Honda Akui Kenaikan Harga BBM akan Pengaruhi Penjualan

Honda akui bahwa kenaikan harga BBM non subsidi akan pengaruhi penjualan kendaraan meski dampaknya singkat

Honda Akui Kenaikan Harga BBM akan Pengaruhi Penjualan
Adi Hidayat

TRENOTO – Kenaikan harga BBM yang terjadi sejak 1 Oktober diyakini akan memberi dampak terhadap penjualan mobil di Tanah Air. Bahkan Honda yang saat ini menjadi salah satu pabrikan terbesar di Tanah Air mengakui tengah memonitor dampak dari kenaikan.

Hal ini wajar karena Honda memang lebih banyak meluncurkan kendaraan yang harus menggunakan BBM berkualitas. Sehingga kenaikan harga tentu memberi pengaruh signifikan.

“Sekarang dimonitor dampak dari kenaikan harga terhadap penjualan. Meskipun dalam jangka pendek biasanya memang berdampak tetapi kami percaya konsumen akan menyesuaikan diri,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) pada TrenOto (02/10).

Pemesanan Honda di GIIAS 2023
Photo : TrenOto

Guna mengurangi risiko penurunan penjualan, dirinya pun memastikan siap menghadirkan mobil yang hemat BBM. Dengan demikian diharapkan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan harga minyak dan fokus pada kenyamanan berkendara.

“Kami berusaha menyiapkan produk sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat termasuk varian hybrid. Rencananya teknologi terus dikembangkan ke model lain sampai ke arah full elektrifikasi,” tambahnya kemudian.

Honda memang masih belum menunjukkan pergerakan agresif terkait kendaraan elektrifikasi. Sejauh ini mereka baru mengandalkan Honda CR-V Hybrid yang rencananya akan dikirim pada masyarakat dalam waktu dekat.

Saat ini Honda CR-V Hybrid dijual dengan harga Rp804.9 juta atau naik Rp5 juta dari harga saat GIIAS 2023. Peningkatan tersebut diklaim sebagai bentuk apresiasi pabrikan terhadap pelanggan awal yang sudah memesan meski unit belum ada.

Honda CR-V hybrid meluncur
Photo : TrenOto

Perlu diketahui bahwa Honda CR-V Hybrid menggunakan mesin 2.000 cc direct-injected 4-Cylinder Atkinson cycle DOHC. Jantung pacu itu dipadukan Electric Continuously Variable Transmission (E-CVT) dan baterai lithium-ion berkapasitas 1.06 kWh.

Untuk meningkatkan keselamatan berkendara, mobil juga dilengkapi Honda Sensing. Di dalamya sudah ada beberapa fitur keselamatan aktif seperti Collision Mitigation Braking System (CMBS), Adaptive Cruise Control with Low-Speed Follow (ACC with LSF)Road Departure Mitigation System with Lane Departure Warning (RDM with LDW), Lead Car Departure Notification System (LCDN), Lane Keeping Assist System (LKAS) hingga Auto High Beam (AHB).


Terkini

mobil
Jaecoo

Pengiriman Jaecoo J5 EV Tembus 20.000 Unit, Terlaris di Mei 2026

Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung 29 Juni 2026, Tersebar di Dua Lokasi

SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Senin 29 Juni 2026

Layanan SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di awal pekan ini, simak informasi lokasi dan syaratanya

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Senin 29 Juni 2026 Kembali Berlaku

Selain pantauan petugas di lapangan, aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap berlaku dan didukung ETLE

mobil
Xpeng

Harga Xpeng X9 Facelift dan G6 AWD Diungkap, Mulai Rp 700 Jutaan

Xpeng X9 Facelift dan varian baru G6 AWD kini resmi dipasarkan ke konsumen, ada pembaruan eksterior dan fitur

otosport
MotoGP Belanda 2026

Hasil MotoGP Belanda 2026: Ogura Menang, Bezzecchi dan Pecco DNF

Dalam balapan yang penuh drama, Ai Ogura memantapkan dirinya menjadi pemenang dalam MotoGP Belanda 2026

motor
Honda Beat

Honda Beat Dipercantik Pakai Baju Baru Lebih Meriah

Honda Beat hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang enerjik dan aktif serta dinamis dalam kesehariannya

mobil
BMW Seri M

BMW Mengaku Penjualannya Tidak Terganggu Kondisi Ekonomi

Kondisi ekonomi dan fluktuasi kurs saat ini belum memberikan dampak negatif pada penjualan BMW di Indonesia