BYD Pastikan Konsumen M6 DM Tidak Bayar Dobel Untuk Perawatan
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Animo elektrifikasi dinilai naik, Gaikindo yakni penjualan mobil hybrid bisa capai 70 ribu unit tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – GIIAS 2024 diklaim menorehkan capaian positif dengan jumlah kenaikan pengunjung sementara ada di dua sampai lima persen dibandingkan tahun lalu.
Meski total transaksi belum diumumkan, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) mengungkapkan bahwa banyaknya merek serta produk baru masuk dapat mendorong penjualan termasuk elektrifikasi jenis hybrid.
Data Gaikindo juga menunjukkan bahwa penjualan mobil hybrid berhasil sentuh angka 32 ribu unit pada Januari-Mei 2024 dan berpeluang lebih tinggi jelang akhir tahun nanti.
“Jadi kalau saya lihat mungkin hybrid di akhir tahun bisa sekitar 65 ribu-70 ribu (unit),” ungkap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di ICE BSD belum lama ini.
Sebagai perbandingan sepanjang 2023 penjualan mobil hybrid mencapai angka 54.656 unit. Dengan jumlah yang disebutkan oleh Nangoi, maka penjualan mobil hybrid diprediksi akan meningkat sebesar 28,07 persen.
Menurut dia ada beberapa alasan penjualan mobil hybrid bisa naik, seperti kesadaran masyarakat bahwa HEV (Hybrid Electric Vehicle) lebih hemat bahan bakar, emisi gas buang rendah dan harga semakin kompetitif.
Sementara jika bicara BEV (Battery Electric Vehicle) alias mobil listrik berbasis baterai masih harus menghadapi tantangan. Diketahui konsumen masih mengkhawatirkan infrastruktur.
Kemudian harga mobil listrik cenderung lebih tinggi ketimbang hybrid. Sebagai contoh di harga Rp 200 jutaan ada Wuling Air ev berukuran ringkas, namun yang lebih besar seperti SUV (Sport Utility Vehicle) 5-seater Omoda E5 di Rp 400 jutaan.
Model lain seperti Toyota bZ4X masih dilego tinggi di kisaran Rp 1 miliar. Pilihan lain Hyundai Ioniq 5 di kisaran Rp 700 juta-Rp 800 jutaan.
Sedangkan model hybrid seperti yang terlaris saat ini Innova Zenix dilego mulai Rp 400 jutaan dan berkonfigurasi tiga baris atau 7-seater.
“Perhitungan saya mungkin akhir tahun (penjualan mobil listrik) bisa mencapai angka 30 ribu. Cukup bagus peningkatannya, tetapi memang dibandingkan hybrid, HEV jauh lebih meningkat,” kata dia.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa di 2022 jumlah BEV terjual adalah 10 ribu unit, kemudian naik menjadi 17 ribu di 2023.
Ia yakin angka tersebut masih bisa didongkrak naik melihat per Mei 2024 penjualan BEV sudah menyentuh angka 13 ribu.
Sebagai informasi pameran GIIAS 2024 berlangsung mulai 18-28 Juli diramaikan beragam merek baru terkhusus dari China. Banyak di antaranya menawarkan lini kendaraan ramah lingkungan guna mendukung komitmen elektrifikasi pemerintah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Mei 2026, 17:10 WIB
19 Mei 2026, 13:29 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
17 Mei 2026, 17:00 WIB
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan