BYD Akan Bangun 50 Diler di 2024, Masih Menyasar Kota Besar

Jadi bukti komitmen berjualan di Indonesia, BYD akan bangun 50 diler di 2024 menyasar kota-kota besar

BYD Akan Bangun 50 Diler di 2024, Masih Menyasar Kota Besar
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Merek ternama asal Tiongkok, BYD (Build Your Dreams) menghadirkan tiga model mobil listrik untuk pasar Indonesia. Belum resmi dijual namun sudah bisa dipesan di diler terdekat.

Guna menambah keyakinan calon konsumen BYD akan bangun 50 diler sepanjang 2024. Hanya saja memang masih menyasar kota besar lebih dulu.

Hal ini disampaikan oleh Luther Panjaitan, Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia. Menurut dia diler BYD akan dilengkapi berbagai fasilitas menopang kebutuhan konsumen mobil listrik termasuk charging station.

Ia menegaskan pihak BYD sendiri optimis dan serius melakukan ekspansi ke Tanah Air. Di awal perkenalan merek ini sudah siapkan tujuh jaringan diler di beberapa kota besar.

BYD Akan Bangun 50 Diler
Photo : KatadataOTO

“Tujuan kita pada masa awal ini maunya bangun flagship store terlebih dulu. Paling tidak bisa memfasilitasi 3S,” ungkap Luther di diler BYD Arista BSD Tangerang, Selasa (23/1).

Luther menegaskan bahwa standar setiap jaringan disiapkan harus lengkap dengan layanan aftersales. Sedangkan area display bisa menampung sekitar empat sampai lima mobil.

“Target kita memang 50 diler BYD, mudah-mudahan bisa tercapai sampai akhir tahun. Kita juga berusaha menjangkau daerah-daerah, paling tidak 50 persen dari provinsi yang ada,” tegas dia.

Sekadar informasi BYD akan hadir meramaikan pameran otomotif IIMS (Indonesia International Motor Show) 2024. Konsumen bisa melihat dan mencoba langsung unitnya di acara tersebut.

Bicara harga Luther masih enggan membeberkan lebih lanjut. Ia juga tidak bisa memastikan kapan banderol tiga mobil listrik BYD diumumkan.

Tapi menurut dia sejauh ini mendapatkan respon positif dari calon konsumen, meski lagi-lagi tidak ada angka pasti diberikan baik untuk BYD Seal, Atto 3 maupun Dolphin.

Namun beberapa tenaga penjual mulai gencar memasarkan produknya dan memberikan prediksi atau kisaran harga.

“Estimasi Seal sekitar Rp700 juta kemudian Atto Rp500 jutaan dan Dolphin Rp400 jutaan,” ucap salah seorang wiraniaga BYD beberapa waktu lalu.

BYD Pede Jual Sedan di Indonesia
Photo : KatadataOTO

Untuk diketahui BYD Seal merupakan sedan bertenaga listrik yang nanti bakal jadi rival baru Hyundai Ioniq 6. Buat perbandingan Ioniq 6 masih diimpor utuh dari Korea Selatan dengan harga sekitar Rp1.1 miliar. 

BYD Atto 3 mengisi segmen SUV, sedangkan Dolphin digadang jadi model entry level termurah diprediksi seharga Rp400 jutaan.


Terkini

otosport
Gresini Racing

Alasan Gresini Racing Pakai Jasa Joan Mir dan Daniel Holgado

Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027

mobil
Changan S05

Changan Deepal S05 Masuk Indonesia Berstatus CBU, Simak Alasannya

Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris

mobil
Hyundai New Creta

Hyundai New Creta Tawarkan Perjalanan yang Lebih Nyaman

Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan

motor
All New TVS Callisto 110

All New TVS Callisto 110 Resmi Meluncur, Tantang Beat dan Mio M3

All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan

mobil
Mazda 6e

GIIAS 2026, Jadi Panggung Debut Mazda 6e Di Indonesia

Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km

komunitas
Kagama

Kagama 4X4 Adventure Rayakan Hari Jadi di Kaki Gunung Ciremai

Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima

mobil
Daihatsu

Cara Daihatsu Perkuat Komitmen Jaga Lingkungan, Raih Penghargaan

Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 2 Juli 2026, Ada Dendanya

Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan