Ganjil Genap Puncak Masih Berlaku Hari Ini

Ganjil genap Puncak yang biasanya berakhir di hari Minggu akhirnya diperpanjang guna menghindari kepadatan lalu lintas

Ganjil Genap Puncak Masih Berlaku Hari Ini
Adi Hidayat

TRENOTO – Masyarakat yang memanfaatkan long weekend untuk berlibur di Puncak, Bogor rupanya berhasil membuat kepadatan lalu lintas lebih berat dibanding sebelumnya. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga hari Senin, 28 Februari 2022.

Guna mengatasi hal tersebut, pihak kepolisian akan melakukan penjagaan di sejumlah lokasi rawan macet dan tempat wisata. Selain itu, rekayasa lalu lintas seperti menerapkan ganjil genap Puncak juga akan dilakukan, termasuk pembelakukan sistem satu arah.

“Kami melaksanakan rekayasa-rekayasa lalu lintas penarikan atau prioritas (kendaraan) mengarah ke atas. Bila arusnya mengalami kepadatan beberapa kilometer maka akan dilaksanakan oneway,” ungkap Iptu Ketut Laswarjana KBP Satlantas Polres Bogor.

Photo : NTMC Polri

Kepadatan di Puncak, Bogor pada hari Minggu 27 Februari 2022 memang terbilang sangat tinggi. Banyaknya kendaraan pelat B menuju puncak membuat antrean di tol mengular dari exit tol Ciawi hingga Gadog.

Tak hanya itu, beragam kendala juga ditemui sehingga membuat proses pencairan lalu lintas terhambat. Salah satunya adalah adanya hujan sehingga pemotor banyak berteduh dan memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan.

Buruknya cuaca bahkan membuat pemeriksaan ganjil genap tertunda sehingga menyebabkan kendaraan menjadi lebih bebas untuk memasuki kawasan puncak. Tak heran bila kepadatan di jalan raya puncak semakin parah.

Long weekend yang terjadi pada pekan ini memang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur meski angka Covid-19 terbilang masing tinggi. Kondisi tersebut tentunya sangat disayangkan karena bukan tidak mungkin kasus baru kembali meroket.

Photo : Istimewa

Berdasarkan data pada 27 Februari 2022, jumlah konfirmasi positif Covid-19 mengalami kenaikan sebanyak 34.976 menjadi 5.539.394 kasus. Sementara pasien sembuh juga mengalami kenaikan 39.384 pasien sehingga total pasien sembuh mencapai 4.817.423 orang.

Meski jumlah pasien sembuh terbilang besar namun mereka yang meninggal juga masih terus bertambah. Sedikitnya ada 229 jiwa terenggut akibat Covid-19 pada periode tersebut sehingga kini total kasus meninggal telah mencapai 148.073.

Adanya data-data yang disampaikan pemerintah diharapkan menjadi pertimbangan masyarakat agar mempertimbangkan kembali rencananya untuk berpergian. Pastikan juga untuk menaati protokol kesehatan dan segera vaksin untuk menghindari hal tidak diinginkan.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E