Geely Mulai Distribusikan EX2 ke Pelanggan Jelang Musim Mudik
01 Maret 2026, 14:00 WIB
BYD lakukan antisipasi kemungkinan garansi hangus akibat melakukan modifikasi khususnya di sektor audio
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Modifikasi kerap dilakukan oleh pemilik kendaraan guna mempercantik tampilan maupun menambah fungsi pada mobil. Tidak terkecuali pada pemilik mobil listrik.
Mobil BYD juga menjadi salah satu merek yang mulai dilakukan ubahan oleh pemiliknya, khususnya di sektor audio.
Pihak BYD mengungkapkan bahwa lini produk mereka khususnya Denza D9 yang baru meluncur, memang sudah dilengkapi sistem audio mumpuni.
Tidak dapat dipungkiri konsumen tetap punya preferensi sendiri jika bicara soal audio pada mobil. Tetapi ada kekhawatiran terkait hangusnya garansi apabila pemilik EV (Electric Vehicle) melakukan modifikasi.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan BYD menegaskan bahwa ubahan sektor audio tidak semerta-merta membuat garansi jadi tidak lagi berlaku.
“Kita tidak sespesifik itu mem-void-kan (garansi) karena pemasangan audio, kita lihat case by case,” kata Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Lebih lanjut dia menjelaskan, sejumlah sistem dan kabel di mobil yang fundamental atau berkaitan langsung dengan kelistrikan mobil dibuat tidak accessible agar tidak dapat sembarangan dimodifikasi.
Sehingga harapannya, ubahan dilakukan oleh pemilik mobil BYD bisa dilakukan sesuai kebutuhan tanpa harus mengganggu komponen elektrikal inti di kendaraan.
“Kita sudah antisipasi jaringan kelistrikan. Jangan sampai gara-gara pemasangan (audio) jadi mengganggu sistem kelistrikan utama,” tegas dia.
Pemasangan sistem audio yang baru pada mobil listrik sebaiknya dilakukan di bengkel berpengalaman dan memiliki teknisi terlatih menangani EV.
Sebelumnya dijelaskan oleh Eddie Soesanto, pemilik Cartens Autosound Jakarta, pemasangan audio di EV lebih sederhana tetapi ada satu hal perlu diperhatikan.
“Saat modifikasi audio itu di mobil listrik ada kabel berwarna oranye yang merupakan kabel elektrikal. Itu tidak boleh disentuh,” kata Eddie ketika ditemui KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia, kabel oranye tersebut ada di setiap mobil listrik. Kemudian ada peluang modifikasi audio dapat berpengaruh pada jarak tempuh.
Sama halnya upgrade audio di mobil konvensional yang pengoperasiannya berdampak pada konsumsi bahan bakar lebih banyak dibandingkan biasanya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Maret 2026, 14:00 WIB
28 Februari 2026, 19:59 WIB
24 Februari 2026, 17:37 WIB
23 Februari 2026, 18:00 WIB
23 Februari 2026, 11:00 WIB
Terkini
02 Maret 2026, 14:00 WIB
Usaha rental mobil ikut terdampak di tengah lesunya ekonomi dan adanya efisiensi atau pemotongan anggaran
02 Maret 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia menyiapkan setidaknya empat strategi untuk bisa mewujudkan targetnya pada tahun ini
02 Maret 2026, 12:00 WIB
Geely siap mengawal pelanggannya saat mudik Lebaran 2026 dengan membuka 11 diler di sejumlah kota besar
02 Maret 2026, 11:00 WIB
Selama musim mudik 2026, Hino akan membuka sejumlah posko mudik yang siap mengawal perjalanan pelanggan
02 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha ingin berkolaborasi dengan Agrinas Pangan Nusantara untuk memasok motor baru bagi Koperasi Merah Putih
02 Maret 2026, 08:03 WIB
Pedro Acosta sukses mengamankan 32 poin di Thailand untuk bisa berebut puncak klasemen sementara MotoGP 2026
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta pertama di Maret 2026 akan diawasi ketat oleh pihak kepolisian yang terus berjaga
02 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka seperti biasa hari ini, simak informasi lengkap dan biayanya