Tampilan Hyundai Boulder, Penantang SUV Boxy Tiongkok
02 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai akan hentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric karena melemahnya permintaan pasar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai akan menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric. Kebijakan itu dilakukan di pabrik mereka yang berada di Korea Selatan.
Dilansir dari Yonhap, telah terjadi penurunan permintaan di pasar ekspor terhadap mobil tersebut khususnya di Eropa, Kanada dan Amerika Serikat. Padahal selama ini kedua model itu cukup diminati oleh masyarakat global
Oleh sebab itu, Hyundai berencana untuk menghentikan sementara line produksi di pabrikan. Pelaksanaannya akan dilakukan pada 24 hingga 30 April 2025.
Penurunan permintaan tersebut terjadi tidak lepas dari adanya perubahan kebijakan insentif kendaraan listrik di beberapa negara. Sehingg masyarakat pun jadi berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk membelinya.
Kanada serta beberapa negara Eropa seperti Jerman memang telah mengurangi atau bahkan menghapus subsidi kenbdaraam listrik. Sementara Amerika Serikat tengah menghadapi ketidakpastian akibat kebijakan tarif tinggi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Hyundai Motor sendiri sebenarnya sudah berupaya untuk mengatasi situasi tersebut menggunakan beragam cara. Salah satunya adalah menawarkan program pembiayaan dengan bunga 0 persen di Amerika Utara.
Selain itu mereka juga emmberikan potongan uang muka di beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Inggris. Sayangnya langkah tersebut tidak mendapat hasil yang diinginkan.
Penghentian produksi ini sebenarnya bukanlah yang pertama kali. Pada Februari 2025 pabrikan asal Korea Selatan itu juga sudah melakukan hal serupa.
Penurunan permintaan terhadap Hyundai Ioniq 5 sebenarnya juga dirasakan di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, wholesales pada Maret 2025 hanya sebesar 84 unit atau turun dibanding bulan sebelumnya sebesar 104 unit.
Sementara untuk Hyundai Kona Electric, penjualannya di Maret 2025 adalah sebesar 37 unit. Jumlah itu juga melemah jika dibandingkan Februari yang mencatatkan ang sebesar 59 unit.
Meski demikian, penjualan mobil listrik Hyundai tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya mereka telah mencatatkan wholesales sebesar 258 unit kendaraan elektrifikasi sepanjang Maret 2025 dan duduk di posisi keenam pabrikan EV terbesar di Indonesia.
Sementara untuk total wholesales mobil listrik yang mereka miliki periode Januari hingga Maret 2025 adalah 574 unit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
Terkini
02 September 2026, 09:00 WIB
Mobil konsep Hyundai Boulder kian dekat diproduksi massal, begini tampilan konsep dan paten desainnya
02 September 2026, 07:00 WIB
Toyota Celica Sport berpeluang menawarkan lebih banyak keunggulan dari rival terdekatnya, Honda Prelude
02 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini sudah beroperasi melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
02 September 2026, 06:00 WIB
Agar perjalanan menuju Ibu Kota lancar hari ini (02/09), simak jadwal dan titik lokasi Ganjil Genap Jakarta
02 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta. simak lokasi dan biayanya
01 September 2026, 20:11 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI baru-baru ini diketahui membeli MPV bertenaga listrik Xpeng X9
01 September 2026, 20:09 WIB
Baik Pertamina, Shell hingga Vivo kompak menaikan harga BBM jenis diesel mereka dengan besaran bervariasi
01 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid akan menjadi salah satu daya tarik dalam acara Kumpul Sahabat yang digelar di Batam