
Ertiga Hybrid merupakan jawaban Suzuki atas kebutuhan kendaraan ramah lingkungan. Teknologi tersebut dianggap sebagai solusi terbaik guna menjembatani antara mesin pembakaran konvensional dengan listrik.
Teknologi yang diterapkan Suzuki merupakan mild hybrid dan berfungsi meningkatkan efisiensi bahan bakar. Hal ini dimungkinkan karena mesin mengisi baterai menggunakan teknologi Integrated Starter Generator (ISG).
ISG merupakan otak guna mengompresi hingga mengatur agar menjadi irit ditopang motor listrik serta baterai 70Ah. ISG memiliki dua fungsi, pertama sebagai generator untuk menangkap dan menyimpan energi ke baterai saat kendaraan deselerasi (perlambatan) kemudian kedua motor akan memberikan tambahan daya ke mesin saat akselerasi dari diam.
Selain tak perlu membangun lebih banyak infrastruktur, masyarakat juga tidak perlu melakukan banyak penyesuaian. Tentunya ini akan lebih memudahkan dalam mengoperasikan kendaraan di masa depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 17:00 WIB
04 Februari 2026, 11:00 WIB
20 November 2025, 07:06 WIB
16 November 2025, 13:00 WIB
20 Oktober 2025, 13:00 WIB
Terkini
31 Oktober 2026, 22:37 WIB
Absennya Jorge Martin menjadi kesempatan berharga bagi Marquez untuk raih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026
31 Oktober 2026, 18:12 WIB
Deus ex Machina kembali ikut serta dalam acara tahunan yang mengumpulkan berbagai hobi maupun kesenian
31 Oktober 2026, 14:38 WIB
Sprint race MotoGP Malaysia 2026 dimenangkan oleh Pedro Acosta, hadapi persaingan sengit dengan Marc Marquez
31 Oktober 2026, 09:00 WIB
ADM baru saja menggelar Daihatsu Vocational Expo 2026 di SMK Muhammadiyah 2 Jatinom, Klaten, Jawa Tengah
31 Oktober 2026, 08:05 WIB
Pameran sepeda motor IMOS 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang dan dalam durasi lebih lama yakni 10 hari
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
VinFast ikut perkenalkan lini mobil listrik di GIIAS Makassar 2026, untuk kebutuhan pribadi maupun komersial
30 Oktober 2026, 17:00 WIB
Gaikindo menegaskan pentingnya pemberian insentif mobil hybrid dalam mendorong transisi menuju elektrifikasi
30 Oktober 2026, 15:00 WIB
Honda Auto Technology merupakan ajang untuk memperkenalkan teknologi yang dikembangkan bagi konsumen