Jetour T2 i-DM Segera Masuk Indonesia, Menambah Opsi Mobil PHEV
06 Juni 2026, 19:00 WIB
PT HPM mulai lakukan survey ke konsumen di GIIAS 2024, harga Honda Stepwgn berpotensi mulai Rp 600 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Meski telah mengonfirmasi akan meluncurkan mobil listrik e:N1 lebih dulu, nampaknya Honda Stepwgn yang dibawa PT HPM (Honda Prospect Motor) lebih menarik perhatian pengunjung di GIIAS 2024.
Ternyata pihak Honda juga sudah mulai melakukan survey ketertarikan konsumen terhadap MPV (Multi Purpose Vehicle) berteknologi hybrid itu selama pameran. Hasilnya, dari total 1.000 responden 98 persen menyatakan tertarik untuk membeli Stepwgn.
Beberapa bahkan diklaim sudah meminta pihak Honda agar bisa mendapatkan informasi lebih dulu apabila PT HPM memutuskan buat meluncurkan model tersebut di pasar Indonesia nanti.
Survey juga dilakukan guna melihat kisaran harga diminati oleh calon konsumen di GIIAS 2024. Angka yang disebut adalah kisaran Rp 650 jutaan sampai Rp 700 jutaan ke atas.
“Ada range ya, yang Rp 700 jutaan ke atas ada sekitar delapan persen. Rp 650 juta-Rp 699 jutaan itu 40 persenan, di bawah itu sekitar 24 persen,” ucap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM di ICE BSD, Kamis (25/7).
Ketika ditanya soal kisaran harga Honda Stepwgn di Indonesia nanti, ia mengatakan Honda bakal mengusahakan agar bisa ada di kisaran Rp 600 jutaan ke atas.
“Sekali lagi tergantung kondisi. Perpajakan kan kita tidak tahu nanti bagaimana, nilai tukar rupiah, kondisi ekonomi dan perkembangan otomotif,” tegas dia.
Melihat tingginya animo pengunjung di GIIAS 2024 Billy mengungkapkan pihaknya berharap Honda Stepwgn bisa segera meluncur untuk konsumen Tanah Air di 2025, berbarengan sama mobil listrik e:N1.
Bicara spesifikasi ia menegaskan tidak akan ada Spec-Down yang mungkin dilakukan pabrikan guna menekan harga.
“Spesifikasi bisa dilihat sendiri, e:HEV (teknologi hybrid) sudah pasti. Honda Sensing (ada) kelihatan dari kameranya, ADAS juga,” ungkap Billy.
Sebagai gambaran mobil hybrid milik Honda seperti Accord dilego Rp 959 jutaan, sementara CR-V hybrid di Rp 814 jutaan. Kedua model masih berstatus CBU (Completely Built Up) atau diimpor utuh dari Jepang.
Belum ada rencana lebih lanjut terkait perakitan lokal terkhusus buat Stepwgn. Mengingat MPV itu masih dalam tahap perkenalan di RI.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 19:00 WIB
03 Juni 2026, 14:03 WIB
25 Mei 2026, 18:54 WIB
24 Mei 2026, 17:10 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan
02 Juli 2026, 06:02 WIB
SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah