Modal Jetour X50e EV Gaet Minat Konsumen Tanah Air
02 April 2025, 12:00 WIB
Honda kembangkan baterai EV bersama GS Yuasa, baterai lithium akan dibuat dengan daya dan kapasitas besar
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Memasuki era elektrifikasi kebutuhan akan baterai mobil listrik semakin meningkat. Untuk menghadapi hal tersebut Honda kembangkan baterai EV bersama GS Yuasa.
Kedua pihak telah menandatangani persetujuan untuk bekerja sama mengembangkan baterai lithium ion yang memiliki daya dan kapasitas besar. Rencananya Honda dan GS Yuasa akan mendirikan perusahaan baru di akhir 2023.
Toshihiro Mibe, Director, President and Representative Executive Officer Honda Motor Co., Ltd memaparkan bahwa Honda berusaha mewujudukan netralitas karbon untuk seluruh jajaran produk serta perusahaan yang melibatkan Honda pada 2050.
“Honda dan GS Yuasa telah bekerja sama dalam baterai lithium-ion untuk kendaraan listrik hibrida atau HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan kolaborasi baru ini akan semakin mempercepat strategi elektrifikasi Honda menuju netralitas karbon,” ucap Toshihiro dikutip dari laman resmi Honda, Jumat (27/1).
Sementara itu Osamu Murao, President and Representative Director GS Yuasa International Ltd. mengatakan bahwa pihaknya turut mendukung menciptakan nilai baru untuk mewujudkan netralitas karbon.
“Melalui kolaborasi baru dengan Honda, kami akan berkontribusi untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada pelanggan di seluruh dunia,” ucap dia.
Ada sejumlah persetujuan terkait kerja sama tersebut. Pertama kedua perusahaan akan melakukan riset dan pengembangan terhadap baterai lithium ion dengan kapasitas besar dan daya besar untuk mobil listrik atau EV (Electric Vehicle) serta metode produksinya.
Kemudian mengurus seluruh properti intelektual yang berkaitan dengan paten riset dan pengembangan. Selanjutnya Honda dan GS Yuasa juga akan merencanakan produk hingga metode penjualannya berdasarkan hasil riset.
Terakhir keduanya akan mencari proses produksi paling efisien, termasuk rantai persediaan untuk bahan baku mentah dan sebagainya.
Sekedar informasi Honda memiliki target untuk mencapai elektrifikas untuk seluruh modelnya secara global di 2040. Dalam prosesnya Honda akan memperkenalkan paling sedikit 30 model mobil tenaga listrik secara global hingga 2030.
Pada 2050 Honda menargetkan telah mencapai netralitas carbon atau Zero Carbon untuk seluruh produk hingga aktivitas perusahaan.
Di Indonesia Honda belum mulai menjual EV. Namun pada gelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022 pabrikan memajang mobil konsep CR-V Hybrid dan Accord Hybrid. Saat itu unit CR-V berteknologi hibrida tersebut bisa dicoba di area test drive.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
30 Maret 2025, 22:03 WIB
30 Maret 2025, 07:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik