Bocoran Harga Honda Stepwgn e:HEV, Lampaui Nissan Serena e-Power

Harga Honda Stepwgn e:HEV lebih mahal dari MPV hybrid Nissan Serena e-Power, berikut rincian informasinya

Bocoran Harga Honda Stepwgn e:HEV, Lampaui Nissan Serena e-Power
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Kehadiran MPV (Multi Purpose Vehicle) hybrid Honda Stepwgn semakin dekat. Belum lama ini, unitnya kembali dipamerkan di perhelatan IIMS 2025.

Pada pameran tersebut PT HPM (Honda Prospect Motor) justru meluncurkan mobil listrik e:N1 yang dapat digunakan dengan skema penyewaan.

Sementar Honda Stepwgn diyakini dijual seperti biasa, bukan disewakan. Model tersebut menyasar konsumen keluarga untuk mobilitas di perkotaan.

Meskipun tidak dijual resmi di pameran, ternyata tenaga penjual sudah mulai menawarkan unitnya ke konsumen. Calon pembeli cukup menyiapkan booking fee sebesar Rp 10 juta.

Honda Pertimbangkan Bawa Stepwgn dalam Waktu Dekat
Photo : Honda HK

“Kemarin ada konsumen booking Rp 10 juta untuk Honda Stepwgn. Harga Rp 699 jutaan,” kata seorang tenaga penjual Honda ketika dihubungi KatadataOTO, Selasa (4/3).

Tetapi dia menegaskan banderol on the road itu masih tentatif. Bisa berubah lagi di saat PT HPM resmi meluncurkan Stepwgn e:HEV di dalam negeri.

Pihak Honda Indonesia masih enggan bicara lebih lanjut terkait waktu pasti peluncuran mobil hybrid Honda Stepwgn. Tetapi wiraniaga tersebut memastikan, model tersebut mengaspal tahun ini.

“Iya betul (delivery di tahun ini). Bisa dibantu prosesnya, (pengiriman) September,” kata tenaga penjual tersebut.

Sebagai perbandingan, MPV pintu geser bertenaga hybrid di Indonesia saat ini adalah Nissan Serena e-Power yang dijual dengan harga mulai Rp 645 jutaan.

Serena e-Power pakai mesin berkapasitas 1.500 cc, sementara Honda Stepwgn 2.000 cc. Keduanya dipadukan teknologi hybrid.

Ukuran Honda Stepwgn sedikit lebih panjang dibandingkan Nissan Serena e-Power. Dimensi P x L x T dari Stepwgn adalah 4.830 mm x 1.750 mm x 1.845 mm dan wheelbase 2.890 mm. Kalau Nissan Serena e-Power berukuran 4.765 mm x 1.715 mm x 1.885 mm.

Honda Stepwgn
Photo : KatadataOTO

Honda Stepwgn e:HEV akan menambah lagi opsi mobil keluarga berteknologi hybrid buat konsumen tanah air. Selain Serena e-Power, opsi lain ditawarkan Toyota masuk ke kelas premium dengan banderol Rp 1,7 miliar ke atas.

Sehingga Stepwgn e:HEV bisa jadi pilihan menarik. Namun Honda belum memastikan apakah model tersebut dirakit lokal supaya dapat memperoleh insentif mobil hybrid dari pemerintah.

Sebagai informasi, lini kendaraan hybrid Honda saat ini yaitu CR-V e:HEV dan Accord e:HEV masih berstatus impor CBU (Completely Built Up).


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung