BYD Berhasil Mendorong Penjualan Mobil Listrik Nasional
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Walau tengah menghadapi beragam tantangan, Gaikindo optimis penjualan mobil capai target di akhir tahun
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau biasa disebut Gaikindo optimis penjualan mobil capai target yaitu 1 juta unit hingga akhir 2023. Walau banyak tantangan jelang akhir tahun, pelaku industri masih bisa memperbaiki keadaan.
Hal ini disampaikan Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo. Menurut dia, waktu 2 bulan tersisa cukup untuk memulihkan kondisi dan mengejar ketertinggalan.
“Kami berharap target 1 juta unit yang sudah dicanangkan bisa dicapai tahun ini,” ungkap Kukuh dikutip Antara (31/10).
Berdasarkan data dari ASEAN Automotive Federation, titik terbawah adalah September 2023 yang hanya berhasil melepas 79.883 unit. Jumlah itu 20.1 persen lebih sedikit ketimbang periode serupa tahun lalu dengan catatan 99.986 unit.
Sementara untuk periode Januari-September 2023, total wholesales di Indonesia adalah sebesar 755.173 unit. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 0.4 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang mencatatkan angka 758.217 unit.
Dilansir dari Antara, hasil kurang menyenangkan tersebut disebabkan oleh beragam faktor. Salah satunya adalah suku bunga dolar Amerika yang masih terus mengalami peningkatan.
Selain itu, pengetatan pengajuan kendaraan ke berbagai bank juga memberi dampak negatif pada pasar. Maklum, konsumen kebanyakan melakukan pembelian dengan memanfaatkan perusahaan pembiayaan.
“Kami melihat bahwa kencenderungan global pada pengetatan bunga dolar Amerika terus naik sehingga mungkin banyak uang yang ditukar ke dolar. Ada juga indikasi bahwa Non Performing Loan (pinjaman bermasalah) mengalami peningkatan, karena 80 persen konsumen membeli menggunakan jasa perusahaan pembiayaan,” tambah Kukuh.
Oleh karena itu, Gaikindo akan melakukan beberapa cara agar bisa membuat pasar otomotif nasional kembali bergairah. Salah satunya adalah dengan menggelar pameran di berbagai kota besar di Indonesia.
“Kami tetap melakukan kegiatan GIIAS di beberapa kota seperti Surabaya lalu Semarang dan sekarang hendak ke Bandung. Pameran biasanya cukup untuk mendongkrak penjualan karena ada banyak penawaran menarik,” pungkas Kukuh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 10:30 WIB
12 Februari 2026, 12:00 WIB
11 Februari 2026, 19:00 WIB
10 Februari 2026, 18:00 WIB
10 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan