Hyundai Stargazer Cartenz versi Ambulans Meluncur untuk Sumatera
01 Januari 2026, 13:00 WIB
Hyundai resmi bekerjasama dengan General Motors untuk mengembangan lima mobil baru di beberapa segmen
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai dan General Motors resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan lima model. Kendaraan tersebut nantinya akan disebarkan ke beberapa kawasan khususnya Amerika Tengah serta Selatan.
Sayangnya kedua pabrikan tersebut masih belum menjelaskan secara detail terkait kerja sama yang dilakukan. Namun dilansir dari Carscoops, mereka akan mengembangkan mobil ringkas, crossover dan light truck.
Tak hanya itu, mereka juga berencana untuk mengembangkan pikap berukuran sedang yang proyeknya dipimpin oleh General Motors.
Sementara Hyundai bakal memegang kendali untuk pengembangan model lain yang bisa digunakan untuk mobil ICE dan hybrid.
Jika semua berjalan sesuai rencana maka kedua perusahaan bisa menjual lebih dari 800 ribu kendaraan setiap tahunnya. Pabrikan pun menegaskan bahwa meski mobil dikembangkan bersama, masing-masing model akan memiliki keunggulan berbeda sesuai karakter dari brand.
“Kolaborasi strategis dengan General Motors bakal membantu kami memberi nilai tambah dan pilihan kepada pelanggan di berbagai segmen. Skala gabungan di Amerika Utara serta Selatan akan meningkatkan efisiensi dalam menyediakan banyak hal sesuai keinginan konsumen,” ungkap José Muñoz, CEO Hyundai.
Hal senada juga diungkapkan oleh Shilpan Amin, Wakil Presiden Senior General Motors. Ia mengungkap bahwa kerja sama keduanya bakal memberi pelanggan lebih banyak pilihan dari sebelumnya.
“Kami bisa menghadirkan lebih banyak pilihan dengan harga kompetitif. Kendaraan pengembangan bersama menunjukkan bagaimana GM dan Hyundai akan memanfaatkan kekuatan komplementer serta skala gabungan kami,” tegasnya.
Sementara itu di Indonesia, Hyundai masih belum melakukan kerja sama dengan pabrikan mobil lain. Hanya saja mereka sudah memiliki infrastruktur kendaraan listrik yang cukup matang dibanding merek lain.
Tak hanya memiliki stasiun pengisian daya, Hyundai juga sudah mendirikan pabrik yang bisa memproduksi kendaraan listrik. Selain itu mereka mempunyai fasilitas produksi baterai EV di kawasan Bekasi.
Bahkan Hyundai Kona Electric saat ini sudah memiliki TKDN hingga 80 persen, tertinggi dibandingkan mobil listrik lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 13:00 WIB
22 Desember 2025, 10:00 WIB
17 Desember 2025, 21:00 WIB
06 Desember 2025, 09:00 WIB
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV