Mobil Listrik Tetap Bebas Pajak dan Ganjil Genap di Jakarta
06 Mei 2026, 15:00 WIB
Selain LCGC, Daihatsu sebut ada kriteria mobil tertentu yang jadi daya tarik tersendiri buat konsumen daerah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Elektrifikasi di sektor otomotif belum merata ke seluruh wilayah Indonesia. Di daerah seperti luar Jakarta dan pulau Jawa, mobil listrik belum jadi pilihan utama.
Salah satunya adalah kondisi infrastruktur dan kondisi jalan belum mendukung. Sehingga mobil bermesin bensin dengan banderol terjangkau seperti LCGC (Low Cost Green Car) jadi pilihan.
Lalu, anggapan soal kendaraan berpenggerak roda belakang lebih kuat melibas berbagai medan jalan masih kuat dianut oleh konsumen daerah.
Hal ini kemudian disebut menjadi salah satu kekuatan Daihatsu yang memiliki produk dengan kriteria tersebut, yakni Terios.
Perlu diketahui, meskipun telah mengalami penyegaran pada 2023 Terios tetap mempertahankan penggerak roda belakang atau RWD (Rear Wheel Drive).
Model lain seperti Xenia tadinya pakai RWD, tetapi sudah berganti ke FWD (Front Wheel Drive) karena beberapa alasan, seperti membuat bobot kendaraan jadi semakin ringan.
“Memang salah satu keunggulan Terios saat ini adalah adanya varian X yang menjadi best seller, terutama transmisi manual,” buka Tri Mulyono, Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk. Daihatsu Sales Operation, saat ditemui di Jakarta Selatan belum lama ini.
Menurut Tri, di beberapa provinsi seperti Bali penjualan Daihatsu Terios berada di nomor satu di segmen SUV (Sport Utility Vehicle).
Hal ini erat kaitannya dengan faktor kontur jalan dilalui konsumen di daerahnya setiap hari.
“Mereka memiliki persepsi bahwa penggerak belakang lebih nyaman untuk kebutuhan mereka. Itu kenapa penjualannya (Terios) masih bagus,” ucap Tri.
Per Maret 2025, penjualan Daihatsu secara ritel di kuartal pertama berhasil tembus 36.917 unit. Terios berada di posisi ketiga dengan kontribusi sebanyak 4.439 unit.
Penjualannya masih didominasi dari wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) ditambah Karawang dan Banten. Totalnya 23 persen dari keseluruhan penjualan.
Kemudian menyusul setelahnya Kalimantan 17 persen, Sulawesi sampai Papua 16 persen, Sumatera bagian Utara serta Aceh sampai Medan 12 persen.
10 persen lagi berada di selatan Sumatera mencakup Palembang sampai Lampung, Jawa Timur delapan persen, Jawa Tengah dan Yogyakarta lima persen.
“Jawa Barat dan Bali itu masing-masing empat persen. Pertumbuhan di luar Jawa itu memang terjadi pasca pandemi, kontribusi dari pulau-pulau ini memberikan suatu warna berbeda,” kata Tri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Mei 2026, 15:00 WIB
24 April 2026, 07:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
15 April 2026, 07:55 WIB
14 April 2026, 19:30 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru