BYD Masih Merajai Pasar Mobil Listrik di Indonesia

Menawarkan beragam lini produk mobil listrik, BYD Indonesia terus meraih respon positif dari masyarakat

BYD Masih Merajai Pasar Mobil Listrik di Indonesia

KatadataOTO – Pasar mobil listrik di Indonesia terus menunjukkan performa ciamik. Pada tahun ini pangsa pasar EV (Electrcic Vehicle) di dalam negeri mencapai 12 persen.

Mengacu data wholesales Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), pemasaran mobil di Tanah Air sudah menyentuh angkan 710 ribuan.

Sedangkan perniagaan kendaraan setrum sudah menembus angka 83 ribuan. Artinya terdapat peningkatan cukup besar pada tahun ini.

“Kami berhasil mencetak rekor penjualan EV selama dua bulan (Oktober-November). Karena bisa mengirimkan (ke diler) sekitar 10 ribu unit setiap bulan,” ucap Eagle Zhou, President Director PT BYD Motor Indonesia dalam acara Media Gathering di Sentul, Bogor, Jawa Barat (11/12).

Tidak Semua Varian BYD Atto 1 Harganya Naik, Simak Detailnya
Photo: KatadataOTO

Menurutnya BYD di Indonesia sudah mendominasi pasar mobil listrik di Indonesia. Padahal merek asal Cina tersebut baru berumur 2 tahun lebih.

Disebutkan bahwa BYD Indonesia menguasai market share sebesar 57 persen (Januari – Oktober 2025). Menjadikan reputasi yang sebuah brand baru di Indonesia.

“Secara nasional perkembangan pasar EV mencapai 15 persen pada November 2025. Kami bangga bisa menjadi pemain kunci dengan kontribusi signifikan,” jelas Eagle.

Lebih jauh disampaikan jika BYD dan Denza sudah mengirimkan unit ke diler mencapai 47.300 unit. Angka di atas merupakan periode Januari – November 2025.

Dikatakan bahwa angka yang diraih BYD maupun Denza, sudah mampu melampaui pencapaian seluruh BEV di dalam negeri selama 2024.

Karena pada tahun lalu, penjualan seluruh mobil setrum di Tanah Air hanya mencetak jumlah 43 ribuan, dalam satu tahun.

“Pada November 2025, pasar EV secara nasional meraih perkembangan sebesar 15 persen. BYD beruntung bisa memainkan peran yang berarti,” tutur Eagle.

Rapor Impor BYD Periode Januari-November, Tembus 60 Ribu Unit
Photo: BYD

BYD Indonesia hingga saat ini masih menjadi pabrikan pemenerima insentif dari pemerintah. Sehingga banderol kendaraan yang dipasarkan bisa kompetitif.

Namun diketahui pada tahun depan, kondisi pasar akan sedikit berbeda. Karena Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan tidak ada lagi subsidi.

Berbanding terbalik dengan ungkapan Menperin, bahwa insentif dari pemerintah tetap akan keluar di awal 2026.


Terkini

mobil
Daihatsu

Daihatsu Gandeng Forwot, Tegaskan Kontribusi di Dunia Olahraga

Astra Daihatsu Motor baru saja menggelar Fun Badminton bersama Forwot untuk terus menjalankan gaya hidup sehat

mobil
EV

Bahaya Door Handle Elektrik Patut Jadi Perhatian Produsen EV

Gagang pintu atau door handle elektrik modern pada EV dapat mempersulit evakuasi penumpang saat kecelakaan

mobil
Mobil bekas

Beli Mobil Bekas Anti Resah Dengan Bekal 4 Langkah Utama

Mobil bekas yang berkualitas bisa didapatkan oleh konsumen dengan menerapkan cara yang terukur dan jelas

mobil
Hino

Hino Tegaskan Produk Buatan Indonesia Punya Standar Tinggi

Hino menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas produk yang mereka produksi sesuai standar internasional

mobil
Hino

Terpukul Impor Truk Cina, Jumlah Produksi Hino Turun di 2025

Hino mengakui truk Cina yang diimpor dengan beragam kemudahan membuat persaingan menjadi semakin sulit

otosport
Fabio Quartararo

Fabio Quartararo Ingin Cari Potensi Terbaik Mesin V4 di Malaysia

Tes pramusim di Sirkuit Sepang bakal menjadi momen penting bagi Fabio Quartararo guna mememaksimalkan mesin V4

mobil
Mobil Listrik GWM Ora 07

Spesifikasi GWM Ora 07 Performance yang Terdaftar di Indonesia

GWM Ora 07 Performance terdata di Gaikindo dengan jumlah wholesales 20 unit, berikut rangkuman spesifikasinya

mobil
Aletra

Aletra Bakal Jadi Anggota Baru Gaikindo Tahun Ini

Aletra jadi satu dari sekian merek Tiongkok yang bergabung sebagai anggota Gaikindo, berlaku tahun ini