iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Guna memanjakan konsumen mobil listrik Citroen, ada program ekstra baterai untuk pembelian di bulan Ramadan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Selama bulan Ramadan, Citroen melalui Indomobil National Distributor menyiapkan sejumlah promo dan program menarik guna memanjakan konsumen. Salah satunya adalah adanya ekstra baterai untuk mobil listrik E-C3.
Perlu diketahui, E-C3 saat ini merupakan satu-satunya mobil listrik yang ditawarkan Citroen ke konsumen dalam negeri. Model tersebut telah menerima insentif impor sebelum dirakit lokal nantinya.
Pihak Citroen menjelaskan program ekstra baterai berlaku bagi konsumen yang melakukan pembelian E-C3 lansiran 2023 di bulan Ramadan.
“Pembeli suka khawatir bagaimana kalau baterai rusak, garansinya. Tidak usah khawatir karena kita berikan program ekstra baterai, dengan syarat dan ketentuan,” kata Ferdinan Hendra, Sales and Marketing Division Head Citroen Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Lebih lanjut Ferdinan menjelaskan program ekstra baterai sebenarnya opsional. Apabila konsumen tidak berminat, maka bakal digantikan dengan diskon atau potongan harga lain.
Program bertajuk E-C3 Tambah Panjang itu bermaksud memberikan jaminan dan ketenangan bagi pemilik EV (Electric Vehicle).
Pemberian baterai tambahan biasanya bakal mulai dimanfaatkan setelah garansi baterai pertama sudah habis. Program sudah termasuk biaya penggantian komponen sumber daya tersebut.
“Tepatnya di tahun ketujuh setelah garansi habis, baru ditukar baterainya. Sudah termasuk (biaya penggantian),” tegas Ferdinan.
Bicara soal kendaraan elektrifikasi, Citroen nampaknya masih akan berfokus dengan E-C3. Sebelumnya saat debut kembali di tanah air, mereka memboyong E-C4 yang merupakan SUV crossover.
Hanya saja, pasar incarannya berbeda. Jika E-C3 dijual di kisaran Rp 300 jutaan, harga Citroen E-C4 tembus Rp 1,18 miliar dan berstatus CBU (Completely Built Up) atau impor utuh dari fasilitas Stellantis di Spanyol.
“Jatuhnya mahal karena masih CBU Eropa dan pajaknya mahal, terlalu tinggi,” kata Tan Kim Piauw, CEO PT Indomobil National Distributor dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.
Tetapi jika konsumen berminat tetap bisa melakukan pemesanan. Namun perlu bersabar karena pengiriman dalam jumlah sedikit memakan waktu, bisa sampai tiga bulan.
“Apabila barang siap dan jadwal kapal pas, secepatnya dua bulan,” kata Tan Kim Piauw.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan
12 Agustus 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta
12 Agustus 2026, 06:16 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C
12 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang