BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Ganjar Pranowo memberi komentar mengenai insentif mobil listrik Jokowi saat berkunjung ke pameran IIMS 2024
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ganjar Pranowo membuat kejutan dengan hadir langsung dalam ajang IIMS 2024. Calon Presiden nomor urut tiga tersebut terlihat berkeliling di JIExpo Kemayoran Jakarta pada Kamis (22/2) sore.
Pasangan Mahfud MD ini melihat-lihat motor dan mobil yang dipajang di IIMS 2024. Mulai berkunjung ke booth Chery, Suzuki sampai Hyundai.
Dia terlihat seorang diri berkeliling pameran otomotif IIMS 2024. Ganjar tidak ditemani sang wakil, Mahfud MD atau anak dan istri.
Politikus PDI Perjuangan satu ini lantas memberi pujian buat industri otomotif Tanah Air. Dia menyebut perkembangannya cukup pesat.
Akan tetapi Ganjar Pranowo memiliki pendapat lain mengenai peralihan penggunaan mobil listrik di Indonesia. Dia menjelaskan hal paling krusial adalah ketersedian infrastruktur.
"Sekarang yang diperlukan adalah infrastruktur, sehingga orang mau menggunakan kendaraan elektrik. Saya juga seorang pengguna mobil listrik, tetapi tidak setiap hari saya pakai," ungkap Ganjar di IIMS 2024.
Lebih jauh Ganjar Pranowo mengapresiasi insentif mobil listrik diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun dia merasa bantuan tersebut masih kurang tepat.
Sebab masih segelintir orang yang menikmatinya sampai sekarang. Sehingga subsidi kendaraan setrum tidak tepat sasaran.
“Menurut saya jika mau subsidinya bagi mereka yang mampu tidak terlalu tepat, tetapi kalau itu mendorong industri berkembang boleh-boleh saja. Tinggal kita batasi, berapa lama waktu diperlukan," tegas Ganjar Pranowo.
Calon Presiden satu ini juga mengungkapkan terkait transisi industri otomotif menuju mobil listrik dan hal itu membutuhkan waktu tidak sebentar.
"Sementara yang menikmati memang relatif orang-orang mampu, kalau spiritnya transisi itu baik,” pungkas mantan Gubernur Jawa Tengah.
Patut diketahui Presiden Jokowi baru aja menetapkan aturan baru, yakni mengenai insentif mobil listrik impor.
Nantinya kendaraan ramah lingkungan CBU (Completely Built Up) dan CKD (Completely Knock Down) akan dibebaskan tarif bea masuk serta pajak penjualan barang mewah atau PPnBM.
Dilansir dari laman resmi Kementerian Investasi, keputusan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal No.6 Tahun 2023.
Di dalamnya diatur mengenai Pedoman serta Tata Kelola Pemberian Insentif Impor dan/atau Penyerahan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Roda Empat dalam Rangka Percepatan Investasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
Terkini
23 September 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, layani perpanjangan masa berlaku SIM yang belum kedaluwarsa
23 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi terbaik dalam mengurus dokumen berkendara berbentuk kartu
22 September 2026, 21:27 WIB
Pameran IMHAX berhasil mencatatkan rekor baru dalam hal penjualan maupun pengunjung yang datang langsung
22 September 2026, 20:01 WIB
Salah satu pameran otomotif, yakni Gaikindo Auto Week (GAW 2026) akan berlangsung pada akhir November
22 September 2026, 13:00 WIB
Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah
22 September 2026, 11:35 WIB
Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang