Impresi Pertama Changan Nevo Q05: Praktis buat Mobilitas Urban
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
BYD lakukan antisipasi kemungkinan garansi hangus akibat melakukan modifikasi khususnya di sektor audio
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Modifikasi kerap dilakukan oleh pemilik kendaraan guna mempercantik tampilan maupun menambah fungsi pada mobil. Tidak terkecuali pada pemilik mobil listrik.
Mobil BYD juga menjadi salah satu merek yang mulai dilakukan ubahan oleh pemiliknya, khususnya di sektor audio.
Pihak BYD mengungkapkan bahwa lini produk mereka khususnya Denza D9 yang baru meluncur, memang sudah dilengkapi sistem audio mumpuni.
Tidak dapat dipungkiri konsumen tetap punya preferensi sendiri jika bicara soal audio pada mobil. Tetapi ada kekhawatiran terkait hangusnya garansi apabila pemilik EV (Electric Vehicle) melakukan modifikasi.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan BYD menegaskan bahwa ubahan sektor audio tidak semerta-merta membuat garansi jadi tidak lagi berlaku.
“Kita tidak sespesifik itu mem-void-kan (garansi) karena pemasangan audio, kita lihat case by case,” kata Luther Panjaitan, Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia di Jakarta belum lama ini.
Lebih lanjut dia menjelaskan, sejumlah sistem dan kabel di mobil yang fundamental atau berkaitan langsung dengan kelistrikan mobil dibuat tidak accessible agar tidak dapat sembarangan dimodifikasi.
Sehingga harapannya, ubahan dilakukan oleh pemilik mobil BYD bisa dilakukan sesuai kebutuhan tanpa harus mengganggu komponen elektrikal inti di kendaraan.
“Kita sudah antisipasi jaringan kelistrikan. Jangan sampai gara-gara pemasangan (audio) jadi mengganggu sistem kelistrikan utama,” tegas dia.
Pemasangan sistem audio yang baru pada mobil listrik sebaiknya dilakukan di bengkel berpengalaman dan memiliki teknisi terlatih menangani EV.
Sebelumnya dijelaskan oleh Eddie Soesanto, pemilik Cartens Autosound Jakarta, pemasangan audio di EV lebih sederhana tetapi ada satu hal perlu diperhatikan.
“Saat modifikasi audio itu di mobil listrik ada kabel berwarna oranye yang merupakan kabel elektrikal. Itu tidak boleh disentuh,” kata Eddie ketika ditemui KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Menurut dia, kabel oranye tersebut ada di setiap mobil listrik. Kemudian ada peluang modifikasi audio dapat berpengaruh pada jarak tempuh.
Sama halnya upgrade audio di mobil konvensional yang pengoperasiannya berdampak pada konsumsi bahan bakar lebih banyak dibandingkan biasanya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
22 Agustus 2026, 19:08 WIB
22 Agustus 2026, 12:34 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol
27 Agustus 2026, 09:00 WIB
Baru-baru ini beredar isu kenaikan tarif parkir untuk mobil di Jakarta menjadi Rp 60 ribu yang menuai kontra
27 Agustus 2026, 07:00 WIB
Marini dan Aldeguer akhirnya menentukan masa depan mereka dan mengisi susunan sementara pembalap MotoGP 2027
27 Agustus 2026, 06:07 WIB
Di hari ini SIM keliling Bandung beroperasi sejak pagi dan mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi di lima lokasi dan pada jam yang terbatas, simak informasi lengkapnya
27 Agustus 2026, 06:00 WIB
Jadwal, titik-titik lokasi hingga jenis kendaraan yang boleh melintas Ganjil Genap Jakarta dirangkum di bawah
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
SUV EV kompak Changan Nevo Q05 membuktikan keandalannya sebagai mobil listrik urban, simak ulasan lengkapnya