BBM Shell Bakal Bisa Dibeli Lagi, Pertamina Sudah Kirim Pasokan
06 Desember 2025, 11:00 WIB
Honda akui bahwa kenaikan harga BBM non subsidi akan pengaruhi penjualan kendaraan meski dampaknya singkat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kenaikan harga BBM yang terjadi sejak 1 Oktober diyakini akan memberi dampak terhadap penjualan mobil di Tanah Air. Bahkan Honda yang saat ini menjadi salah satu pabrikan terbesar di Tanah Air mengakui tengah memonitor dampak dari kenaikan.
Hal ini wajar karena Honda memang lebih banyak meluncurkan kendaraan yang harus menggunakan BBM berkualitas. Sehingga kenaikan harga tentu memberi pengaruh signifikan.
“Sekarang dimonitor dampak dari kenaikan harga terhadap penjualan. Meskipun dalam jangka pendek biasanya memang berdampak tetapi kami percaya konsumen akan menyesuaikan diri,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) pada TrenOto (02/10).
Guna mengurangi risiko penurunan penjualan, dirinya pun memastikan siap menghadirkan mobil yang hemat BBM. Dengan demikian diharapkan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan harga minyak dan fokus pada kenyamanan berkendara.
“Kami berusaha menyiapkan produk sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat termasuk varian hybrid. Rencananya teknologi terus dikembangkan ke model lain sampai ke arah full elektrifikasi,” tambahnya kemudian.
Honda memang masih belum menunjukkan pergerakan agresif terkait kendaraan elektrifikasi. Sejauh ini mereka baru mengandalkan Honda CR-V Hybrid yang rencananya akan dikirim pada masyarakat dalam waktu dekat.
Saat ini Honda CR-V Hybrid dijual dengan harga Rp804.9 juta atau naik Rp5 juta dari harga saat GIIAS 2023. Peningkatan tersebut diklaim sebagai bentuk apresiasi pabrikan terhadap pelanggan awal yang sudah memesan meski unit belum ada.
Perlu diketahui bahwa Honda CR-V Hybrid menggunakan mesin 2.000 cc direct-injected 4-Cylinder Atkinson cycle DOHC. Jantung pacu itu dipadukan Electric Continuously Variable Transmission (E-CVT) dan baterai lithium-ion berkapasitas 1.06 kWh.
Untuk meningkatkan keselamatan berkendara, mobil juga dilengkapi Honda Sensing. Di dalamya sudah ada beberapa fitur keselamatan aktif seperti Collision Mitigation Braking System (CMBS), Adaptive Cruise Control with Low-Speed Follow (ACC with LSF)Road Departure Mitigation System with Lane Departure Warning (RDM with LDW), Lead Car Departure Notification System (LCDN), Lane Keeping Assist System (LKAS) hingga Auto High Beam (AHB).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Desember 2025, 11:00 WIB
01 Desember 2025, 10:25 WIB
01 Desember 2025, 07:00 WIB
01 November 2025, 13:00 WIB
01 November 2025, 05:42 WIB
Terkini
13 Desember 2025, 22:00 WIB
Mitsubishi Fuso berharap pemerintah turun tangan untuk memperbaiki situasi pasar kendaraan niaga di Indonesia
13 Desember 2025, 21:00 WIB
Mobil rakyat memiliki konsep yang serupa dengan AMMDes, membantu mobilitas dan logistik masyarakat desa
13 Desember 2025, 20:00 WIB
Mobil rakyat dari PT Pindad bakal bertenaga listrik, harganya kompetitif guna menjangkau masyarakat pedesaan
13 Desember 2025, 19:00 WIB
Menurut data Gaikindo, pasar mobil LCGC mengalami penurunan sampai 0,7 persen sepanjang November 2025
13 Desember 2025, 18:07 WIB
Kemenhub menghadirkan angkutan motor gratis selama libur Nataru demi memudahkan perjalanan masyarakat
13 Desember 2025, 17:41 WIB
Ajang Daihatsu Kumpul Sahabat Bitung digelar di Sulawesi Utara, berbagai komunitas otomotif ikut meramaikan
13 Desember 2025, 13:00 WIB
Ducati Indonesia menyiapkan program potongan harga di penghujung 2025, nominalnya tembus Rp 200 juta
13 Desember 2025, 11:00 WIB
Cicido hadir menawarkan aksesoris untuk meningkatkan kenyamanan berkendara saat libur Natal dan tahun baru 2025