Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Pabrik BMW pakai AI gantikan tugas teknisi yang melakukan inspeksi pengecatan mobil, ini proses pengerjaannya
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Kemajuan teknologi saat ini semakin pesat. Di industri otomotif saat ini tidak terbatas pada produknya saja, namun juga proses pembuatan kendaraan.
Salah satu pabrik BMW pakai AI untuk membantu proses inspeksi cat sejumlah model kendaraannya. Regensburg Plant di Jerman diklaim sebagai pionir yang menggunakan teknologi digital untuk inspeksi hingga menandai kekurangan minor di eksterior.
Selama ini robot dan teknologi AI memang telah dilibatkan dalam proses produksi mobil di pabrik. Hanya saja prosesnya masih terbatas misalnya pada pemasangan atau perakitan, tidak sampai pemeriksaan.
Tahap tersebut umumnya dilakukan oleh pekerja karena lebih teliti dan dapat mendeteksi kecacatan dengan jauh lebih baik ketimbang orang.
Pabrik tersebut bertanggung jawab atas perakitan seri 1, X1 dan X2.
Prosesnya cukup menarik. Jika teknisi manusia mengidentifikasi kecacatan pada bodi dengan menggambar lingkaran di sekelilingnya, di Regensburg robot bisa membuat gambar 3D-nya.
Monitor akan memproyeksikan pola garis hitam dan putih ke eksterior kendaraan, lalu dipindai kamera yang bisa mengidentifikasi garis-garis yang dipantulkan.
Setelah kerusakan sudah diidentifikasi, kemudian ada empat robot yang melakukan perbaikan dan polishing terhadap kecacatan tersebut. Proses ini biasanya dilakukan oleh tim profesional.
Pihak BMW menyebut penggunaan robot ini menambah efisiensi kerja karena waktu yang digunakan jauh lebih singkat. Kualitas perbaikannya dikatakan ‘high level’.
Namun tetap ada beberapa kekurangan robot jika dibandingkan dengan teknisi manusia. AI tidak dapat meraih sudut-sudut bodi, tepi panel yang menempel ke panel lain ataupun celah antara pintu depan dan belakang.
Penutup tangki bahan bakar juga terlalu rapuh untuk dikerjakan oleh robot, sehingga pada akhirnya BMW masih tetap membutuhkan tenaga manusia untuk memberikan sentuhan dan pemeriksaan akhir.
Ke depannya BMW berencana untuk membekali pabriknya secara global dengan teknologi tersebut, untuk membantu menghemat lebih banyak waktu tanpa sepenuhnya mengeliminasi pekerja pabrik.
Proses inspeksi atau pemeriksaan akhir terhadap kecacatan pada akhirnya memang dilakukan oleh teknisi manusia. Teknisi pastinya lebih teliti dalam melakukan pengecekan akhir, menjangkau area yang tidak dikenali oleh robot ataupun AI.
Dalam waktu dekat sepertinya masih tidak mungkin AI menggantikan manusia sepenuhnya. Namun Artificial Intelligence dapat membantu kinerja teknisi sehingga lebih hemat waktu dan tenaga.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
31 Juli 2026, 19:23 WIB
31 Juli 2026, 16:24 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda