Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Sinyal akan harga BBM naik sudah diluncurkan sehingga konsumen dipercaya akan melirik pada mobil yang lebih efisien
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sinyal bahwa Presiden Joko Widodo, akan mengumumkan harga BBM naik dalam waktu dekat.
Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak), sudah pasti akan memberatkan masyarakat karena beriringan dengan kenaikan harga bahan pokok lainnya.
Dari sektor otomotif, Anton Jimmy selaku Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM) mengatakan akan terjadi penurunan permintaan. Namun Ia menyebut di tengah penurunan masyarakat akan lebih selektif dalam memilih unit.
Unit yang lebih efisien tentunya akan mendapat perhatian lebih oleh masyarakat.
“Yang irit sekarang dari line up kita apa? Pasti contohnya LCGC dan mungkin untuk kelas model baru Veloz atau Avanza, Raize, atau hybrid. Jadi akan terjadi pergeseran ke segmen lebih irit,” kata Anton beberapa waktu lalu.
Lebih jauh Ia mengatakan bahwa untuk menanggapi adanya kenaikan harga BBM, pihaknya juga menyediakan solusi praktis. Berbagai kemudahan akan ditawarkan untuk masyarakat dalam memiliki unit.
“Pasti akan kita pantau, kalau memang dibutuhkan paket-paket kredit yang lebih longgar atau menyesuaikan dengan konsumen, pasti akan kita buat bersama afiliasi kita,” jelasnya kemudian.
Pada ajang GIIAS 2022, GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) memperkirakan jumlah SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) naik dibandingkan tahun lalu.
“Saya rasa SPK-nya akan lebih tinggi karena saya coba melihat beberapa merek pengumpulannya tinggi sekali. Jadi mudah-mudahan membaik,” kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo seperti dikutip Antara.
Disebutkan bahwa beberapa APM (Agen Pemegang Merek) berhasil mengumpulkan SPK dengan jumlah tinggi. Toyota pada akhir pekan lalu mengatakan adanya kenaikan jumlah SPK dibandingkan tahun lalu.
Sementara Honda melalui siaran persnya menyebutkan bahwa jumlah SPK mereka mengalami peningkatan sebesar 30 persen. Masih ada beberapa merek yang belum menyetorkan hasil pencapaiannya di GIIAS 2022.
Namun berkaca dari dari laporan kedua pabrikan besar asal Jepang di atas, mobil yang laris dipesan oleh pengunjung pameran adalah mobil efisien. Seperti Honda dengan dominasi pemesanan Brio dan Toyota melalui Avanza.
LCGC dan Low MPV selalu menjadi andalan masyarakat Indonesia selama ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Juli 2026, 16:32 WIB
12 Juni 2026, 07:00 WIB
10 Juni 2026, 14:57 WIB
10 Juni 2026, 13:00 WIB
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 Juli 2026, 21:33 WIB
Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift
01 Juli 2026, 17:00 WIB
Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah
01 Juli 2026, 16:32 WIB
Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini
01 Juli 2026, 09:51 WIB
Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas
01 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini
01 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan
01 Juli 2026, 06:00 WIB
Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM