First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Honda kembangkan baterai EV bersama GS Yuasa, baterai lithium akan dibuat dengan daya dan kapasitas besar
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Memasuki era elektrifikasi kebutuhan akan baterai mobil listrik semakin meningkat. Untuk menghadapi hal tersebut Honda kembangkan baterai EV bersama GS Yuasa.
Kedua pihak telah menandatangani persetujuan untuk bekerja sama mengembangkan baterai lithium ion yang memiliki daya dan kapasitas besar. Rencananya Honda dan GS Yuasa akan mendirikan perusahaan baru di akhir 2023.
Toshihiro Mibe, Director, President and Representative Executive Officer Honda Motor Co., Ltd memaparkan bahwa Honda berusaha mewujudukan netralitas karbon untuk seluruh jajaran produk serta perusahaan yang melibatkan Honda pada 2050.
“Honda dan GS Yuasa telah bekerja sama dalam baterai lithium-ion untuk kendaraan listrik hibrida atau HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan kolaborasi baru ini akan semakin mempercepat strategi elektrifikasi Honda menuju netralitas karbon,” ucap Toshihiro dikutip dari laman resmi Honda, Jumat (27/1).
Sementara itu Osamu Murao, President and Representative Director GS Yuasa International Ltd. mengatakan bahwa pihaknya turut mendukung menciptakan nilai baru untuk mewujudkan netralitas karbon.
“Melalui kolaborasi baru dengan Honda, kami akan berkontribusi untuk memberikan kenyamanan dan ketenangan kepada pelanggan di seluruh dunia,” ucap dia.
Ada sejumlah persetujuan terkait kerja sama tersebut. Pertama kedua perusahaan akan melakukan riset dan pengembangan terhadap baterai lithium ion dengan kapasitas besar dan daya besar untuk mobil listrik atau EV (Electric Vehicle) serta metode produksinya.
Kemudian mengurus seluruh properti intelektual yang berkaitan dengan paten riset dan pengembangan. Selanjutnya Honda dan GS Yuasa juga akan merencanakan produk hingga metode penjualannya berdasarkan hasil riset.
Terakhir keduanya akan mencari proses produksi paling efisien, termasuk rantai persediaan untuk bahan baku mentah dan sebagainya.
Sekedar informasi Honda memiliki target untuk mencapai elektrifikas untuk seluruh modelnya secara global di 2040. Dalam prosesnya Honda akan memperkenalkan paling sedikit 30 model mobil tenaga listrik secara global hingga 2030.
Pada 2050 Honda menargetkan telah mencapai netralitas carbon atau Zero Carbon untuk seluruh produk hingga aktivitas perusahaan.
Di Indonesia Honda belum mulai menjual EV. Namun pada gelaran GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2022 pabrikan memajang mobil konsep CR-V Hybrid dan Accord Hybrid. Saat itu unit CR-V berteknologi hibrida tersebut bisa dicoba di area test drive.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah