Penjualan Mitsubishi Fuso di 2024 Tinggi Meski Penuh Tantangan
22 Maret 2025, 15:00 WIB
Dibandingkan pameran tahun sebelumnya, Fuso menang banyak di GIIAS 2022 dengan jumlah pemesanan naik 3 kali lipat
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Banyak Agen Pemegang Merek (APM) menyatakan puas dengan apa yang diraih di GIIAS 2022 termasuk PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Ini tak lepas dari jumlah SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang diterbitkan selama berlangsungnya pameran mulai 11 - 21 Agustus 2022 lalu, Fuso menang banyak di GIIAS 2022.
Aji Jaya selaku Vice President of Sales and Marketing Division KTB menyebutkan bahwa total penjualan mereka naik 3 kali lipat dibandingkan GIIAS 2021. Capaian ini salah satunya disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang sudah mengalami banyak kemajuan sehingga pameran kali ini banyak pengunjungnya.
"Dibanding pameran tahun lalu bisa tiga kali lipat. Total sampai 1.699 unit penerimaan SPK. Dari 2 model yang dijual, kontribusi banyak dari Canter dibandingkan Fighter.
Kita sebagai market leader di kendaraan CV, Canter sangat familiar di customer Indonesia. 70 persen LDT, 30 persen MDT," ungkap Aji di Ciawi, Jawa Barat, Kamis (25/8/2022).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, GIIAS 2022 dalam 10 hari penyelenggaraan sudah didatangi kurang lebih 330 ribu orang dan dipastikan akan terus bertambah. Daya tarik lain dari pameran kali ini adalah banyaknya kendaraan listrik dipamerkan baik kendaraan konsep, pengenalan hingga produk yang sudah dijual di Tanah Air.
PT KTB sendiri selama GIIAS 2022 berlangung menghadirkan varian terbaru Mitsubishi Fuso Fighter X New Mining Equipment yang sudah dilengkapi dengan OEM Power Take Off (PTO), Radiator Guard, Rotary Lamp serta penambahan engine hour meter dan Air Conditioner. Varian ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar terutama dalam sektor industri pertambangan.
Bicara kendaraan listrik yang menjadi daya tarik GIIAS 2022, Fuso tentu menghadirkan E-Canter di ruang pamer mereka. Dan saat ini posisi E-Canter masih terus menjalani sesi Proof of Concept (POC) di Bali, KTB sendiri punya banyak rencana untuk pasar Indonesia di masa depan.
"Kami melakukan POC untuk mempelajari bagaimana mengenalkan truk listrik ini ke Indonesia. Kami melihatnya dari berbagai sisi, mulai dari teknikal serta ketersediaan infrastukrtur. Nanti kita akan menentukan dari penilaian itu," jelas Nobukazu Tanaka, President Director PT KTB
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 Maret 2025, 15:00 WIB
23 Februari 2025, 10:00 WIB
06 Februari 2025, 13:00 WIB
12 Desember 2024, 13:00 WIB
09 November 2024, 11:00 WIB
Terkini
05 April 2025, 08:00 WIB
Astra Honda Motor masih menantikan kapan realisasi subsidi motor listrik dari Presiden Prabowo di 2025
05 April 2025, 08:00 WIB
Kepolisian minta pemudik hindari jalur alternatif dari Garut ke Bandung karena dinilai cukup berbahaya
05 April 2025, 06:00 WIB
Kepolisian resmi gelar sistem one way lokal dari tol Kalikangkung sampai Cikampek untuk antisipasi arus balik
04 April 2025, 21:43 WIB
Jorge Martin disarankan untuk tidak cepat-cepat turun balapan pasca cedera patah tulang yang dialaminya
04 April 2025, 21:17 WIB
Alex Marquez yang tampil konsisten sejak awal MotoGP 2025, menghasilkan prestasi yang cukup membanggakan
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan