Fitur Chery Tiggo 9 CSH yang Bermanfaat saat Berpetualang
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Tak hanya membuat fasilitas produksi mobil listrik, Chery juga ingin membangun pabrik baterai di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – CSI (Chery Sales Indonesia) semakin serius memasarkan produknya di Tanah Air. Terutama untuk lini mobil listrik.
Sebab mereka berniat mendirikan pabrik di dalam negeri. Sehingga EV (Electric Vehicle) Chery bisa dirakit lokal.
Untuk mewujudkan hal tersebut mereka masih di tahap survei lahan yang akan digunakan buat membangun fasilitas produksi.
Akan tetapi rencana Chery tak berhenti sampai di situ. Sebab manufaktur asal Tiongkok tersebut juga berniat menggandeng pihak lain dalam memproduksi baterai.
“Kami sudah membahas di internal dengan berbagai Subsidiary untuk produksi Power Battery. Kemudian ada kemungkinan langsung investasi di Indonesia,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director of Chery Sales Indonesia di Kelapa Gading beberapa waktu lalu.
Meski begitu ia belum mau banyak membocorkan rencana tersebut. Shuo menuturkan kalau Chery masih di tahap studi mendalam terhadap pasar.
Namun mereka tetap berkomitmen bakal berinvestasi. Hal ini demi membantu perekonomian di Tanah Air.
“Kami juga tidak mau nanti Over Capacity atau seperti merek lain yang hanya bikin pabrik. Tetapi tak membuat infrastruktur maupun Supply Chain,” tegas Zeng Shuo.
Ia menjelaskan kalau Chery tengah berhitung mengenai kapasitas produksi. Dengan begitu dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Di sisi lain Shuo mengungkapkan bahwa fasilitas produksi mobil listrik mereka bakal beroperasi dalam dua tahun mendatang.
“Kemungkinan besar di 2026, sudah survei lokasi namun saya belum bisa menjelaskan detailnya,” pungkas dia.
Apabila nanti pabrik resmi berdiri, Zeng Shuo mengatakan bahwa kerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor kemungkinan besar tetap dilanjutkan karena beberapa pertimbangan.
Salah satunya produksi model setir kiri buat kebutuhan ekspor ke negara tetangga seperti Vietnam. Model diekspor adalah mobil listrik Omoda E5.
“Jadi itu rencananya Chery di Indonesia, pasti ke depan kita akan punya pabrik sendiri. Kita juga yakin Chery bisa ada di volume ribuan (unit penjualan) per bulan di 2025,” tegas dia.
Sementara tahun ini ia yakin kehadiran model baru SUV Tiggo 8 bisa bantu mendorong penjualan. Mengingat banderolnya kompetitif, mulai Rp 300 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juli 2026, 23:36 WIB
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 19:05 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
23 Juli 2026, 23:04 WIB
ACC mengklaim iklim pembiayaan mobil baru di 2026 masih menunjukan kinerja positif meski banyak tantangan
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD mengisi posisi teratas sebagai merek mobil Cina terlaris di Indonesia periode Juni 2026, Jaecoo tergeser
23 Juli 2026, 09:00 WIB
Changan berencana menghadirkan berbagai mobil baru mulai dari BEV, HEV, REEV sampai PHEV di Indonesia
23 Juli 2026, 07:00 WIB
TAF dan ACC telah menyiapkan banyak program spesial demi mendapatkan banyak konsumen selama GIIAS 2026
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Skema ganjil genap Jakarta masih berlaku esok hari mulai dari pukul 06.00 WIB, mobil pelat genap dibatasi
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, disarankan menyiapkan dana untuk mengurus dokumen berkendara
23 Juli 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, ini persyaratan lengkapnya
22 Juli 2026, 22:04 WIB
Geely Okavango sudah terdaftar di Indonesia, SUV bermesin bensin yang diyakini masuk setelah Coolray