VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Gugatan BMW yang diajukan untuk BYD ke pengadilan pada Februari 2025 telah ditolak, berikut alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pada 26 Februari 2025, BMW AG mengajukan tuntutan terhadap BYD karena penggunaan nama M6.
Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 19/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst. di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara.
Perlu diketahui, saat ini M6 digunakan sebagai nama MPV (Multi Purpose Vehicle) Rp 300 jutaan bertenaga listrik dari BYD.
BMW M6 merupakan salah satu lini milik BMW yang telah lebih dulu mengaspal sebagai sedan performa tinggi seri 6 dari pabrikan asal Jerman tersebut.
Namun baru-baru ini diketahui bahwa gugatan BMW ke BYD ditolak oleh pengadilan.
Ditetapkan pada 25 Juni 2025, hakim menyatakan bahwa gugatan dari BMW selaku penggugat dinyatakan tidak dapat diterima.
“Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara ini sejumlah Rp 1.070.000,00 (satu juta tujuh puluh ribu rupiah),” tulis keterangan putusan Mahkamah Agung, dikutip Selasa (01/07).
Namun hingga berita ini ditayangkan, kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi terkait sengketa merek M6.
Sekadar informasi pada awalnya BMW AG menyiapkan tujuh petitum untuk dikabulkan pengadilan.
Di antaranya menegaskan, merek M6 yang sebelumnya sudah terdaftar di PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual) Kemenkumham RI merupakan milik BMW.
Selanjutnya aktivitas penggunaan merek M6 terkait otomotif dan sebagainya perlu dihentikan. Kemudian, BYD Motor Indonesia diharapkan mendapat hukuman serta membayar biaya perkara.
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan BMW mengungkapkan gugatan itu diajukan karena memperhatikan pelanggan BMW M6 khususnya di Tanah Air.
“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena prosesnya masih berjalan. Mash sangat awal sekali untuk memberikan komentar,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.
Apabila BMW memenangkan gugatan tersebut, ada peluang BYD perlu mengganti nama MPV listrik yang sudah dipasarkan di dalam negeri.
Tentu bakal menjadi kendala baru sebab banyak konsumen terlanjur mengenal M6 sebagai EV (Electric Vehicle) dari pabrikan Tiongkok, BYD.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia