Cara Diler Honda Mudahkan Akses Servis Motor buat Konsumen
29 September 2026, 09:00 WIB
Nissan mulai cari mitra baru setelah isu pembatalan merger dengan Honda berhembus akibat tidak ditemukan kesepakatan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Nissan dikabarkan tengah mencari mitra baru setelah isu pembicaraan merger dengan Honda mengalami jalan buntu. Selama ini perusahaan memang tengah berupaya mengembalikan kondisi melalui beragam cara.
Melakukan merger dengan pabrikan lain seperti Honda merupakan salah satu caranya. Bahkan langkah ini berpotensi membuat mereka menjadi perusahaan otomotif terbesar ketiga di dunia.
Sayangnya setelah sempat mengalami penundaan, ide merger tersebut menghadapi beragam kendala. Bahkan isu pembatalan rencana santer terdengar setelah pertemuan Makoto Uchida, CEO Nissan dan Toshihiro Mibe, CEO Honda beberapa waktu lalu.
Makoto Uchida mengungkap bahwa dirinya ingin mengakhiri diskusi setelah Honda mengusulkan untuk menjadikan Nissan sebagai anak perusahaan. Padahal sebelumnya merger akan menjadikan mereka sebagai perusahaan yang setara.
Dilansir dari dari Reuters, Nissan pun langsung berencana untuk bekerjasama dengan mitra baru termasuk perusahaan teknologi.
Hal ini dinilai merupakan sebuah langkah menarik karena kendaraan listrik memang sangat erat kaitaannya dengan perkembangan teknologi perangkat lunak.
Foxconn dari Taiwan pun dikabarkan menjadi perusahaan yang tengah didekati Nissan untuk dijadikan mitra. Rekam jejak positifnya pun dianggap sebagai nilai tambah.
Saat ini mereka memproduksi iPhone Apple dan tengah berupaya memperluas bisnisnya ke kendaraan listrik. Mereka bahkan pernah mengajukan penawaran ke Nissan namun ditolak pada Desember 2024.
Sebelumnya diberitakan bahwa Nissan dan Honda sebenarnya berencana melakukan merger. Awal kesepakatannya adalah kedua perusahaan bakal mendirikan perusahaan induk lalu saling berbagi teknologi maupun platform agar pengembangan kendaraan bisa lebih kompetitif.
Tetapi sejumlah tantangan muncul setelah Renault, pemilik saham Nissan mengungkap ingin meningkatkan nilai sahamnya sebelum merger dilakukan.
Tekanan juga datang dari Honda setelah mereka meminta pada Nissan untuk membeli kembali saham yang dimiliki Renault.
Berhembusnya kabar pembatalan merger menyebabkan saham Nissan langsung turun empat persen di Tokyo Stock Exchange. Sebaliknya, Honda justru stabil dan diakhiri kenaikan lebih dari delapan persen.
Fenomena itu dinilai menjadi bentuk kelegaan para investor karena Honda tidak jadi digabung membentuk satu perusahaan baru dengan Nissan maupun Mitsubishi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 September 2026, 09:00 WIB
24 September 2026, 18:41 WIB
22 September 2026, 20:01 WIB
22 September 2026, 13:00 WIB
18 September 2026, 16:50 WIB
Terkini
30 September 2026, 07:00 WIB
IMX 2026 kembali akan berlangsung pada 9-11 Oktober dan diramaikan dengan mobil-mobil modifikasi ikonik
30 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta diputuskan masih lanjut sampai akhir tahun, setelah sempat ditinjau beberapa pihak
30 September 2026, 06:00 WIB
Di akhir bulan September, SIM keliling Bandung tetap beroperasi untuk melayani masyarakat di Kota Kembang
30 September 2026, 06:00 WIB
Ada lima lokasi fasilitas SIM keliling Jakarta yang tersedia hari ini, simak tempat dan jam operasionalnya
29 September 2026, 21:26 WIB
Spacer pada mobil membantu memperbaiki proporsi ban dengan fender, namun pemilik perlu mengenali risikonya
29 September 2026, 16:17 WIB
Thailand jadi negara pertama di ASEAN yang akan menjual Mitsubishi Pajero terbaru, ini kisaran harganya
29 September 2026, 14:39 WIB
Mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia, wajib meningkatkan TKDN sampai 80 persen pada 2030 mendatang
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan