Bburago Bocorkan 3 Diecast Paling Dicari Kolektor Indonesia
07 Desember 2025, 15:00 WIB
Pemilik mobil mewah seperti BMW, Mercedes-Benz, Rolls-Royce hingga disebut hacker topi putih mudah dibajak
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Adalah Sam Curry yang melakukan penelitian bahwa beberapa merek mobil mewah seperti BMW, Mercedes-Benz, Ferrari hingga Rolls-Rayce mudah dibajak.
Peneliti dan kerap disebut hacker topi putih mengungkapkan banyak sistem software banyak manufaktur kendaraan sangat rentan.
Hacker topi putih merupakan sebutan bagi seorang pakar keamanan komputer yang meretas (hack) untuk mengevaluasi kelemahan guna menyarankan peningkatan sistem.
Umumnya white hat hacker bekerja dalam sebuah organisasi, perusahaan atau pekerja lepas. Dikutip berbagai sumber bahwa biasanya perusahaan menugaskan peretas tersebut di atas untuk menguji sistem mereka.
Temuan terbaru Sam Curry dalam blognya disebutkan bahwa beberapa merek bisa dengan mudah diretas.
“Selama beberapa bulan kami menemukan banyak mobil yang memiliki kerentanan. Upaya kami meliputi eksplorasi keamanan sistem telematika, API otomotif hingga infrastruktur pendukungnya,” tulis Sam dalam blog pribadinya.
Temuannya mulai pada merek mobil asal Jepang dan Korea seperti Honda, Infiniti, Nissan, Acura dan Kia. Adapun fitur yang bisa diretas meliputi membuka dan menutup kunci pintu jarak jauh, menghidupkan maupun mematikan mesin hingga menemukan lokasi kendaraan.
Lebih jauh fungsi kendaraan yang bisa dibajak adalah menyalakan lampu jauh dan membunyikan klakson. Seluruh aksi di atas bisa dilakukan hanya dengan menggunakan nomor VIN mobil.
Lalu melalui nomor VIN peretas juga bisa mendapatkan nama, nomor telepon, alamat email hingga alamat fisik dari pemiliknya. Khusus untuk Kia peretas bisa mengakses tampilan kamera 360 dari jarak jauh dan melihat gambar langsung dari dalam unit.
Pada merek BMW dan Rolls-Royce peretas bisa mengakses laman diler dan masuk mengambil VIN konsumen. Setelah mendapatkan akses, aplikasi apapun yang dikunci bisa dimiliki oleh peretas.
Untuk Ferrari aksinya bisa lebih jauh lagi. Hacker bisa mengambil alih akun setiap pemilik Ferrari.
Lemahnya sistem keamanan brand asal Italia ini memungkinkan peretas bisa membuat, memodifikasi hingga menghapus akses pengguna.
Pentingnya data milik konsumen yang bisa diretas tentunya sangat mengkhawatirkan. Karena hal tersebut berkaitan dengan keamanan para pemilik mobil dan sepatutnya dilindungi.
Terlebih untuk para pemilik kendaraan mewah seperti BMW, Rolls-Royce hingga Ferrari.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Desember 2025, 15:00 WIB
20 November 2025, 22:09 WIB
07 November 2025, 18:00 WIB
15 Oktober 2025, 15:00 WIB
13 Oktober 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Mei 2026, 16:20 WIB
Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik
01 Mei 2026, 16:17 WIB
Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV
01 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)
30 April 2026, 19:00 WIB
Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang
30 April 2026, 17:00 WIB
Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang
30 April 2026, 15:00 WIB
Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'
30 April 2026, 13:35 WIB
Lepas memperkenalkan sejumlah produk andalan di Auto China 2026, salah satunya adalah mobil listrik L4
30 April 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung melayani para pemilik motor dan mobil yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini