Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Diler di Amerika Serikat mulai enggan tawarkan mobil listrik ke pelanggan karena terlalu banyak tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski mengalami perlambatan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa penjualan kendaraan listrik di dunia terus tumbuh. Termasuk juga di Amerika Serikat populasinya sudah cukup besar.
Model yang ditawarkan pun sudah semakin beragam sehingga masyarakat bisa lebih mudah memilih sesuai kebutuhannya. Jenis kendaraannya pun dipercaya terus bertambah di tahun-tahun mendatang.
Namun berdasarkan studi CDK Global, diler-diler di negeri Paman Sam justru kurang semangat menawarkan mobil listrik. Berdasarkan hasil studi yang dilakukan pada 250 diler, 49 persen diantaranya justru tidak tertarik untuk menawarkan model tersebut.
Bahkan di beberapa negara bagian khususnya di daerah Selatan, mereka hampir tidak menunjukkan minat sama sekali untuk menjual mobil listrik. Hanya 12 persen diler di kawasan Alabama, Mississippi, Tennessee dan Kentucky menyatakan tim penjualan mereka semangat menawarkan Electric Vehicle.
Dilansir dari Carscoops, ada banyak alasan mengapa para tim penjualan di diler-diler Amerika enggan menawarkan mobil listrik. Salah satunya adalah infrastruktur pengisian daya yang masih belum merata di kawasan tersebut.
Kondisi itu membuat mereka sulit untuk meyakinkan pelanggan bahwa mobil listrik merupakan kendaraan masa depan pengganti ICE.
Tak hanya itu, di beberapa negara juga memiliki masalah lain seperti suhu yang lebih rendah ketika musim dingin tiba. Masyarakat pun khawatir terhadap jarak tempuh ketika situasi tersebut benar terjadi.
Situasi di Amerika Serikat sedikit berbeda dibanding Indonesia. Kendaraan listrik di Tanah Air belakangan masih terus berkembang dengan cukup masif.
Insentif dari pemerintah untuk mendorong perkembangan kendaraan listrik terbukti cukup ampuh dalam menarik minat pelanggan. Bagaimana tidak, harga mobil listrik kini sudah semakin terjangkau masyarakat.
Pembangunan stasiun pengisian daya pun belakangan ini sudah semakin masif dan tersebar di berbagai daerah. Langkah itu menjadikan mereka yang hendak berkendara jarak jauh menjadi lebih tenang.
Berdasarkan data Gaikindo, pada semester 1 2024 penjualan mobil listrik mencapai 11.940 unit atau naik 104,13 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya 5.849 unit. Angka tersebut sebenarnya masih di bawah target pemerintah sebesar 50.000 unit hingga akhir tahun.
Meski demikian diharapkan pada semester kedua penjualan kendaraan bakal kembali bertambah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV
31 Desember 2025, 17:19 WIB
Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit