Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Diler di Amerika Serikat mulai enggan tawarkan mobil listrik ke pelanggan karena terlalu banyak tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengalami perlambatan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan kendaraan listrik di dunia terus tumbuh. Termasuk juga di Amerika Serikat populasinya sudah cukup besar.
Model yang ditawarkan pun sudah semakin beragam sehingga masyarakat bisa lebih mudah memilih sesuai kebutuhannya. Jenis kendaraannya pun dipercaya terus bertambah di tahun-tahun mendatang.
Namun berdasarkan studi CDK Global, diler-diler di negeri Paman Sam justru kurang semangat menawarkan mobil listrik. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan pada 250 diler, 49 persen diantaranya justru tidak tertarik untuk menawarkan model tersebut.
Bahkan di beberapa negara bagian khususnya di daerah Selatan, mereka hampir tidak menunjukkan minat sama sekali untuk menjual mobil listrik. Hanya 12 persen diler di kawasan Alabama, Mississippi, Tennessee dan Kentucky menyatakan tim penjualan mereka semangat menawarkan Electric Vehicle.
Dilansir dari Carscoops, ada banyak alasan mengapa para tim penjualan di diler-diler Amerika enggan menawarkan mobil listrik. Salah satunya adalah infrastruktur pengisian daya yang masih belum merata di kawasan tersebut.
Kondisi itu membuat mereka sulit untuk meyakinkan pelanggan bahwa mobil listrik merupakan kendaraan masa depan pengganti ICE.
Tak hanya itu, di beberapa negara juga memiliki masalah lain seperti suhu yang lebih rendah ketika musim dingin tiba. Masyarakat pun khawatir terhadap jarak tempuh ketika situasi tersebut benar terjadi.
Situasi di Amerika Serikat sedikit berbeda dibanding Indonesia. Kendaraan listrik di Tanah Air belakangan masih terus berkembang dengan cukup masif.
Insentif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan kendaraan listrik terbukti cukup ampuh dalam menarik minat pelanggan. Bagaimana tidak, harga mobil listrik kini sudah semakin terjangkau masyarakat.
Pembangunan stasiun pengisian daya pun belakangan ini sudah semakin masif dan tersebar di berbagai daerah. Langkah itu menjadikan mereka yang hendak berkendara jarak jauh menjadi lebih tenang.
Berdasarkan data Gaikindo, pada semester 1 2024 penjualan mobil listrik mencapai 11.940 unit atau naik 104,13 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya 5.849 unit. Angka tersebut sebenarnya masih di bawah target pemerintah sebesar 50.000 unit hingga akhir tahun.
Meski demikian diharapkan pada semester kedua penjualan kendaraan bakal kembali bertambah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif
01 April 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
01 April 2026, 06:00 WIB
Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku