Keberadaan Tombol Fisik Pada Mobil Listrik Cina Akan Ditingkatkan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Gugatan BMW yang diajukan untuk BYD ke pengadilan pada Februari 2025 telah ditolak, berikut alasannya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pada 26 Februari 2025, BMW AG mengajukan tuntutan terhadap BYD karena penggunaan nama M6.
Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 19/Pdt.Sus-HKI/Merek/2025/PN Niaga Jkt.Pst. di laman Sistem Informasi Penelusuran Perkara.
Perlu diketahui, saat ini M6 digunakan sebagai nama MPV (Multi Purpose Vehicle) Rp 300 jutaan bertenaga listrik dari BYD.
BMW M6 merupakan salah satu lini milik BMW yang telah lebih dulu mengaspal sebagai sedan performa tinggi seri 6 dari pabrikan asal Jerman tersebut.
Namun baru-baru ini diketahui bahwa gugatan BMW ke BYD ditolak oleh pengadilan.
Ditetapkan pada 25 Juni 2025, hakim menyatakan bahwa gugatan dari BMW selaku penggugat dinyatakan tidak dapat diterima.
“Menghukum penggugat untuk membayar biaya perkara ini sejumlah Rp 1.070.000,00 (satu juta tujuh puluh ribu rupiah),” tulis keterangan putusan Mahkamah Agung, dikutip Selasa (01/07).
Namun hingga berita ini ditayangkan, kedua pihak belum memberikan pernyataan resmi terkait sengketa merek M6.
Sekadar informasi pada awalnya BMW AG menyiapkan tujuh petitum untuk dikabulkan pengadilan.
Di antaranya menegaskan, merek M6 yang sebelumnya sudah terdaftar di PDKI (Pangkalan Data Kekayaan Intelektual) Kemenkumham RI merupakan milik BMW.
Selanjutnya aktivitas penggunaan merek M6 terkait otomotif dan sebagainya perlu dihentikan. Kemudian, BYD Motor Indonesia diharapkan mendapat hukuman serta membayar biaya perkara.
Dalam kesempatan terpisah, perwakilan BMW mengungkapkan gugatan itu diajukan karena memperhatikan pelanggan BMW M6 khususnya di Tanah Air.
“Saya tidak bisa banyak berkomentar, karena prosesnya masih berjalan. Mash sangat awal sekali untuk memberikan komentar,” kata Jodie O’tania, Director of Communications BMW Group Indonesia dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu.
Apabila BMW memenangkan gugatan tersebut, ada peluang BYD perlu mengganti nama MPV listrik yang sudah dipasarkan di dalam negeri.
Tentu bakal menjadi kendala baru sebab banyak konsumen terlanjur mengenal M6 sebagai EV (Electric Vehicle) dari pabrikan Tiongkok, BYD.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Februari 2026, 07:00 WIB
15 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 20:24 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen
17 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menilai ekspor mobil dari Indonesia terus berkembang meskipun masih menemui beberapa tantangan
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang