Cerita Pengusaha di Lamongan Andalkan Mitsubishi Fuso Canter
11 Desember 2025, 10:00 WIB
Dibandingkan pameran tahun sebelumnya, Fuso menang banyak di GIIAS 2022 dengan jumlah pemesanan naik 3 kali lipat
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Banyak Agen Pemegang Merek (APM) menyatakan puas dengan apa yang diraih di GIIAS 2022 termasuk PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB). Ini tak lepas dari jumlah SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) yang diterbitkan selama berlangsungnya pameran mulai 11 - 21 Agustus 2022 lalu, Fuso menang banyak di GIIAS 2022.
Aji Jaya selaku Vice President of Sales and Marketing Division KTB menyebutkan bahwa total penjualan mereka naik 3 kali lipat dibandingkan GIIAS 2021. Capaian ini salah satunya disebabkan oleh pandemi COVID-19 yang sudah mengalami banyak kemajuan sehingga pameran kali ini banyak pengunjungnya.
"Dibanding pameran tahun lalu bisa tiga kali lipat. Total sampai 1.699 unit penerimaan SPK. Dari 2 model yang dijual, kontribusi banyak dari Canter dibandingkan Fighter.
Kita sebagai market leader di kendaraan CV, Canter sangat familiar di customer Indonesia. 70 persen LDT, 30 persen MDT," ungkap Aji di Ciawi, Jawa Barat, Kamis (25/8/2022).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, GIIAS 2022 dalam 10 hari penyelenggaraan sudah didatangi kurang lebih 330 ribu orang dan dipastikan akan terus bertambah. Daya tarik lain dari pameran kali ini adalah banyaknya kendaraan listrik dipamerkan baik kendaraan konsep, pengenalan hingga produk yang sudah dijual di Tanah Air.
PT KTB sendiri selama GIIAS 2022 berlangung menghadirkan varian terbaru Mitsubishi Fuso Fighter X New Mining Equipment yang sudah dilengkapi dengan OEM Power Take Off (PTO), Radiator Guard, Rotary Lamp serta penambahan engine hour meter dan Air Conditioner. Varian ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pasar terutama dalam sektor industri pertambangan.
Bicara kendaraan listrik yang menjadi daya tarik GIIAS 2022, Fuso tentu menghadirkan E-Canter di ruang pamer mereka. Dan saat ini posisi E-Canter masih terus menjalani sesi Proof of Concept (POC) di Bali, KTB sendiri punya banyak rencana untuk pasar Indonesia di masa depan.
"Kami melakukan POC untuk mempelajari bagaimana mengenalkan truk listrik ini ke Indonesia. Kami melihatnya dari berbagai sisi, mulai dari teknikal serta ketersediaan infrastukrtur. Nanti kita akan menentukan dari penilaian itu," jelas Nobukazu Tanaka, President Director PT KTB
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Desember 2025, 10:00 WIB
10 Desember 2025, 21:00 WIB
10 Desember 2025, 15:00 WIB
19 November 2025, 08:00 WIB
17 November 2025, 11:00 WIB
Terkini
11 Desember 2025, 13:00 WIB
Jaecoo J5 EV mulai didistribusikan ke konsumen, masuk tiga besar mobil listrik terlaris pada November 2025
11 Desember 2025, 12:00 WIB
Salah satu diskon motor matic Honda yang bisa dimanfaatkan jelang Nataru adalah untuk pembelian Vario 160
11 Desember 2025, 11:00 WIB
Penjualan mobil baru di 2026 diprediksi tak lebih dari 800 ribu unit tanpa insentif otomotif dari pemerintah
11 Desember 2025, 10:00 WIB
Mitsubishi Fuso Canter menjadi andalan PT Superior Prima Sukses untuk mendistribusikan hasil produksi mereka
11 Desember 2025, 09:00 WIB
Kemenhub menghadirkan program mudik gratis untuk menurunkan risiko kecelakaan yang biasa terjadi di jalan
11 Desember 2025, 08:00 WIB
Penjualan Polytron yang hanya ratusan unit membuat mereka lebih realistis dalam menjual mobil listrik
11 Desember 2025, 07:00 WIB
BYD Atto 1 masih jadi mobil terlaris November 2025 dengan wholesales mencapai 8.333 unit, unggul dari Toyota Avanza
11 Desember 2025, 06:00 WIB
Tidak ada dispensasi apabial terlambat, SIM dapat diperpanjang di layanan SIM keliling Jakarta hari ini