Merek Mobil Terlaris Juli 2026: Mitsubishi Kembali ke Tiga Besar
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
Diler di Amerika Serikat mulai enggan tawarkan mobil listrik ke pelanggan karena terlalu banyak tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengalami perlambatan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan kendaraan listrik di dunia terus tumbuh. Termasuk juga di Amerika Serikat populasinya sudah cukup besar.
Model yang ditawarkan pun sudah semakin beragam sehingga masyarakat bisa lebih mudah memilih sesuai kebutuhannya. Jenis kendaraannya pun dipercaya terus bertambah di tahun-tahun mendatang.
Namun berdasarkan studi CDK Global, diler-diler di negeri Paman Sam justru kurang semangat menawarkan mobil listrik. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan pada 250 diler, 49 persen diantaranya justru tidak tertarik untuk menawarkan model tersebut.
Bahkan di beberapa negara bagian khususnya di daerah Selatan, mereka hampir tidak menunjukkan minat sama sekali untuk menjual mobil listrik. Hanya 12 persen diler di kawasan Alabama, Mississippi, Tennessee dan Kentucky menyatakan tim penjualan mereka semangat menawarkan Electric Vehicle.
Dilansir dari Carscoops, ada banyak alasan mengapa para tim penjualan di diler-diler Amerika enggan menawarkan mobil listrik. Salah satunya adalah infrastruktur pengisian daya yang masih belum merata di kawasan tersebut.
Kondisi itu membuat mereka sulit untuk meyakinkan pelanggan bahwa mobil listrik merupakan kendaraan masa depan pengganti ICE.
Tak hanya itu, di beberapa negara juga memiliki masalah lain seperti suhu yang lebih rendah ketika musim dingin tiba. Masyarakat pun khawatir terhadap jarak tempuh ketika situasi tersebut benar terjadi.
Situasi di Amerika Serikat sedikit berbeda dibanding Indonesia. Kendaraan listrik di Tanah Air belakangan masih terus berkembang dengan cukup masif.
Insentif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan kendaraan listrik terbukti cukup ampuh dalam menarik minat pelanggan. Bagaimana tidak, harga mobil listrik kini sudah semakin terjangkau masyarakat.
Pembangunan stasiun pengisian daya pun belakangan ini sudah semakin masif dan tersebar di berbagai daerah. Langkah itu menjadikan mereka yang hendak berkendara jarak jauh menjadi lebih tenang.
Berdasarkan data Gaikindo, pada semester 1 2024 penjualan mobil listrik mencapai 11.940 unit atau naik 104,13 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya 5.849 unit. Angka tersebut sebenarnya masih di bawah target pemerintah sebesar 50.000 unit hingga akhir tahun.
Meski demikian diharapkan pada semester kedua penjualan kendaraan bakal kembali bertambah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda