Hyundai Ioniq 5 Ditawarkan Dengan Sistem Sewa Mulai Rp 15 Juta
12 Februari 2026, 11:00 WIB
Hyundai resmi bekerjasama dengan General Motors untuk mengembangan lima mobil baru di beberapa segmen
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai dan General Motors resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan lima model. Kendaraan tersebut nantinya akan disebarkan ke beberapa kawasan khususnya Amerika Tengah serta Selatan.
Sayangnya kedua pabrikan tersebut masih belum menjelaskan secara detail terkait kerja sama yang dilakukan. Namun dilansir dari Carscoops, mereka akan mengembangkan mobil ringkas, crossover dan light truck.
Tak hanya itu, mereka juga berencana untuk mengembangkan pikap berukuran sedang yang proyeknya dipimpin oleh General Motors.
Sementara Hyundai bakal memegang kendali untuk pengembangan model lain yang bisa digunakan untuk mobil ICE dan hybrid.
Jika semua berjalan sesuai rencana maka kedua perusahaan bisa menjual lebih dari 800 ribu kendaraan setiap tahunnya. Pabrikan pun menegaskan bahwa meski mobil dikembangkan bersama, masing-masing model akan memiliki keunggulan berbeda sesuai karakter dari brand.
“Kolaborasi strategis dengan General Motors bakal membantu kami memberi nilai tambah dan pilihan kepada pelanggan di berbagai segmen. Skala gabungan di Amerika Utara serta Selatan akan meningkatkan efisiensi dalam menyediakan banyak hal sesuai keinginan konsumen,” ungkap José Muñoz, CEO Hyundai.
Hal senada juga diungkapkan oleh Shilpan Amin, Wakil Presiden Senior General Motors. Ia mengungkap bahwa kerja sama keduanya bakal memberi pelanggan lebih banyak pilihan dari sebelumnya.
“Kami bisa menghadirkan lebih banyak pilihan dengan harga kompetitif. Kendaraan pengembangan bersama menunjukkan bagaimana GM dan Hyundai akan memanfaatkan kekuatan komplementer serta skala gabungan kami,” tegasnya.
Sementara itu di Indonesia, Hyundai masih belum melakukan kerja sama dengan pabrikan mobil lain. Hanya saja mereka sudah memiliki infrastruktur kendaraan listrik yang cukup matang dibanding merek lain.
Tak hanya memiliki stasiun pengisian daya, Hyundai juga sudah mendirikan pabrik yang bisa memproduksi kendaraan listrik. Selain itu mereka mempunyai fasilitas produksi baterai EV di kawasan Bekasi.
Bahkan Hyundai Kona Electric saat ini sudah memiliki TKDN hingga 80 persen, tertinggi dibandingkan mobil listrik lain.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
06 Februari 2026, 15:30 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang