Hyundai Gandeng General Motors Buat Kembangkan 5 Mobil Baru

Hyundai resmi bekerjasama dengan General Motors untuk mengembangan lima mobil baru di beberapa segmen

Hyundai Gandeng General Motors Buat Kembangkan 5 Mobil Baru
Adi Hidayat

KatadataOTO – Hyundai dan General Motors resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan lima model. Kendaraan tersebut nantinya akan disebarkan ke beberapa kawasan khususnya Amerika Tengah serta Selatan.

Sayangnya kedua pabrikan tersebut masih belum menjelaskan secara detail terkait kerja sama yang dilakukan. Namun dilansir dari Carscoops, mereka akan mengembangkan mobil ringkas, crossover dan light truck.

Tak hanya itu, mereka juga berencana untuk mengembangkan pikap berukuran sedang yang proyeknya dipimpin oleh General Motors.

Sementara Hyundai bakal memegang kendali untuk pengembangan model lain yang bisa digunakan untuk mobil ICE dan hybrid.

Hyundai Sebut EV Murah Belum Tentu Jangkau Konsumen Daerah
Photo : Hyundai

Jika semua berjalan sesuai rencana maka kedua perusahaan bisa menjual lebih dari 800 ribu kendaraan setiap tahunnya. Pabrikan pun menegaskan bahwa meski mobil dikembangkan bersama, masing-masing model akan memiliki keunggulan berbeda sesuai karakter dari brand.

“Kolaborasi strategis dengan General Motors bakal membantu kami memberi nilai tambah dan pilihan kepada pelanggan di berbagai segmen. Skala gabungan di Amerika Utara serta Selatan akan meningkatkan efisiensi dalam menyediakan banyak hal sesuai keinginan konsumen,” ungkap José Muñoz, CEO Hyundai.

Hal senada juga diungkapkan oleh Shilpan Amin, Wakil Presiden Senior General Motors. Ia mengungkap bahwa kerja sama keduanya bakal memberi pelanggan lebih banyak pilihan dari sebelumnya.

“Kami bisa menghadirkan lebih banyak pilihan dengan harga kompetitif. Kendaraan pengembangan bersama menunjukkan bagaimana GM dan Hyundai akan memanfaatkan kekuatan komplementer serta skala gabungan kami,” tegasnya.

Sementara itu di Indonesia, Hyundai masih belum melakukan kerja sama dengan pabrikan mobil lain. Hanya saja mereka sudah memiliki infrastruktur kendaraan listrik yang cukup matang dibanding merek lain.

Tak Hanya Bawa Stargazer Cartenz, Hyundai Siapkan Promo di GIIAS
Photo : Hyundai

Tak hanya memiliki stasiun pengisian daya, Hyundai juga sudah mendirikan pabrik yang bisa memproduksi kendaraan listrik. Selain itu mereka mempunyai fasilitas produksi baterai EV di kawasan Bekasi.

Bahkan Hyundai Kona Electric saat ini sudah memiliki TKDN hingga 80 persen, tertinggi dibandingkan mobil listrik lain.


Terkini

motor
Yamaha Gear Ultima

Yamaha Gear Ultima Dapat Penyegaraan, Dibekali Smart Key System

Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System

news
Mudik lebaran 2026

Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran

Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta sebelum Akhir Pekan, 3 April 2026

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang

news
SPKLU

PLN Ungkap Jumlah Pemakaian SPKLU Saat Libur Lebaran 2026 Naik

PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu

mobil
Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi