Harga Rp71 Jutaan, Lihat Spesifikasi Dongfeng FenGuang Mini EV

Miliki harga Rp71 jutaan, Dongfeng FenGuang Mini EV siap memeriahkan pasar otomotif China di kuartal pertama 2022

Harga Rp71 Jutaan, Lihat Spesifikasi Dongfeng FenGuang Mini EV

TRENOTO – Melihat pasar China yang gemar dengan kendaraan listrik mungil, Dongfeng secara resmi meluncurkan FenGuang Mini EV di kuartal pertama 2022. Memiliki beragam keunggulan, mobil listrik terbaru ini siap bersaing dengan HongGuang Mini EV.

Seperti dilansir Carscoops, Senin (3/1/2022), Dongfeng FenGuang Mini EV menggunakan desain compact dengan sisi vertikal. Terlihat imut, mobil ini memiliki panjang 2.995 mm, lebar 1.495 mm dan tinggi 1.640 mm.

Meski terlihat kecil, jarak sumbu roda FenGuang Mini EV sedikit lebih tinggi dibandingkan para pesaingnya, yakni 1.960 mm.

Secara keseluruhan, mobil ini dinilai memiliki proporsi identik, karena disematkan roda kecil, dan garis pada spatbor. Tak hanya itu, terdapat juga trim hitam di bumper depan, gril yang lebih lebar, pintu dengan pahatan, dan lampu belakang yang menyatu dengan trim hitam memanjang.

Dari sisi jantung pacu, terdapat motor listrik tunggal yang mampu menghasilkan tenaga hingga 34 hp. Angka tersebut dinilai cukup karena segmen pasar Dongfeng FenGuang ialah para pekerja di kota besar yang membutuhkan kendaraan mungil untuk menunjang aktifitas harian.

Selain itu, terdapat motor listrik yang mampu membuat kendaraan ramah lingkungan tersebut lebih unggul dari HongGuang Mini EV. Sebagai catatan, tenaga yang mampu dihasilkan hanya di angka 27 Hp.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pabrikan terkait spesifikasi paket baterai dan jarak tempuh yang mampu dicapai saat berkendara.

Harga yang ditawarkan pada mobil ini sangat terjangkau, yakni dikisaran $ 5.000 atau setara dengan Rp71 jutaan.

Selain Wuling Hongguang Mini EV, pesaing lain yang bermain disegmen ini ialah Chery QQ Ice Cream, Baojun E300 EV, Baizhi Daxiong, dan Changan Benben E-Star.

Photo : carscoops

Pasar Ekspor

Meski memastikan mobilnya akan meluncur di China, Dongfeng atau di Indonesia lebih dikenal dengan merek DFSK masih enggan berbicara terkait ekspor FenGuang Mini EV.

Kecil kemungkinan pabrikan akan melakukan penjualan mobil ini di luar China. Hal ini tak terlepas dari segmen pasar kendaraan listrik mungil secara global tak sebesar negeri Tirai Bambu.

Untuk pasar Indonesia, DFSK sebelumnya memperkenalkan mobil listrik Seres SF5 di GIIAS Surabaya 2021. Namun, pabrikan mobil asal Tiongkok ini enggan menjelaskan kapan kendaraan tersebut akan memeriahkan pasar otomotif dalam negeri.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM SPBU Swasta di Januari 2026, Shell sampai Vivo Turun

Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi

news
Insentif otomotif

Menperin Ungkap Telah Minta Insentif untuk Otomotif ke Purbaya

Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang

news
Harga BBM

Simak Harga BBM Pertamina di Tahun Baru 2026, Pertamax Turun

Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah

news
SIM keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Buka di Tahun Baru 2026, Hanya Satu Lokasi

Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang