Mobil Listrik Chery J6T CSH, SUV Boxy Beridentitas Adventure
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
Honda kembangkan baterai EV bersama GS Yuasa, baterai lithium akan dibuat dengan daya dan kapasitas besar
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Memasuki era elektrifikasi kebutuhan akan baterai mobil listrik semakin meningkat. Untuk menghadapi hal tersebut Honda kembangkan baterai EV bersama GS Yuasa.
Kedua pihak telah menandatangani persetujuan untuk bekerja sama mengembangkan baterai lithium ion yang memiliki daya dan kapasitas besar. Rencananya Honda dan GS Yuasa akan mendirikan perusahaan baru di akhir 2023.
Toshihiro Mibe, Director, President and Representative Executive Officer Honda Motor Co., Ltd memaparkan bahwa Honda berusaha mewujudukan netralitas karbon untuk seluruh jajaran produk serta perusahaan yang melibatkan Honda pada 2050.
“Honda dan GS Yuasa telah bekerja sama dalam baterai lithium-ion untuk kendaraan listrik hibrida atau HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan kolaborasi baru ini akan semakin mempercepat strategi elektrifikasi Honda menuju netralitas karbon,” ucap Toshihiro dikutip dari laman resmi Honda, Jumat (27/1).
Sementara itu Osamu Murao, President and Representative Director GS Yuasa International Ltd. mengatakan bahwa pihaknya turut mendukung menciptakan nilai baru untuk mewujudkan netralitas karbon.
“Melalui kolaborasi baru dengan Honda, kami akan berkontribusi untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada pelanggan di seluruh dunia,” ucap dia.
Ada sejumlah persetujuan terkait kerja sama tersebut. Pertama kedua perusahaan akan melakukan riset dan pengembangan terhadap baterai lithium ion dengan kapasitas besar dan daya besar untuk mobil listrik atau EV (Electric Vehicle) serta metode produksinya.
Kemudian mengurus seluruh properti intelektual yang berkaitan dengan paten riset dan pengembangan. Selanjutnya Honda dan GS Yuasa juga akan merencanakan produk hingga metode penjualannya berdasarkan hasil riset.
Terakhir keduanya akan mencari proses produksi paling efisien, termasuk rantai persediaan untuk bahan baku mentah dan sebagainya.
Sekedar informasi Honda memiliki target untuk mencapai elektrifikas untuk seluruh modelnya secara global di 2040. Dalam prosesnya Honda akan memperkenalkan paling sedikit 30 model mobil tenaga listrik secara global hingga 2030.
Pada 2050 Honda menargetkan telah mencapai netralitas carbon atau Zero Carbon untuk seluruh produk hingga aktivitas perusahaan.
Di Indonesia Honda belum mulai menjual EV. Namun pada gelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022 pabrikan memajang mobil konsep CR-V Hybrid dan Accord Hybrid. Saat itu unit CR-V berteknologi hibrida tersebut bisa dicoba di area test drive.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna