Denza B5 Jadi SUV Offroad Premium, Siap Goda Konsumen

Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut

Denza B5 Jadi SUV Offroad Premium, Siap Goda Konsumen
Satrio Adhy

KatadataOTODenza B5 tengah menjadi perbincangan. Mengingat kendaraan roda empat tersebut bakal mengaspal di Indonesia.

Apalagi mobil satu ini sudah diperkenalkan pada ajang BCA Expoversary 2026. Mengusung perpaduan performa tangguh, teknologi elektrifikasi canggih serta kenyamanan premium dalam satu kesatuan yang seimbang.

Mobil PHEV tersebut juga diklaim, dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen dengan gaya hidup aktif.

Menawarkan fleksibilitas berkendara yang mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi.

Denza B5
Photo: Istimewa

Mulai dari mobilitas perkotaan hingga perjalanan yang menuntut kapabilitas lebih, tanpa mengorbankan karakter berkendara yang halus, stabil dan nyaman.

"Denza B5 merepresentasikan komitmen kami dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya andal dari sisi performa, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia," ungkap Luther T. Panjaitan, Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia dalam keterangan resmi, Kamis (11/02).

Menurut Luther, melalui Denza B5 mereka menghadirkan pendekatan SUV elektrifikasi yang mengedepankan keseimbangan.

Antara kapabilitas, teknologi dan kenyamanan. Sehingga kendaraan itu dapat digunakan secara fleksibel dalam berbagai kondisi tanpa mengorbankan kualitas pengalaman berkendara.

"Pengenalan Denza B5 dilakukan untuk memperhatikan respons dan ekspektasi pasar, terutama bagi konsumen yang menginginkan kendaraan serbaguna dengan karakter premium," tutur Luther.

Lebih jauh disebutkan, fokus Denza tidak hanya pada teknologi yang dihadirkan pada lini produk mereka.

Namun bagaimana teknologi tersebut bekerja secara terintegrasi untuk mendukung kenyamanan, keselamatan dan rasa percaya diri pengemudi dalam penggunaan nyata.

Sebagai informasi, Denza B5 dibangun di atas platform Cell-to-Chassis (CTC). Mengintegrasikan baterai langsung ke dalam struktur rangka.

Teknologi ini meningkatkan rigiditas bodi sekaligus memperkuat perlindungan terhadap benturan. Pendekatan struktural ini tidak hanya berkontribusi pada aspek keselamatan.

Guna mendukung performa Denza B5, mobil PHEV ini turut dibekali sistem DiSus-P Intelligent Suspension.

Mampu menyesuaikan karakter suspensi secara real time. Sistem ini dipadukan dengan diferensial mekanis di depan dan belakang.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif

news
Sim keliling bandung

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal April 2026

Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini Rabu 1 April 2026

Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku

mobil
Chery QQ3 EV

Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan

Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan

mobil
Mobil listrik

Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan

Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan

mobil
Honda 0 Alpha

Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya

HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan

motor
Suzuki Burgman Street 125EX

Ribuan Suzuki Burgman Direcall Akibat Potensi Kerusakan Rem

Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa