BYD Klaim Biaya Mudik Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat 40 Persen
16 Maret 2026, 11:00 WIB
Perusahaan Cina dan Eropa diklaim banyak yang tertarik untuk membangun SPKLU di Indonesia namun terhambat regulasi
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengungkap banyak perusahaan yang ingin membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia. Mereka umumnya berasal dari Cina serta Eropa.
Tingginya minat perusahaan untuk berinvestasi menunjukkan besarnya potensi pasar kendaraan listrik di Tanah Air. Sayangnya mereka terhambat oleh ketatnya regulasi yang tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
“Dalam regulasi disampaikan setiap penanaman modal asing yang masuk ke Indonesia harus berinvestasi minimal Rp 10 miliar. Sementara membangun charging station tidak perlu dana sebesar itu,” terang Nurul Ichwan, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dilansir Antara (05/06)
Padahal minimnya ketersediaan fasilitas pengisian daya pun dianggap sebagai salah satu tantangan dalam pengembangan kendaraan listrik yang harus segera diatasi. Oleh karenanya ia berencana melakukan relaksasi guna mempercepat pertumbuhan jumlah SPKLU.
Terlebih saat ini setidaknya sudah ada tujuh perusahaan kendaraan listrik yang sudah membangun fasilitas produksi di Indonesia. Banyaknya pabrikan masuk ke Tanah Air sangat penting karena target EV buatan dalam negeri terbilang tinggi yaitu 2,5 juta unit per tahun di 2030.
Sebelumnya diberitakan bahwa sampai Maret 2025, total SPKLU untuk kendaraan roda empat di Indonesia sudah mencapai 3.772 unit. Jumlah ini tersebar di berbagai wilayah guna mendukung perkembangan EV di Tanah Air.
Meski demikian tidak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar masih berada di pulau Jawa. Beberapa pulau lain pun sudah mulai terbangun tapi jumlahnya belum banyak.
Di pulau Jawa setidaknya sudah ada 2.667 SPKLU di 1.645 lokasi, Sumatera 442 SPKLU pada 364 lokasi dan Kalimantan 217 SPKLU di 170 lokasi.
Selanjutnya Sulawesi 148 SPKLU tersebar pada 125 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara 246 SPKLU di 167 lokasi, Maluku 25 SPKLU di 25 lokasi serta di Papua 27 SPKLU di 19 lokasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Maret 2026, 11:00 WIB
14 Maret 2026, 21:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
12 Maret 2026, 21:00 WIB
12 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
19 Maret 2026, 21:30 WIB
Tidak hanya menggelar mudik gratis, Federal Oil layani pemotor yang ingin beristirahat di sejumlah posko
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik
18 Maret 2026, 19:07 WIB
Para rider seperti Marc Marquez dan Acosta memiliki peluang yang sama jadi pemenang di MotoGP Brasil 2026
18 Maret 2026, 11:00 WIB
Setelah merakit LX 125 i-Get yang kini digantikan LX 150, Piaggio berencana rakit model lain Vespa di RI