Penjualan Daihatsu 2025 Kuasai Posisi Kedua Meski Pasar Tertekan
09 Januari 2026, 11:00 WIB
Daihatsu akui ada tantangan dalam melakukan recall Ayla dan Rocky sehingga prosesnya masih berjalan lambat
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Daihatsu mengakui bahwa dalam melakukan recall Ayla dan Rocky tidak mudah. Ada beberapa tantangan yang harus mereka hadapi agar program bisa berjalan dengan lancar.
Salah satunya adalah banyaknya jumlah pemilik kendaraan yang harus mereka hubungi. Sehingga mereka perlu bekerjasama dengan pihak ketiga.
“Jumlah kendaraan terdampak recall mencapai lebih dari 15.000 unit. Oleh sebab itu kami menggunakan pihak ketika untuk menghubungi pemilik melalui sambungan telepon serta Whatsapp agar recall bisa berjalan,” ungkap Sri Agung Handayani, Marketing Director dan Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor beberapa waktu lalu.
Namun tantangan tidak berhenti di sana karena banyak yang tidak mau mengangkat telepon atau kendaraan sudah berganti pemilik. Situasi tersebut dinilai menjadi sebuah tantangan tersendiri buat pelanggan.
“Hanya sekitar 938 orang merespon panggilan dan membuat perjanjikan sementara yang sudah melakukan perbaikan baru 300 unit. Jumlahnya masih kecil karena mungkin mereka memang ingin mudik Lebaran terlebih dulu,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan bahwa Daihatsu melakukan recall terhadap dua produk mereka yaitu Rokcy serta Ayla. Pemilik kedua model tersebut diminta untuk datang ke bengkel resmi guna melakukan pemeriksaan hingga pemrograman ulang software ECU Engine.
Hal ini karena Daihatsu menemukan potensi malfungsi yang mungkin dapat terjadi seperti pedal rem terasa lebih berat serta keras dari biasanya. Akibatnya jarak pengereman menjadi lebih panjang dari seharusnya sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Dalam keterangan disampaikan bahwa komponen elektronik ECU berfungsi mengontrol berbagai sistem pada kendaraan termasuk booster rem yang mengatur kinerja pengereman agar lebih optimal selama berkendara.
Perusahaan memastikan bahwa pemeriksaan dan perbaikan bakal diberi tanpa dipungut biaya apa pun. Sementara untuk estimasi waktu pengerjaannya adalah sekitar satu jam tanpa perlu penggantian komponen.
Mengingat pentingnya program ini maka disarankan untuk dilakukan sebelum melakukan perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran. Hal tersebut bertujuan agar bisa mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi saat berpergian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Januari 2026, 11:00 WIB
08 Januari 2026, 10:00 WIB
07 Januari 2026, 08:00 WIB
05 Januari 2026, 10:00 WIB
25 Desember 2025, 09:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 17:00 WIB
Ada dua warna baru Yamaha Xmax yang mampu memancarkan kesan sporti serta elegan ketika digunakan di jalan
14 Januari 2026, 16:12 WIB
Produk hasil kolaborasi dengan Changan, SUV Mazda CX-6e resmi dihadirkan ke pasar global mulai tahun ini
14 Januari 2026, 15:00 WIB
Peta persaingan otomotif di RI berubah sejak kehadiran mobil Cina, catatkan pertumbuhan pesat sejak 2023
14 Januari 2026, 14:00 WIB
Tidak ada merek asal Korea Selatan Hyundai dalam 20 mobil listrik terlaris di Indonesia pada tahun ini
14 Januari 2026, 13:00 WIB
Insentif otomotif untuk 2026 masih abu-abu, namun ada sejumlah alternatif lain seperti kepastian regulasi
14 Januari 2026, 12:00 WIB
Penjualan truk 2025 di Indonesia turun signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu sehingga perlu dapat perhatian
14 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil pikap di 2025 tumbuh berkat pemintaan di semester kedua yang terus mengalami peningkatan
14 Januari 2026, 10:00 WIB
Menurut laman resmi TAM, harga Toyota Avanza mengalami kenaikan dengan bersaran bervariasi di awal tahun ini