Citroen Hadirkan Program Khusus Saat Musim Mudik Lebaran 2026
15 Maret 2026, 18:00 WIB
Terus mengalami penurunan drastis, Citroen hengkang dari Australia setelah hanya menjual 87 mobil di 2024
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal Prancis, Citroen hengkang dari Australia karena terus mengalami penurunan penjualan. Per Juli 2024 mereka hanya berhasil melepas 87 unit sepanjang 2024.
Sebagai perbandingan angka tersebut bahkan ada di bawah capaian mobil mewah di Australia seperti Lamborghini, Ferrari dan Maserati.
Dilansir dari Carscoops, Jumat (16/8) Citroen memasarkan empat model di Australia yakni C3, C4 Crossover, C5 Aircross dan C5 X Fastback Crossover.
Namun penjualan bakal berhenti di 1 November 2024. Keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan panjang dan sambil melihat kebutuhan serta perilaku masyarakat setempat dalam membeli kendaraan baru.
Meski begitu, Inchcape Australia sebagai distributor menegaskan konsumen tidak perlu khawatir karena garansi lima tahun dan layanan servis masih tersedia di 35 titik.
“Sambil merayakan kayanya sejarah Citroen di pasar Australia kita harus melihat ke masa mendatang dan mempertimbangkan perkembangan pasar yang terus berevolusi, dinamis dan kompetitif serta perubahan permintaan konsumen,” kata David Owen, General Manager Citroen Australia.
Penjualan Citroen masih lebih rendah dibandingkan Peugeot yang juga berada di bawah naungan grup Stellantis yaitu 1.341 unit sepanjang 2024.
“Kami tahu pemilik Citroen di Australia tetap ada, mobilnya juga masih beroperasi di jalan. Tim Citroen Australia dan jaringan ritel berkomitmen untuk tetap melayani konsumen melayani perbaikan kendaraan,” kata Owen.
Sementara di Indonesia, Peugeot sudah lebih dulu angkat kaki dan hentikan semua aktivitas penjualan mulai 2 Mei 2024. Mereka saat ini hanya menyediakan layanan purnajual bagi para pemilik di Tanah Air.
Sedangkan Citroen kembali ke pasar Indonesia menjelang akhir 2022 memamerkan beberapa modelnya yakni C3, C5 Aircross dan mobil listrik e-C4.
Mengikuti komitmen elektrifikasi pemerintah, Citroen telah menghadirkan mobil listrik e-C3 guna memenuhi kebutuhan konsumen akan mobil listrik harga terjangkau. Nantinya mereka berniat merakit lokal model tersebut.
Hingga sekarang Citroen mengklaim punya target alokasi impor e-C3 sebanyak 1.000 unit di 2024 sebelum kemudian diprodusi lokal.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Maret 2026, 18:00 WIB
07 Desember 2025, 15:00 WIB
29 November 2025, 06:07 WIB
26 November 2025, 17:00 WIB
20 November 2025, 22:09 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif