Elon Musk Kehilangan Harta Ribuan Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah

Sebagai CEO Twitter sekaligus Tesla Elon Musk kehilangan harta yang terbesar sepanjang sejarah di dunia

Elon Musk Kehilangan Harta Ribuan Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah
Serafina Ophelia

TRENOTO – Elon Musk, CEO Tesla harus mengawali tahun barunya dengan kehilangan hampir setengah dari seluruh harta kekayaannya. Ia menjadi salah satu orang yang paling banyak kehilangan harta kepemilikannya.

Dikutip dari NZherald, Selasa (3/1) data Bloomberg Billionaire's Index menunjukkan bahwa Elon kehilangan sekitar 200 miliar USD atau sekitar Rp3.100 triliun. Jumlah ini setara dengan banderol ribuan Tesla dan menorehkan sejarah baru di dunia.

Sebelumnya pada November 2021 saat saham tengah diguncang pandemi Covid-19, Elon justru menjadi orang terkaya di dunia dengan nilai kekayaan mencapai 340 miliar USD. Jika dirupiahkan nilai kekayaannya adalah Rp5.31 biliun.

Sedangkan saat ini nilai kekayaannya berkurang hingga setengahnya menjadi 137 miliar USD.

Photo : Carscoops



Tidak hanya itu merek mobil listriknya yakni Tesla juga tengah diguncang. Mengingat saat ini sudah semakin banyak bermunculan dengan model dan harga yang bervariasi pula.

Hampir sebagian besar kekayaan milik Elon berasal dari Tesla. Pabrikan mobil listrik ini sebelumnya tidak bernasib baik di pasar saham.

Di 2022 saham Tesla anjlok hingga 65 persen. Imbas pandemi juga pabrikan kemudian menawarkan diskon hingga 7.500 USD, untuk pelanggan di Amerika Serikat yang memesan untuk kedua modelnya sebelum akhir 2022.

Baca juga: Tesla Masuk Indonesia dan Bangun Pabrik di Batang, Jateng

Diskon mobil listrik tersebut sebelumnya berlaku untuk pembelian yang dilakukan dari 21 hingga 31 Desember 2022. Ini juga dilakukan untuk menambah penjualan akhir tahun di AS karena gagal mencatatkan laba.

Ada berbagai faktor yang menyebabkan penjualan Tesla sempat turun drastis seperti unit Tesla yang tidak memenuhi syarat kredit pajak federal AS. Akibatnya harga Tesla lebih mahal juga ditambah keputusan Elon untuk menjual saham.

Photo : Motor1



Selain diskon di AS Tesla menawarkan kredit untuk Model 3 dan Model Y di pasar Kanada. Di China ada potongan harga senilai jutaan rupiah untuk sejumlah model kendaraan listrik Tesla.

Di Indonesia Tesla menjual sejumlah produk kendaraan listriknya melalui importir umum seperti Model 3 dan Model Y. Model 3 dipasarkan di kisaran Rp1.5 miliar sedangkan Tesla Model Y dipasarkan dengan harga lebih tinggi yakni Rp2 miliar.


Terkini

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung 2 Juli 2026, Jangan Salah Lokasi

SIM keliling Bandung bisa jadi opsi bagi masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara dengan mudah