Gaikindo Optimis Penjualan Mobil Capai Target, Meski Kredit Dipersulit

Walau tengah menghadapi beragam tantangan, Gaikindo optimis penjualan mobil capai target di akhir tahun

Gaikindo Optimis Penjualan Mobil Capai Target, Meski Kredit Dipersulit
Adi Hidayat

TRENOTO – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau biasa disebut Gaikindo optimis penjualan mobil capai target yaitu 1 juta unit hingga akhir 2023. Walau banyak tantangan jelang akhir tahun, pelaku industri masih bisa memperbaiki keadaan.

Hal ini disampaikan Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo. Menurut dia, waktu 2 bulan tersisa cukup untuk memulihkan kondisi dan mengejar ketertinggalan.

“Kami berharap target 1 juta unit yang sudah dicanangkan bisa dicapai tahun ini,” ungkap Kukuh dikutip Antara (31/10).

Penjualan mobil
Photo : TrenOto
Perlu diketahui bahwa pasar otomotif Indonesia sedang mengalami tekanan. Pasalnya dalam beberapa bulan terakhir jumlah penjualan kendaraan mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari ASEAN Automotive Federation, titik terbawah adalah September 2023 yang hanya berhasil melepas 79.883 unit. Jumlah itu 20.1 persen lebih sedikit ketimbang periode serupa tahun lalu dengan catatan 99.986 unit.

Sementara untuk periode Januari-September 2023, total wholesales di Indonesia adalah sebesar 755.173 unit. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 0.4 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang mencatatkan angka 758.217 unit.

Dilansir dari Antara, hasil kurang menyenangkan tersebut disebabkan oleh beragam faktor. Salah satunya adalah suku bunga dolar Amerika yang masih terus mengalami peningkatan.

Selain itu, pengetatan pengajuan kendaraan ke berbagai bank juga memberi dampak negatif pada pasar. Maklum, konsumen kebanyakan melakukan pembelian dengan memanfaatkan perusahaan pembiayaan.

“Kami melihat bahwa kencenderungan global pada pengetatan bunga dolar Amerika terus naik sehingga mungkin banyak uang yang ditukar ke dolar. Ada juga indikasi bahwa Non Performing Loan (pinjaman bermasalah) mengalami peningkatan, karena 80 persen konsumen membeli menggunakan jasa perusahaan pembiayaan,” tambah Kukuh.

GIIAS Surabaya 2023
Photo : Seven Event

Oleh karena itu, Gaikindo akan melakukan beberapa cara agar bisa membuat pasar otomotif nasional kembali bergairah. Salah satunya adalah dengan menggelar pameran di berbagai kota besar di Indonesia.

“Kami tetap melakukan kegiatan GIIAS di beberapa kota seperti Surabaya lalu Semarang dan sekarang hendak ke Bandung. Pameran biasanya cukup untuk mendongkrak penjualan karena ada banyak penawaran menarik,” pungkas Kukuh.


Terkini

mobil
Porsche Cayenne

Porsche Cayenne Turun Harga, Impor Utuh dari Malaysia

Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun

Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM

mobil
BMW

Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026

BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar