Menilik Penjualan Merek Jepang-Korea Pasca Kehadiran Mobil Cina
14 Januari 2026, 15:00 WIB
HMID membuka peluang untuk hadirkan Hyundai Staria Hybrid bagi para konsumen di dalam negeri di masa depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – HMID (Hyundai Motors Indonesia) tidak berhenti menghadirkan produk terbaru. Terutama untuk kendaraan di segmen premium.
Sebab manufaktur asal Korea Selatan itu, membuka peluang membawa Hyundai Staria versi ramah lingkungan.
“Jadi untuk Staria memang kita lagi mempertimbangkan apakah akan ada versi hybrid atau bahkan EV (Electric Vehicle),” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO (Chief Operating Officer) HMID di IIMS 2025 beberapa waktu lalu.
Menurut Frans hal itu dilakukan demi mendorong masyarakat, terutama kelas menengah ke atas buat menggunakan kendaraan roda empat ramah lingkungan.
Hal senada turut disampaikan oleh Diky Zulkarnaen, Chief Sales Officer HMID. Ia menyampaikan kalau pihaknya sedang melakukan studi untuk memboyong Hyundai Staria Hybrid.
Menurut Diky, Hyundai dalam menghadirkan produk anyar harus melewati banyak tahap. Sehingga bisa sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Apalagi minat masyarakat terhadap mobil bongsor Hyundai itu masih cukup tinggi. Terutama untuk kalangan korporat maupun fleet.
“Sebetulnya kita dalam konteks meluncurkan atau memperkenalkan satu varian baru itu selalu berdasarkan hasil survei yang kami gunakan,” kata Diky.
Sayang jenama asal Negeri Ginseng tersebut belum bisa membocorkan, kapan Hyundai Staria Hybrid akan mengaspal di Tanah Air.
“Kita melihat bahwa di segmen ini, opportunity itu ada di sisi engine dan kebetulan Staria mempunyai satu keunggulan dalam performance-nya,” tegas Diky.
Patut diketahui, Hyundai Staria yang dipasarkan di dalam negeri mengandalkan mesin diesel 2.200 cc CRDi Turbocharged (E-VGT).
Berbicara performa, di atas kertas tenaga jantung pacu Hyundai Staria ini menyentuh angka 174 hp dan torsi 430 Nm.
Sekadar mengingatkan, Hyundai Staria Hybrid telah dipasarkan di Korea Selatan pada 2024. Mengusung jantung mekanis Smartstream turbocharged berkapasitas 1.600 cc yang dikawinkan teknologi hybrid.
Mesin tersebut mampu memproduksi tenaga sebesar 178 hp dan torsi 265 Nm. Sedangkan motor listriknya bisa melepaskan daya maksimal 72 hp serta torsi 304.
Sementara output gabungan sebesar 242 hp dan torsi 367 Nm. Dinilai cukup untuk menggotong mobil seberat 2.220 kg dengan konsumsi bbm sebesar 12,9 km per liter.
Jadi patut ditunggu kehadiran Hyundai Staria Hybrid di dalam negeri, agar bisa dimiliki oleh para konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Januari 2026, 15:00 WIB
14 Januari 2026, 14:00 WIB
13 Januari 2026, 11:00 WIB
10 Januari 2026, 17:00 WIB
09 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 19:00 WIB
Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai
14 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan