Cina Mulai Perketat Aturan Daur Ulang Baterai Mobil Listrik
19 Januari 2026, 16:00 WIB
Hyundai berencana jual mobil listrik terjangkau di Indonesia agar bisa lebih kompetitif di masa depan
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Pabrikan kendaraan asal Korea Hyundai berencana jual mobil listrik terjangkau di Indonesia artinya akan lebih murah dari Ioniq 5
Hyundai Motor Company (HMC) mengakui bahwa saat ini masih menghadirkan atau menjual mobil listrik dengan harga yang terlalu tinggi di Indonesia. Jadi wajar rasanya para konsumen di Indonesia belum terlalu tertarik untuk membelinya.
Untuk mengatasi hal tersebut, HMC berencana jual mobil listrik terjangkau di Indonesia. Hal ini diutarakan oleh Gi Baek Lee, Asia Business Strategy Group Hyundai Motor Company saat ditemui langsung di markas besarnya di Seoul Korea Selatan Rabu (12/7/2023).
“Kami paham IONIQ 5 harganya masih terlalu tinggi Rp 700-800 juta. Untuk memenuhi keinginan konsumen Indonesia kami berencana mengembangkan dan meluncurkan EV baru yang harganya lebih terjangkai dari IONIQ 5,” jelas Gi Baek Lee.
Namun sayangnya ia tidak menjelaskan secara terperinci mobil listrik baru terjangkau apa yang akan dihadirkan Hyundai untuk pasar Indonesia.
Jika melihat jajaran mobil listrik milik Hyundai sekarang seperti Kona Electric, IONIQ 5 serta IONIQ 6 rasanya tidak mungkin dijual dengan harga lebih murah dari Rp800 jutaan. Dan sejatinya masih ada satu lagi kendaraan listrik sedang dikembangkan Hyundai yakni Ioniq 7 berkapasitas 7 penumpang yang serupa Kia EV9.
Lalu apakah akan dihadirkan MPV listrik khusus pasar Indonesia? Ini masih jadi pertanyaan besar.
Di sisi lain, agar bisa menghadirkan mobil listrik terjangkau, Gi Baek Lee menyebut bahwa pihaknya terus mendorong membangun rantai pasoknya di Indonesia.
“Saat ini kami membangun pabrik baterai, untuk itu kami akan membangun value chain dan dari situ kami bisa mengatasi kesulitas suplai chain, memproduksi hingga meluncurkan EV dengan harga yang terjangkau,” ungkapnya.
Ia juga sempat menambahkan bahwa agar lebih menarik di pasar Indonesia, Hyundai tentu akan menghadirkan layanan-layanan untuk meningkatkan interaksi konsumen terhadap mobil listrik. Sayang seperti apa layanan interaksi tersebut belum dijelaskan secara terperinci apakah layanan berlangganan, sewa atau mungkin sebagai transportasi umum.
Yang pasti Hyundai akan memberikan gaya hidup unik pada konsumen Indonesia. Tak ketinggalan berencana menghadirkan 3 strategi untuk EV mobility solution misalnya membangun infrastruktur EV, service dengan program lebih spesifik dan data base konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Januari 2026, 16:00 WIB
19 Januari 2026, 15:00 WIB
19 Januari 2026, 14:00 WIB
19 Januari 2026, 12:33 WIB
18 Januari 2026, 22:25 WIB
Terkini
19 Januari 2026, 16:00 WIB
Ada beberapa ketentuan yang ditetapkan oleh pemerintah Cina dalam proses daur ulang baterai mobil listrik
19 Januari 2026, 15:00 WIB
Changan ingin menjadi brand global yang terus menghadirkan produk andal, inovatif dan tepercaya di Indonesia
19 Januari 2026, 14:00 WIB
Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti
19 Januari 2026, 13:00 WIB
Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia
19 Januari 2026, 12:33 WIB
Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi
19 Januari 2026, 12:00 WIB
Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026
19 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan
19 Januari 2026, 10:11 WIB
SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang