Airlangga Klaim Progres Pembangunan Pabrik BYD Sudah 90 Persen
04 Desember 2025, 16:00 WIB
Harga mobil listrik bekas disebut menyusut jika dibandingkan versi bensin atau konvensional di balai lelang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – JBA Indonesia mengungkap bahwa harga mobil listrik bekas lebih tinggi depresiasinya dibandingkan versi konvensional. Hal ini terungkap saat mereka menerima unit lelang beberapa waktu lalu.
Ketika itu mobil listrik masih berusia sekitar satu tahun namun depresiasinya sudah sekitar 35 persen dibanding harga baru. Padahal kondisinya dinilai masih sangat baik dan masuk ke grade B di semua bagian.
“Umumnya kendaraan konvensional depresiasinya adalah 25 persen di tahun pertama. Tetapi pada mobil listrik mencapai 35 persen meski usianya masih muda,” ungkap Willy Willim Head Fleet and Auction JBA Indonesia (28/11).
Menurutnya kondisi tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah mobil listrik masih menjadi unit tambahan berbeda dibandingkan kendaraan konvensional yang merupakan pilihan utama.
“Masih banyak juga kekhwatiran masyarakat terhadap mobil listrik seperti mengisi daya dan sebagainya. Situasi itu membuat depresiasi kendaraan lebih tinggi ketimbang konvensional,” tegasnya.
Ia pun menyoroti baterai kendaraan yang merupakan komponen termahal di mobil listrik. Pasalnya pelanggan harus benar-benar mempertimbangan bila ternyata terjadi kerusakan disana.
“Harga baterai itu sekitar setengah dari mobil ya dan garansinya cuma delapan tahun. Sehingga orang harus mengukur usia kendaraan dari sana,” tambahnya.
Namun ia menolak memprediksi pasar kendaraan listrik di masa depan. Pasalnya sejauh ini pihaknya masih sangat jarang mendapatkan mobil listrik untuk dilelang.
“Berikutnya kami belum bisa bicara banyak karena sangat tergantung dari infrastruktur yang disediakan pemerintah,” tegasnya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa pemerintah memang cukup agresif dalam mengakselerasi penjualan kendaraan listrik di Indonesia. Pasalnya Electric Vehicle dianggap sebagai solusi mobilitas masa depan yang ramah lingkungan.
Beragam insentif pun telah diberikan sehingga harga jual dari kendaraan pun menjadi lebih kompetitif. Penawaran tersebut pun dimanfaatkan oleh sejumlah pabrikan kendaraan seperti Wuling dan Hyundai untuk menghadirkan beragam mobil listrik.
Selain kedua perusahaan tersebut beberapa pabrikan lain pun sudah bersiap untuk membangun pabrik di Indonesia. Dengan ini diharapkan pilihan masyarakat di masa depan akan menjadi lebih beragam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 16:00 WIB
04 Desember 2025, 14:00 WIB
04 Desember 2025, 13:00 WIB
04 Desember 2025, 11:00 WIB
02 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 13:00 WIB
Harga motor matic murah di Desember 2025 terpantau stabil, tidak terjadi kenaikan jelang penutupan tahun
05 Desember 2025, 12:00 WIB
Korlantas ingin memperbaiki prosedur pengawalan yang dilakukan anggotanya, mulai dari proses permohonan
05 Desember 2025, 11:00 WIB
SPK Mitsubishi tembus 1.975 unit di GJAW 2025, naik dari perolehan tahun lalu yaitu sebanyak 1.600 pemesanan
05 Desember 2025, 09:00 WIB
Puluhan jalan akan membatasi angkutan barang untuk beroperasi saat libur Natal dan tahun baru 2026 mendatang
05 Desember 2025, 08:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat Natal dan tahun baru 2026 seperti contraflow dan one way
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Harga mobil nasional akan menyesuaikan dengan kondisi pasar kendaraan roda empat di Indonesia saat ini
05 Desember 2025, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara di akhir pekan, Anda bisa bisa mendatangi SIM Keliling Bandung
05 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia menjelang akhir pekan, jangan sampai terlewat karena jam operasional terbatas