Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Berdasarkan hasil survey internal di GIIAS 2024 Stepwgn diminati, namun Honda pede bawa mobil listrik E:N1
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda membawa dua model elektrifikasi terbaru di GIIAS 2024 yakni E:N1 dan MPV (Multi Purpose Vehicle) hybrid Stepwgn. Kedua model masih sebatas diperkenalkan pada pameran otomotif di ICE, BSD City.
Hasil survey internal dari Honda, ternyata pengunjung GIIAS 2024 menunjukkan ketertarikan pada Stepwgn. Meski begitu PT HPM (Honda Prospect Motor) lebih berminat memperkenalkan E:N1 pada 2025.
“Fase perkenalan hybrid belum selesai, kita melihat masih ada satu segmen lagi yang belum disentuh teknologi hybrid Honda. Makanya kita mempelajari kalau introduce MPV hybrid, bagaimana minat konsumen,” ungkap Yulian Karfili, Communication Strategy Senior Manager PT HPM saat ditemui di ICE BSD, Kamis (25/7).
Mengikuti komitmen elektrifikasi pemerintah, Honda ingin mulai masuk pasar mobil listrik di segmen SUV (Sport Utility Vehicle) yang memang diminati masyarakat Indonesia.
Ia menegaskan hal itu jadi alasan mengapa Honda pede bawa mobil listrik E:N1 meski Stepwgn lebih diminati pengunjung.
Melihat animo masyarakat yang tinggi pihak Honda tidak menutup kemungkinan Stepwgn bisa meluncur di 2025 bersamaan E:N1, melengkapi lini kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air.
Bicara soal E:N1, hingga saat ini belum ada keputusan merakit lokal dalam waktu dekat. Selama masa perkenalan ia mengaku skalanya belum masif.
Sama seperti mobil hybrid yang sudah dipasarkan PT HPM saat ini yaitu Accord dan CR-V e:HEV. Keduanya masih diimpor utuh dari Jepang.
“Dari skala ekonomi dan produksi, untuk introduction itu biasanya memang kita impor dulu,” tegas dia.
Dari 1.000 pengunjung yang hadir ke booth Honda di GIIAS 2024, 98 persen menyatakan tertarik untuk membeli Honda Stepwgn apabila nanti dihadirkan di Indonesia.
Di samping SUV, MPV juga jadi kendaraan yang pasarnya besar karena sesuai kebutuhan masyarakat sebagai mobil keluarga karena berkapasitas lebih dari lima penumpang.
“Jadi kami sangat serius mempertimbangkan model itu (Stepwgn) benar-benar bisa dijual di sini,” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM dalam kesempatan sama.
Jika bicara harga ada kemungkinan dilego mulai Rp 600 jutaan. Responden survey interal Honda mengungkapkan rentang harga sesuai buat Stepwgn adalah Rp 600 jutaan sampai Rp 700 jutaan ke atas.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda