Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Nissan mulai cari mitra baru setelah isu pembatalan merger dengan Honda berhembus akibat tidak ditemukan kesepakatan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Nissan dikabarkan tengah mencari mitra baru setelah isu pembicaraan merger dengan Honda mengalami jalan buntu. Selama ini perusahaan memang tengah berupaya mengembalikan kondisi melalui beragam cara.
Melakukan merger dengan pabrikan lain seperti Honda merupakan salah satu caranya. Bahkan langkah ini berpotensi membuat mereka menjadi perusahaan otomotif terbesar ketiga di dunia.
Sayangnya setelah sempat mengalami penundaan, ide merger tersebut menghadapi beragam kendala. Bahkan isu pembatalan rencana santer terdengar setelah pertemuan Makoto Uchida, CEO Nissan dan Toshihiro Mibe, CEO Honda beberapa waktu lalu.
Makoto Uchida mengungkap bahwa dirinya ingin mengakhiri diskusi setelah Honda mengusulkan untuk menjadikan Nissan sebagai anak perusahaan. Padahal sebelumnya merger akan menjadikan mereka sebagai perusahaan yang setara.
Dilansir dari dari Reuters, Nissan pun langsung berencana untuk bekerjasama dengan mitra baru termasuk perusahaan teknologi.
Hal ini dinilai merupakan sebuah langkah menarik karena kendaraan listrik memang sangat erat kaitaannya dengan perkembangan teknologi perangkat lunak.
Foxconn dari Taiwan pun dikabarkan menjadi perusahaan yang tengah didekati Nissan untuk dijadikan mitra. Rekam jejak positifnya pun dianggap sebagai nilai tambah.
Saat ini mereka memproduksi iPhone Apple dan tengah berupaya memperluas bisnisnya ke kendaraan listrik. Mereka bahkan pernah mengajukan penawaran ke Nissan namun ditolak pada Desember 2024.
Sebelumnya diberitakan bahwa Nissan dan Honda sebenarnya berencana melakukan merger. Awal kesepakatannya adalah kedua perusahaan bakal mendirikan perusahaan induk lalu saling berbagi teknologi maupun platform agar pengembangan kendaraan bisa lebih kompetitif.
Tetapi sejumlah tantangan muncul setelah Renault, pemilik saham Nissan mengungkap ingin meningkatkan nilai sahamnya sebelum merger dilakukan.
Tekanan juga datang dari Honda setelah mereka meminta pada Nissan untuk membeli kembali saham yang dimiliki Renault.
Berhembusnya kabar pembatalan merger menyebabkan saham Nissan langsung turun empat persen di Tokyo Stock Exchange. Sebaliknya, Honda justru stabil dan diakhiri kenaikan lebih dari delapan persen.
Fenomena itu dinilai menjadi bentuk kelegaan para investor karena Honda tidak jadi digabung membentuk satu perusahaan baru dengan Nissan maupun Mitsubishi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
09 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini