Changan Deepal E07 Terdaftar di RI, SUV Mungil Rangkap Pikap
15 Desember 2025, 17:00 WIB
Delta Electronics hadir di Indonesia dengan tujuan mendukung ekosistem kendaraan listrik agar cepat terbentuk
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Delta Electronics resmi hadir untuk membangun ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Perusahaan asal Taiwan ini berkolaborasi dengan mitra lokal agar lebih cepat memperluas pasar di Tanah Air.
Meski industri otomotif dalam tekanan pasar kendaraan listrik di Indonesia sebenarnya masih memiliki potensi. Beberapa perusahaan Battery Electric Vehicle bahkan telah berkomitmen untuk menjadikan bangsa ini sebagai salah satu pusat produksi.
Hal tersebut disadari oleh Delta Electronics sehingga datang ke Indonesia. Mereka siap memberikan beragam produk yang dapat menudukung ekosistem kendaraan listrik.
“Kami berinvestasi secara berkelanjutan dalam penelitian dan pengembangan sehingga dapat memperkenalkan produk-produk terbaru yang meningkatkan efisiensi energi serta meminimalkan jejak karbon pelanggan,” ungkap Johnny Tam, Country Manager, PT Delta Electronics Indonesia sore hari tadi (07/11).
Ia pun mengungkao bahwa sejatinya mereka sudah hadir di Indonesia cukup lama. Mereka bahkan telah membuat jaringan ekosistem kendaraan listrik dengan menjadi supplier pengisian daya dari beberapa mitra khususnya pemerintah.
Mereka mengklaim telah mengambil bagian dalam penyelenggaran KTT G20 Bali di 2022. Ketika itu perusahaan mendirikan beberapa stasiun pengisian daya di sejumlah titik strategis.
Tak hanya itu, pada ajang KTT ASEAN ke 43 di Jakarta pun mereka menyediakan pengisi daya untuk memfasilitasi transportasi bagi para pemimpin negara. Peran mereka tentunya terbilang sangat penting karena menentukan kesuksesan penyelenggaraan acara.
Selain itu, PT Delta Indonesia menandatangani MoU dengan pabrik elektronik dari Indonesia. Berkat ini maka jangkauan perusahaan pada pelanggan Indonesia bisa semakin luas.
“Kami telah bekerjasama dengan PLN dan Polytron untuk bertukar teknologi serta mengembangkan produk berbasis energi hijau. Kerja sama ini membuat kami bisa menyerap tenaga kerja lokal lebih besar di masa depan,” tambahnya kemudian.
Namun komitmen perusahaan dipastikan tidak berhenti di sana. Mereka siap mendorong pembangunan smart city, data center, otomasi dan infrastruktur energi.
Bahkan mereka mengaku cukup tertarik untuk membangun infrastruktur di IKN Nusantara karena di sana kendaraan berbahan bakar minyak tidak diperbolehkan beroperasi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Desember 2025, 17:00 WIB
15 Desember 2025, 16:00 WIB
15 Desember 2025, 15:00 WIB
15 Desember 2025, 13:00 WIB
15 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
16 Desember 2025, 10:00 WIB
Gaikindo tampak menanti adanya stimulus ataupun insentif otomotif untuk bantu penjualan mobil baru di 2026
16 Desember 2025, 09:00 WIB
QJMotor berencana menuai keberhasilan yang sama di 2026 dengan menggunakan strategi unik pada kendaraan
16 Desember 2025, 08:00 WIB
VinFast ungkap harga mobil CKD tidak akan berbeda dengan CBU karena banderol saat ini sudah dibantu insentif
16 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah memperkirakan ada sekitar 20,23 juta orang yang bergerak di Jawa Tengah saat libur Nataru
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar dengan pengawasan ketat dari petugas di sejumlah titik rawan pelanggaran
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Untuk memudahkan para pengendara, kepolisian kembali mengoperasikan SIM keliling Bandung di Metro Indah Mall
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta beroperasi hari ini, berikut daftar lokasi, biaya serta persyaratannya
15 Desember 2025, 20:09 WIB
Pabrik QJMotor yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat akan mempunyai kapasitas produksi sampai 150 ribu unit