Rumor Kehadiran BYD Atto 1 NIK 2026 Menguat, Fitur Bertambah
12 Mei 2026, 12:54 WIB
Hyundai akan hentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric karena melemahnya permintaan pasar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Hyundai akan menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona Electric. Kebijakan itu dilakukan di pabrik mereka yang berada di Korea Selatan.
Dilansir dari Yonhap, telah terjadi penurunan permintaan di pasar ekspor terhadap mobil tersebut khususnya di Eropa, Kanada dan Amerika Serikat. Padahal selama ini kedua model itu cukup diminati oleh masyarakat global
Oleh sebab itu, Hyundai berencana untuk menghentikan sementara line produksi di pabrikan. Pelaksanaannya akan dilakukan pada 24 hingga 30 April 2025.
Penurunan permintaan tersebut terjadi tidak lepas dari adanya perubahan kebijakan insentif kendaraan listrik di beberapa negara. Sehingg masyarakat pun jadi berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk membelinya.
Kanada serta beberapa negara Eropa seperti Jerman memang telah mengurangi atau bahkan menghapus subsidi kenbdaraam listrik. Sementara Amerika Serikat tengah menghadapi ketidakpastian akibat kebijakan tarif tinggi di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.
Hyundai Motor sendiri sebenarnya sudah berupaya untuk mengatasi situasi tersebut menggunakan beragam cara. Salah satunya adalah menawarkan program pembiayaan dengan bunga 0 persen di Amerika Utara.
Selain itu mereka juga emmberikan potongan uang muka di beberapa negara Eropa seperti Jerman dan Inggris. Sayangnya langkah tersebut tidak mendapat hasil yang diinginkan.
Penghentian produksi ini sebenarnya bukanlah yang pertama kali. Pada Februari 2025 pabrikan asal Korea Selatan itu juga sudah melakukan hal serupa.
Penurunan permintaan terhadap Hyundai Ioniq 5 sebenarnya juga dirasakan di Indonesia. Berdasarkan data Gaikindo, wholesales pada Maret 2025 hanya sebesar 84 unit atau turun dibanding bulan sebelumnya sebesar 104 unit.
Sementara untuk Hyundai Kona Electric, penjualannya di Maret 2025 adalah sebesar 37 unit. Jumlah itu juga melemah jika dibandingkan Februari yang mencatatkan ang sebesar 59 unit.
Meski demikian, penjualan mobil listrik Hyundai tetap tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya mereka telah mencatatkan wholesales sebesar 258 unit kendaraan elektrifikasi sepanjang Maret 2025 dan duduk di posisi keenam pabrikan EV terbesar di Indonesia.
Sementara untuk total wholesales mobil listrik yang mereka miliki periode Januari hingga Maret 2025 adalah 574 unit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan
12 Mei 2026, 22:00 WIB
Changan berniat mengubah SUV 5-seater Nevo Q07 menjadi 7-seater untuk konsumen di Indonesia tahun depan
12 Mei 2026, 21:22 WIB
InJourney dan GSrek berkolaborasi untuk menunjukkan komitmennya dalam hal membangun kawasan pariwisata
12 Mei 2026, 19:28 WIB
Polda Metro Jaya baru saja menggerebek sebuah gudang yang berisikan 1.494 motor ilegal di Jakarta Selatan