Tampilan Hyundai Boulder, Penantang SUV Boxy Tiongkok
02 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai recall Palisade model tahun 2020-2021 dilakukan pada Agustus 2022, lalu diperluas ke model terbarunya
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Hyundai telah melakukan recall untuk sejumlah unit Palisade yang dijual di wilayah AS (Amerika Serikat) pada Agustus 2022. Namun saat ini nampaknya recall Palisade juga harus mencakup unit terbarunya 2022 – 2023.
Sebelumnya Hyundai melakukan recall akibat masalah wiper pada 126.081 unit Palisade keluaran 2020 – 2021. Hasilnya ditemukan bahwa wiper bisa berhenti berfungsi jika terhalang oleh salju atau es yang bertumpuk di area kaca depan.
Kemudian bagian gir internal penggerak wiper ternyata bisa rusak jika terkena tekanan atau hambatan eksternal saat sedang dioperasikan.
Dikutip dari Carscoops, Office of Defects Investigation sebagai bagian dari NHTYSA (National Highway Traffic Safety Administration) di AS. Disebutkan bahwa kondisi wiper gagal berfungsi juga terjadi pada model produksi 2022 – 2023.
Menyusul hal tersebut maka diperkirakan Hyundai Palisade recall kembali termasuk unit keluaran baru juga.
Sebelumnya Hyundai juga melakukan recall terpisah untuk Palisade dengan keluhan berbeda. Bersamaan recall Kia Telluride ini dilakukan akibat adanya benda asing yang dapat mengkontaminasi papan sirkuit dan meningkatkan risiko korsleting listrik hingga kebakaran.
New Hyundai Palisade di Indonesia meluncur pada 29 Juli 2022. Mengisi segmen SUV (Sport Utility Vehicle) mobil ini mendapatkan respon positif dari konsumen Tanah Air.
Pada hari pertama pemesanan Hyundai mengklaim telah mengantongi 700 permintaan. Unitnya juga akan didistribusikan kepada konsumen secara bertahap.
Dari antara 700 unit tipe Signature 2WD mendominasi pemesanan. Harganya adalah Rp977 juta, sedangkan tipe di atasnya Signature AWD dibanderol Rp1.1 miliar.
Hyundai Palisade milik konsumen di Indonesia mengalami masalah tidak lama serah terima unit. Disebutkan setelah dua hari serah terima unit menurut kesaksian pemilik akun @martinus1293.
“Saat mau masukin mobil ke garasi rumah, tidak bisa melakukan perpindahan gigi dan stuck di D saja. Setelah dimatikan mesinnya, tidak bisa dihidupkan kembali mesinnya,” cerita Martinus kepada TrenOto beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Ia menghubungi pihak Hyundai melalui fitur Bluelink pada kendaraan. Namun tidak ada solusi untuk masalah tersebut dan pihak Hyundai menyarankan untuk melakukan towing.
“Setelah beberapa minggu pakai masalah timbul lagi karena indikator pada panel meter menyala. Kemudian di bengkel mekanik menyebut adanya masalah pada control valve transmission,” jelasnya kemudian.
TrenOto mencoba menghubungi pihak Hyundai Motors Indonesia (HMID) namun tidak ada respon lebih lanjut. Sebelumnya kami juga mencoba mengkonfirmasi terkait masalah pada Hyundai Creta namun juga tidak ada jawaban.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Terkini
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang
05 September 2026, 15:00 WIB
Lexus NX, salah satu model terlaris Lexus di pasar global kini telah mendapatkan sejumlah permbaruan
05 September 2026, 14:16 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Batam berlangsung sampai 6 September, banyak anak muda terlibat meramaikan
04 September 2026, 13:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam terselenggara di pusat perbelanjaan atas beberapa masukan dari para konsumen
04 September 2026, 11:00 WIB
Para bikers wajib menyambangi IMHAX 2026 untuk melengkapi perlengkapan berkendara yang berkeselamatan
04 September 2026, 09:00 WIB
Pameran IEE Series 2026 memasuki Energy Week, ikut dukung ekosistem kendaraan energi terbarukan di Indonesia