Hyundai Stargazer Diklaim Banjir Pesanan

Setelah dipamerkan di GIIAS 2022 lalu, Hyundai Stargazer diklaim banjir pesanan dan baru sekitar 500 unit yang dikirim ke diler

Hyundai Stargazer Diklaim Banjir Pesanan

TRENOTO – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyebutkan bahwa LMPV yang barunya mendapat respon positif dari konsumen di Indonesia. Buktinya, Hyundai Stargazer diklaim banjir pesanan dan sudah mulai dikirimkan kepada para pemesannya.

"Untuk SPK sampai hari ini sudah kami catat mencapai 4 ribu unit lebih Hyundai Stargazer. Namun belum semuanya sampai ke konsumen," jelas Makmur, Chief Operating Officer (COO) HMID.

Makmur menambahkan bahwa pihaknya baru membuka pemesanan LMPV baru andalan mereka pada 15 Juli 2022. Dan hanya dalam waktu 2 minggu atau akhir bulan Juli telah menerima sekitar 1.500 SPK.

Photo : trenoto

Ia juga menegaskan hingga Hyundai Stargazer saat ini terus diproduksi secara masal dan lanjut didistribusikan ke jaringan diler mereka. Total telah 500 unit yang dikirimkan ke diler serta telah 300 unit sudah terbit faktur.

Hyundai Stargazer Tertinggi Diminati Konsumen

Respon positif konsumen di Indonesia tentu didasari oleh beberapa faktor. HMID menyebutkan bahwa keunggulan dari Hyundai Stargazer adalah desain yang cukup berani plus kelengkapan fiturnya.

"Konsumen di kelas low MPV datang dari rata-rata keluarga berumur 25-35 tahun bahkan juga ada beberapa perusahaan yang memborongnya. Dan alasan konsumen membeli Hyundai Stargazer ini karena SmartSense, Bluelink serta desainnya dibanding produk lain," jelas Makmur.

Photo : trenoto

Selain itu makmur menyebutkan bahwa fitur konektivitas juga memberikan nilai tambah bagi konsumen yang ingin memilikinya. Dan sebagai kendaraan keluarga, Stargazer dibekali dengan ruang yang ergonomis mulai dari kabin lapang serta banyak tempat penyimpanan.

Bukti lain keunggulan fitur-fitur Stargazer cukup menjadi incaran konsumen adalah pemesanan tipe tertinggi paling banyak. Dan para konsumen juga banyak memilih fitur tambahan berupa captain seat yang bisa dibeli dengan harga Rp 1.1 juta. Kesimpulan singkatnya dari fenomena ini adalah konsumen low MPV mulai butuh jok baris kedua serta tiga yang nyaman.

"Tipe tertinggi yang berhasil terjual adalah Prime single tone dan kedua Prime two tone. Kalau ditanya kontribusinya, saya susah jelasinnya, tapi itu yang paling laku. Untuk kontribusi dai captain seat juga cukup tinggi. Itu mencapai 85 persen dari total," kata Makmur.


Terkini

motor
Begini Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Nasib Harga Motor Honda saat Rupiah Terus Melemah

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia

news
Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Tol Japek II Selatan Mulai Dibuka Hari Ini, Tidak Dipungut Biaya

Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini

news
Tarif tol

Jasa Marga Bebaskan Tarif Tol Saat Arus Balik, Simak Aturannya

Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik

mobil
Nissan

Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan

Nissan jual pabrik mereka di India pada Renault demi selamatkan perusahaan dari ancaman kebangkrutan

mobil
Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air

Jetour X50e EV siap dipasarkan di Indonesia tahun ini, disebut telah didesain menyesuaikan kebutuhan konsumen

otosport
MotoGP Amerika 2025

Drama MotoGP Amerika 2025: Bos Trackhouse Mau Ada Aturan Tegas

MotoGP Amerika 2025 sempat tertunda 10 menit akibat Marc Marquez, bos Trackhouse minta kejelasan aturan

mobil
Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Harus Ada SIM Khusus Mobil Listrik, Demi Kurangi Angka Kecelakaan

Agar mengurangi angka kecelakaan, pihak kepolisian diminta membuat SIM khusus pengemudi mobil listrik

news
Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Harga BBM Shell, BP AKR sampai Vivo Turun pada Awal April 2025

Mengawali April 2025, harga BBM di seluruh SPBU milik swasta mengalami penurunan dengan jumlah bervariasi