Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Semakin banyak pesaing baru Wuling Air ev, kali ini juga datang dari China yaitu Geely Panda Knight EV
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Mobil listrik mungil dari China bisa dibilang mulai menyerbu pasar otomotif global. Di Indonesia sendiri sudah hadir Wuling Air ev sampai Seres E1 dengan kisaran harga Rp180 jutaan sampai Rp300 jutaan.
Wuling sendiri dikabarkan sudah mendaftarkan mobil listrik mungil bergaya SUV yakni Baojun Yep untuk pasar Indonesia. Hanya saja belum diketahui pasti kapan bakal dirilis untuk konsumen.
Belum selesai sampai di situ hadir lagi pesaing baru Wuling Air ev, Geely Panda Knight. Melalui sub-brand Geometry mobil listrik ini terlihat semakin menarik karena dibuat terlihat lebih sporti dengan kapasitas mirip Air ev.
Jika dibandingkan SUV listrik mini dari Wuling, Geely Panda Knight memang terlihat lebih sporti karena banyak ornamen atau bodykit berbahan plastik warna hitam ditambahkan pada eksterior.
‘Micro EV’ ini bernuansa off-road, sekilas terlihat seperti Ford Bronco versi mini jika melihat gril dan body cladding serba hitam di sekujur bodi.
Versi orisinil Geely memiliki desain lebih sleek dan lebih memiliki identitas mobil listrik yang sudah tidak memakai gril. Sementara Panda Knight justru dibuat terlihat seperti mobil konvensional.
Merupakan versi lebih sporti dari Geely Panda mobil listrik itu masih menggunakan headlight bulat dan sudah LED.
Karena ada beragam tambahan Panda Knight memiliki dimensi yang sedikit lebih besar namun tetap terbilang mungil dengan panjang 3.135 mm, lebar 1.565 mm dan tinggi 1.655 mm.
Untuk perbandingan panjang Wuling Air ev adalah 2.974 mm, lebar 1.505 mm sedangkan tingginya 1.631 mm.
Sama seperti Air ev mobil listrik mungil itu dapat memuat empat orang termasuk pengemudi. Area bagasi berkapasitas 800 liter jika kursi belakang dilipat.
Di sektor entertainment ada layar touchscreen 8 inci dilengkapi digital instrument cluster 9.2 inci dan variasi warna interior baru.
Dari sisi jantung pacu Panda Knight diklaim lebih bertenaga. Memakai baterai lithium iron phospate kapasitas lebih besar di 17.03 kWh, dapat menghasilkan tenaga 40 hp dan torsi puncak 110 Nm.
Dalam sekali pengisian daya, mobil listrik mungil Panda Knight bisa menjelajah sampai 200 kilometer berdasarkan perhitungan CLTC (China Light Duty Vehicle Test Cycle).
Akan meluncur pada September 2023, perkiraan harga Panda Knight US$5.470 sampai US$7.800 (setara Rp83.5 jutaan sampai Rp119 jutaan dalam kurs rupiah) alias lebih murah dari LCGC (low cost green car) yang dibanderol mulai Rp130 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 16:06 WIB
Lamborghini memutuskan untuk hadirkan Lanzador sebagai PHEV, EV murni masih belum berhasil menjaring peminat
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga