Jaecoo Komitmen Percepat Pengiriman J5 EV ke Konsumen
30 September 2026, 15:34 WIB
Hyundai akan hentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric karena melemahnya permintaan pasar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai akan menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric. Kebijakan itu dilakukan di pabrik mereka yang berada di Korea Selatan.
Dilansir dari Yonhap, telah terjadi penurunan permintaan di pasar ekspor terhadap mobil tersebut khususnya di Eropa, Kanada dan Amerika Serikat. Padahal selama ini kedua model itu cukup diminati oleh masyarakat global
Oleh sebab itu, Hyundai berencana untuk menghentikan sementara line produksi di pabrikan. Pelaksanaannya akan dilakukan pada 24 hingga 30 April 2025.
Penurunan permintaan tersebut terjadi tidak lepas dari adanya perubahan kebijakan insentif kendaraan listrik di beberapa negara. Sehingg masyarakat pun jadi berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk membelinya.
Kanada serta beberapa negara Eropa seperti Jerman memang telah mengurangi atau bahkan menghapus subsidi kenbdaraam listrik. Sementara Amerika Serikat tengah menghadapi ketidakpastian akibat kebijakan tarif tinggi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Hyundai Motor sendiri sebenarnya sudah berupaya untuk mengatasi situasi tersebut menggunakan beragam cara. Salah satunya adalah menawarkan program pembiayaan dengan bunga 0 persen di Amerika Utara.
Selain itu mereka juga emmberikan potongan uang muka di beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Inggris. Sayangnya langkah tersebut tidak mendapat hasil yang diinginkan.
Penghentian produksi ini sebenarnya bukanlah yang pertama kali. Pada Februari 2025 pabrikan asal Korea Selatan itu juga sudah melakukan hal serupa.
Penurunan permintaan terhadap Hyundai Ioniq 5 sebenarnya juga dirasakan di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, wholesales pada Maret 2025 hanya sebesar 84 unit atau turun dibanding bulan sebelumnya sebesar 104 unit.
Sementara untuk Hyundai Kona Electric, penjualannya di Maret 2025 adalah sebesar 37 unit. Jumlah itu juga melemah jika dibandingkan Februari yang mencatatkan ang sebesar 59 unit.
Meski demikian, penjualan mobil listrik Hyundai tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya mereka telah mencatatkan wholesales sebesar 258 unit kendaraan elektrifikasi sepanjang Maret 2025 dan duduk di posisi keenam pabrikan EV terbesar di Indonesia.
Sementara untuk total wholesales mobil listrik yang mereka miliki periode Januari hingga Maret 2025 adalah 574 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan