Bukan Perang Harga, Chery Lakukan Ini Buat Raih Hati Pelanggan
28 November 2025, 08:00 WIB
Untuk menambah pilihan konsumen Chery siapkan varian baru Tiggo series di 2023, versi PHEV berpotensi masuk
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Tidak hanya Omoda series, Chery masih memiliki beberapa model lain ditawarkan untuk konsumen Indonesia seperti Tiggo series. Banderol mulai Rp360 jutaan membuatnya kompetitif di segmen SUV.
Untuk diketahui yang saat ini mendapatkan banyak respon baik dari konsumen adalah Omoda 5. Hadir dalam dua varian yakni Z dan RZ mobil tersebut merupakan rival baru Honda HR-V dan Hyundai Creta.
Melihat hal itu Chery kemudian menghadirkan versi listrik dari Omoda 5, dipesan lebih dari 200 orang sejak masa perkenalan meski harga masih misterius sampai sekarang.
Rifkie Setiawan, Head of Public Relation PT CSI (Chery Sales Indonesia) mengatakan pihaknya akan terus mengeluarkan lini produk terbaru agar menarik lebih banyak konsumen.
Terbarunya ada Omoda 5 GT, dengan mesin berkapasitas lebih besar dari pendahulunya di 1.600 cc dan aksen warna baru yakni orange. Harga diprediksi di kisaran Rp450 juta sampai Rp500 jutaan.
Tidak berhenti sampai di situ ia menegaskan rangkaian seri Tiggo juga bakal kedatangan model baru sebelum 2023 berakhir.
“Kita punya varian Tiggo, kita berencana keluarkan produk nanti. Buat Tiggo series kita ada varian baru di Q4,” ungkap Rifkie pada media di Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Menurut dia kehadiran produk baru akan membantu penjualan agar bisa meraih capaian 1.000 unit per bulan dan berharap bisa menempati peringkat 8 produsen kendaraan penumpang di RI.
“Kita kan fokus di passenger car, masih optimis kalau (naik) ke 8 sih. Karena kan beberapa produk baru akan kita luncurkan sampai Desember,” ujar Rifkie.
Ketika ditanya kemungkinan meluncurkan Tiggo versi PHEV ia menegaskan akan lebih dulu fokus pada mobil listrik murni atau BEV (Battery Electric Vehicle). Menurut dia hal tersebut sesuai dengan visi misi Chery.
Prioritas perkenalan kendaraan listrik juga menjadi bentuk dukungan terhadap komitmen pemerintah Indonesia untuk menggencarkan elektrifikasi dan menurunkan tingkat polusi terkhusus di Ibu Kota.
“Setelah itu baru nanti produk-produk atau teknologi lain yang kita punya seperti PHEV kita bisa luncurkan juga,” pungkas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 November 2025, 08:00 WIB
27 November 2025, 21:00 WIB
24 November 2025, 20:30 WIB
23 November 2025, 15:00 WIB
22 November 2025, 16:47 WIB
Terkini
28 November 2025, 10:00 WIB
Sejak dibuka pada Jumat (21/11), pengunjung yang datang ke GJAW 2025 sepertinya jauh dari harapan banyak pihak
28 November 2025, 09:00 WIB
Tenaga penjual kesulitan meraup SPK selama perhelatan GJAW 2025, meskipun banyak penawaran diberikan
28 November 2025, 08:00 WIB
Chery jadikan pengembangan teknologi untuk merebut pasar di Tanah Air sehingga harga bisa jadi lebih terjangkau
28 November 2025, 07:00 WIB
Malaysia berhasil merebut posisi pasar mobil terbesar di Asia Tenggara pada Oktober 2025, unggul dibanding Indonesia
28 November 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tidak dibuka di lima lokasi selama akhir pekan, manfaatkan fasilitas tersebut hari ini
28 November 2025, 06:00 WIB
Pengendara di Kota Kembang dapat mendatangi dua lokasi SIM keliling Bandung, seperti di JL Leuwi Panjang
28 November 2025, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta terakhir di November 2025 digelar bersamaan dengan operasi Zebra juga segera ditutup
27 November 2025, 22:00 WIB
iCar V23 akhirnya resmi diluncurkan di Malaysia, calon pembeli berkesempatan mendapat banyak keuntungan