Tampilan Hyundai Boulder, Penantang SUV Boxy Tiongkok
02 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai siap bangun pabrik baru untuk rakit Ioniq Series di Thailand untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai siap bangun pabrik baru guna merakit Ioniq di Thailand. Tak tanggung-tanggung, mereka siap menggelontorkan dana sebesar THB 1 miliar atau setara Rp 453.1 miliar.
Komitmen itu diambil setelah Thai Board of Investment (BOI) mengkonfirmasi bahwa proyek tersebut memenuhi kualifikasi untuk mendapat insentif program EV3.5 dari pemerintah.
Dilansir dari Just Auto, Hyundai Mobility Manufacturing (Thailand) Company Ltd menyebut bahwa pabrik akan merakit Ioniq serta baterai untuk pasar domestik. Mereka juga bakal menggandeng perusahaan lokal yaitu Thonburi Automotive Assembly Company Ltd guna melakukannya.
Rencananya pabrik nantinya akan mengambil lokasi di Samut Prakan yang letaknya tidak jauh dari Bangkok. Sementara perakitan perdana dikabarkan bakal dilakukan pada 2026.
Thonburi Automotive sendiri bukanlah pemain anyar di dunia otomotif Thailand. Pasalnya mereka juga pernah merakit beberapa kendaraan lain seperti Hyundai Sonata dan sekarang sedang mengerjakan Mercedes-Benz.
“Hyundai menerima persetujuan dari BOI untuk berinvestasi dalam produksi kendaraan listrik dan baterai Ioniq. Proyek ini merupakan hasil kerja sama kami dengan pabrik perakitan otomotif dalam negeri,” tegas Jae Gyou Chung, CEO Hyundai Mobility Manufacturing (Thailand)
Hyundai Motor sendiri sebenarnya sudah memiliki pusat produksi di Indonesia dengan kapasitas 150.000 kendaraan per tahun. Kehadiran pasar tersebut sebenarnya ditujukan guna memenuhi pasar internasional khususnya Asia Tenggara.
Saat ini fasilitas tersebut tengah digunakan untuk memproduksi beberapa model seperti Ioniq 5, Kona EV, Stargazer dan Creta. Beberapa model pun sudah diekspor ke beberapa negara seperti Amerika Utara, Arab Saudi hingga Afrika.
Tak hanya itu, mereka juga sudah membuka perusahaan patungan senilai US$ 1,1 miliar atau setara Rp 17 triliun (kurs Rp 15.467) dengan LG Energy Solution Ltd. Fasilitas ini sudah mulai beroperasi dan siap memproduski baterai lithium-ion NCMA.
Hingga berita dibuat, Hyundai Indonesia belum memberikan tanggapan apapun. Padahal kehadiran pabrik di Thailand berpotensi mempengaruhi ekspor kendaraan dan baterai EV dari Tanah Air yang saat ini tengah berupaya digenjot pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Terkini
11 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tidak menggendurkan layanan mereka, termasuk dalam menghadir SIM Keliling Bandung hari ini
11 September 2026, 06:00 WIB
Menjelang weekend, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi strategis sekitar ibu kota
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max