Accelera Omikron RT Melantai di GIIAS 2026 Sasar OffRoader Urban
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
Pengendara harus memperhatikan tekanan angin pada ban mobil Anda sebelum perjalanan mudik Lebaran 2025
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Masyarakat yang akan mudik menggunakan mobil pribadi di Lebaran 2025 bakal menyentuh 33,6 juta jiwa. Tentu persiapan matang harus dilakukan.
Apalagi BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) telah memprediksi musim hujan masih akan berlangsung sepanjang Maret. Bertepatan dengan agenda mudik Lebaran 2025.
Masyarakat pun disarankan untuk memastikan kesiapan kendaraan. Sebab jalan yang basah serta licin dapat menimbulkan risiko kecelakaan.
Salah satu potensi bahaya berkendara saat hujan adalah aquaplaning atau hydroplaning. Jika hal tersebut terjadi tentu sangat membahayakan.
Ditambah bila ban yang aus atau tekanan angin tidak sesuai dapat menyebabkan jarak pengereman lebih panjang. Meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan di jalan raya.
Oleh sebab itu Anda diimbau agar memperhatikan tekanan angin ban mobil yang dipakai untuk mudik Lebaran 2025.
“Pastikan tekanan angin sesuai spesifikasi pabrikan yang dapat dilihat di frame pintu pengemudi atau buku manual,” ungkap Fisa Rizqiano, Deputy Head of Oe Sales Bridgestone Indonesia dalam keterangan resmi, Jumat (21/03).
Menurut Fisa, kurangnya tekanan angin dapat mengurangi daya cengkeram, meningkatkan risiko slip ketika hujan, mengurangi kenyamanan serta menyebabkan keausan ban yang tidak merata.
Di sisi lain Fisa turut menekankan buat pemudik agar mengecek kondisi ban mobil. Langkah pertama dengan memastikan tidak ada goresan atau benjolan pada dinding samping.
Jika ditemukan, segera konsultasi ke ahli dengan mendatangi Tomo (Toko Model Bridgestone) terdekat. Periksa juga kedalaman telapak ban serta pastikan belum menyentuh TWI (Tread Wear Indicator).
Bila sudah mencapai batas 1.6 mm, maka ban perlu diganti untuk mencegah risiko aquaplaning, kehilangan control dan jarak pengereman lebih panjang.
Selain itu, sebelum perjalanan disarankan buat memastikan ban cadangan tersedia dan siap pakai. Isi tekanannya sekitar 5 Psi lebih tinggi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
25 Juli 2026, 08:00 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
27 Maret 2026, 11:00 WIB
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse