Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Beberapa hal terjadi yang menyebabkan penjualan mobil listrik lesu, pabrikan mobil ini PHK karyawan demi efisiensi
Oleh Arie Prasetya
KatadataOTO – Adalah petinggi Volkswagen (VW) yang menyatakan perusahaan sedang tidak baik-baik saja. Hal ini disebabkan oleh penjualan mobil listrik lesu yang membuat mereka tidak baik-baik saja belakangan ini bahkan cenderung terpuruk.
VW disebutkan telah kehilangan pangsa pasar mereka di China dan tengah menghindari perang harga dengan Tesla. Seperti KatadataOTO beritakan sebelumnya, Tesla melakukan strategi yang tak lazim dengan menurunkan harga jual produk-produk mereka.
Tesla melakukan langkah tersebut karena perkembangan penjualan mobil listrik di Amerika Serikat (AS) jauh di bawah harapan mereka. Setelah mendominasi pasar kendaraan listrik, pangsa Tesla di pasar AS perlahan tapi pasti turun dari 62 persen di awal 2023 menjadi 50 persen.
Jumlah pembeli mobil Tesla pada kuartal 3 berkurang. Ini tentunya berdampak pada pendapatan menurun dengan keuntungan yang tadinya 25.1 persen merosot menjadi 17.9 persen di kuartal 3.
Kembali ke VW, selain itu juga disebutkan tengah menghentikan produksi mobil listrik mereka di Eropa. Pabrikan asal Jerman ini menyebutkan belakangan permintaan mobil listrik terus menurun.
Thomas Schaefer, CEO VW menyebutkan langsung bahwa saat ini perusahaan mereka tidak kompetitif. Dalam kondisi sulit seperti sekarang, biaya operasional perusahaannya disebut terlalu tinggi dan tidak efisien.
“Dengan banyaknya struktur, proses dan biaya tinggi yang sudah ada sebelumnya, kami tidak lagi kompetitif sebagai merek VW,” kata Schaefer pada pertemuan staf di Kantor Pusat Wolfsburg seperti dilaporkan Reuters.
Kondisi yang disebutkan di atas tentu akan berdampak langsung pada karyawan VW. Para petinggi perusahaan pun sedang dalam posisi bersiap untuk mulai melakukan sosialisasi kepada karyawan dengan kabar buruk yakni melakukan PHK besar-besaran.
Menurut Gunnar Kilian, anggota dewan SDM VW menyebutkan akan memberikan beberapa skema PHK seperti pensiun atau pensiun dini. Disebutkan langkah PHK bisa menghemat anggaran VW hingga 10 miliar euro.
“Kita pada akhirnya harus berani dan jujur untuk membuang hal-hal yang diduplikasi di dalam Perusahaan. Ini menjadi sekadar pemberat yang tidak kita perlukan untuk mendapatkan hasil baik,” ungkap Kilian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit