Stok BBM Shell Lenyap di Jakarta, Super Kembali Langka Bulan Ini
02 Februari 2026, 17:00 WIB
Honda akui bahwa kenaikan harga BBM non subsidi akan pengaruhi penjualan kendaraan meski dampaknya singkat
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Kenaikan harga BBM yang terjadi sejak 1 Oktober diyakini akan memberi dampak terhadap penjualan mobil di Tanah Air. Bahkan Honda yang saat ini menjadi salah satu pabrikan terbesar di Tanah Air mengakui tengah memonitor dampak dari kenaikan.
Hal ini wajar karena Honda memang lebih banyak meluncurkan kendaraan yang harus menggunakan BBM berkualitas. Sehingga kenaikan harga tentu memberi pengaruh signifikan.
“Sekarang dimonitor dampak dari kenaikan harga terhadap penjualan. Meskipun dalam jangka pendek biasanya memang berdampak tetapi kami percaya konsumen akan menyesuaikan diri,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) pada TrenOto (02/10).
Guna mengurangi risiko penurunan penjualan, dirinya pun memastikan siap menghadirkan mobil yang hemat BBM. Dengan demikian diharapkan masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan harga minyak dan fokus pada kenyamanan berkendara.
“Kami berusaha menyiapkan produk sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat termasuk varian hybrid. Rencananya teknologi terus dikembangkan ke model lain sampai ke arah full elektrifikasi,” tambahnya kemudian.
Honda memang masih belum menunjukkan pergerakan agresif terkait kendaraan elektrifikasi. Sejauh ini mereka baru mengandalkan Honda CR-V Hybrid yang rencananya akan dikirim pada masyarakat dalam waktu dekat.
Saat ini Honda CR-V Hybrid dijual dengan harga Rp804.9 juta atau naik Rp5 juta dari harga saat GIIAS 2023. Peningkatan tersebut diklaim sebagai bentuk apresiasi pabrikan terhadap pelanggan awal yang sudah memesan meski unit belum ada.
Perlu diketahui bahwa Honda CR-V Hybrid menggunakan mesin 2.000 cc direct-injected 4-Cylinder Atkinson cycle DOHC. Jantung pacu itu dipadukan Electric Continuously Variable Transmission (E-CVT) dan baterai lithium-ion berkapasitas 1.06 kWh.
Untuk meningkatkan keselamatan berkendara, mobil juga dilengkapi Honda Sensing. Di dalamya sudah ada beberapa fitur keselamatan aktif seperti Collision Mitigation Braking System (CMBS), Adaptive Cruise Control with Low-Speed Follow (ACC with LSF)Road Departure Mitigation System with Lane Departure Warning (RDM with LDW), Lead Car Departure Notification System (LCDN), Lane Keeping Assist System (LKAS) hingga Auto High Beam (AHB).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Februari 2026, 17:00 WIB
01 Februari 2026, 15:00 WIB
01 Februari 2026, 07:00 WIB
19 Januari 2026, 08:00 WIB
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan