Penjualan Datar, BMW Tetap Pede Bawa iX3 di GIIAS 2026
30 Juni 2026, 21:00 WIB
Gugatan BMW yang diajukan untuk BYD ke pengadilan pada Februari 2025 telah ditolak, berikut alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pada 26 Februari 2025, BMW AG mengajukan tuntutan terhadap BYD karena penggunaan nama M6.
Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 19/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst. di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara.
Perlu diketahui, saat ini M6 digunakan sebagai nama MPV (Multi Purpose Vehicle) Rp 300 jutaan bertenaga listrik dari BYD.
BMW M6 merupakan salah satu lini milik BMW yang telah lebih dulu mengaspal sebagai sedan performa tinggi seri 6 dari pabrikan asal Jerman tersebut.
Namun baru-baru ini diketahui bahwa gugatan BMW ke BYD ditolak oleh pengadilan.
Ditetapkan pada 25 Juni 2025, hakim menyatakan bahwa gugatan dari BMW selaku penggugat dinyatakan tidak dapat diterima.
“Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara ini sejumlah Rp 1.070.000,00 (satu juta tujuh puluh ribu rupiah),” tulis keterangan putusan Mahkamah Agung, dikutip Selasa (01/07).
Namun hingga berita ini ditayangkan, kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi terkait sengketa merek M6.
Sekadar informasi pada awalnya BMW AG menyiapkan tujuh petitum untuk dikabulkan pengadilan.
Di antaranya menegaskan, merek M6 yang sebelumnya sudah terdaftar di PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual) Kemenkumham RI merupakan milik BMW.
Selanjutnya aktivitas penggunaan merek M6 terkait otomotif dan sebagainya perlu dihentikan. Kemudian, BYD Motor Indonesia diharapkan mendapat hukuman serta membayar biaya perkara.
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan BMW mengungkapkan gugatan itu diajukan karena memperhatikan pelanggan BMW M6 khususnya di Tanah Air.
“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena prosesnya masih berjalan. Mash sangat awal sekali untuk memberikan komentar,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.
Apabila BMW memenangkan gugatan tersebut, ada peluang BYD perlu mengganti nama MPV listrik yang sudah dipasarkan di dalam negeri.
Tentu bakal menjadi kendala baru sebab banyak konsumen terlanjur mengenal M6 sebagai EV (Electric Vehicle) dari pabrikan Tiongkok, BYD.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 21:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 09:00 WIB
27 Juni 2026, 18:15 WIB
25 Juni 2026, 19:27 WIB
Terkini
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan
02 Juli 2026, 13:55 WIB
Mazda akan merilis 6e sedan ev terbaru yang dikembangkan bareng Changan Automobile dengan jarak tempuh 560 km
02 Juli 2026, 09:00 WIB
Mini Overland yang dilakukan Kagama 4X4 Adventure kali ini diikuti sekitar 70 mobil peserta di hari jadi kelima
02 Juli 2026, 07:01 WIB
Astra Daihatsu Motor mengusung empat pilar dalam menjalan komitmen mereka dala program CSR perusahaan
02 Juli 2026, 06:20 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta hari ini 2 Juli 2026 kembali diberlakukan untuk bisa sedikit memecah kebuntuan