Ford Siapkan SUV Baru buat Indonesia Tahun Depan

Berukuran lebih kecil dari model terdahulu yakni Everest, Ford siapkan SUV baru buat Indonesia tahun depan

Ford Siapkan SUV Baru buat Indonesia Tahun Depan

KatadataOTO – Ford Indonesia sudah menawarkan beberapa model kendaraan buat konsumen saat ini yakni Ford Everest, Ranger dan Ranger Raptor.

Pabrikan asal Amerika Serikat ini memang masih berfokus pada SUV dan double cabin. Mereka belum ingin melirik segmen kendaraan listrik.

Meski begitu mereka tetap akan memperluas pilihan kendaraan guna merambah segmen lain. Hal ini disampaikan oleh Steven Beteng selaku Direktur Sales dan Marketing RMA Indonesia.

Ia menegaskan Ford siapkan SUV baru di Indonesia tahun depan. Belum ada bocoran tapi dari segi dimensi berukuran lebih kecil dari Everest yang saat ini menjadi landasan buat meluncurnya model serupa.

Diler Ford Tomang Resmi Dibuka, Tawarkan Pelayanan 3S
Photo : KatadataOTO

“Tahun depan kita akan luncurkan SUV lagi tapi bukan Big SUV. Sudah ada di beberapa negara, sekarang sedang produksi setir kanan,” ungkap Steven di sela peresmian diler Ford Tomang belum lama ini.

Steven mengatakan Ford memang tidak berfokus pada penjualan ratusan ribu unit layaknya pesaing besar lain seperti merek asal Jepang.

“Kita belum di ukuran Toyota dan pemain besar lain. Tapi kita beroperasi di segmen tempat kita berfokus,” lanjut Steven.

Jari Kohonen, Country Manager dan Direktur RMA Indonesia mengatakan bahwa Ford Everest jadi model paling sukses saat ini. Sehingga kehadiran SUV baru Ford nanti diprediksi mendapat respon baik dari masyarakat.

“Saya di sini belum bisa ungkap apapun tapi tahun depan Ford akan perkenalkan SUV untuk memperluas market kami. Kami melihat ini kesempatan baik untuk Ford di pasar Indonesia,” ucap Jari dalam kesempatan sama.

Prediksi SUV Baru Ford di Indonesia

Salah satu model yang mungkin hadir adalah Ford Escape terbaru. Dari segi dimensi memang lebih kecil dengan panjang 4.572 mm untuk trim FWD (Front Wheel Drive) dan 4.597 mm untuk trim AWD (All Wheel Drive).

Sebagai perbandingan Ford Everest memiliki panjang 4.914 mm, lebar 2.207 mm dan tinggi 1.841 mm. Kemudian mobil ini tersedia dalam opsi PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) dan mesin bensin.

Ford siapkan SUV baru
Photo : Ford

Masih punya ciri khas tangguh dan kuat ala SUV Ford, model satu ini dibekali kemampuan towing sampai 1.587 kg jika dipasangkan bersama Class II Trailer Tow Package.

Ford Escape sudah dijual secara global seperti Australia. Mengacu pada laman resmi dikutip Selasa (27/2) mobil ini dilego mulai 29.495 USD atau setara Rp 461,8 jutaan.


Terkini

mobil
Mobil Cina

Penjualan Mobil Cina Diproyeksikan Lampaui Jepang Tahun Ini

Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit

otosport
Francesco Bagnaia

Saran untuk Francesco Bagnaia Agar Kompetitif Lagi di MotoGP 2026

Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026

mobil
VinFast

VinFast Komitmen Produksi Lokal Model-Model EV Tersubsidi

VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan

modifikasi
Yamaha Xmax

Modifikasi Yamaha Xmax Hedon, Biayanya Senilai Dua Innova Zenix

Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru

motor
Motor listrik

Pasar Motor Listrik 2025 Anjlok, Subsidi Jadi Biang Kerok

Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen

mobil
Baterai lithium

Permintaan Baterai Lithium Mobil Listrik Bakal Merosot di 2026

Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun

mobil
Mobil yang Disuntik Mati

4 Mobil yang Disuntik Mati di Indonesia Tahun Ini, Ada Baleno

Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya

mobil
Insentif Otomotif

Insentif Otomotif Disarankan Fokus Pada Mobil Dengan TKDN Tinggi

Insentif otomotif sebaiknya menyasar pada pertumbuhan industri komponen di dalam negeri agar seimbang