Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Gugatan BMW yang diajukan untuk BYD ke pengadilan pada Februari 2025 telah ditolak, berikut alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pada 26 Februari 2025, BMW AG mengajukan tuntutan terhadap BYD karena penggunaan nama M6.
Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 19/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst. di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara.
Perlu diketahui, saat ini M6 digunakan sebagai nama MPV (Multi Purpose Vehicle) Rp 300 jutaan bertenaga listrik dari BYD.
BMW M6 merupakan salah satu lini milik BMW yang telah lebih dulu mengaspal sebagai sedan performa tinggi seri 6 dari pabrikan asal Jerman tersebut.
Namun baru-baru ini diketahui bahwa gugatan BMW ke BYD ditolak oleh pengadilan.
Ditetapkan pada 25 Juni 2025, hakim menyatakan bahwa gugatan dari BMW selaku penggugat dinyatakan tidak dapat diterima.
“Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara ini sejumlah Rp 1.070.000,00 (satu juta tujuh puluh ribu rupiah),” tulis keterangan putusan Mahkamah Agung, dikutip Selasa (01/07).
Namun hingga berita ini ditayangkan, kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi terkait sengketa merek M6.
Sekadar informasi pada awalnya BMW AG menyiapkan tujuh petitum untuk dikabulkan pengadilan.
Di antaranya menegaskan, merek M6 yang sebelumnya sudah terdaftar di PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual) Kemenkumham RI merupakan milik BMW.
Selanjutnya aktivitas penggunaan merek M6 terkait otomotif dan sebagainya perlu dihentikan. Kemudian, BYD Motor Indonesia diharapkan mendapat hukuman serta membayar biaya perkara.
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan BMW mengungkapkan gugatan itu diajukan karena memperhatikan pelanggan BMW M6 khususnya di Tanah Air.
“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena prosesnya masih berjalan. Mash sangat awal sekali untuk memberikan komentar,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.
Apabila BMW memenangkan gugatan tersebut, ada peluang BYD perlu mengganti nama MPV listrik yang sudah dipasarkan di dalam negeri.
Tentu bakal menjadi kendala baru sebab banyak konsumen terlanjur mengenal M6 sebagai EV (Electric Vehicle) dari pabrikan Tiongkok, BYD.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
06 Agustus 2026, 07:00 WIB
05 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia