Penjualan Merek Mobil Mewah Agustus 2026: BMW dan Lexus Sumringah
17 September 2026, 15:00 WIB
Pabrik BMW pakai AI gantikan tugas teknisi yang melakukan inspeksi pengecatan mobil, ini proses pengerjaannya
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Kemajuan teknologi saat ini semakin pesat. Di industri otomotif saat ini tidak terbatas pada produknya saja, namun juga proses pembuatan kendaraan.
Salah satu pabrik BMW pakai AI untuk membantu proses inspeksi cat sejumlah model kendaraannya. Regensburg Plant di Jerman diklaim sebagai pionir yang menggunakan teknologi digital untuk inspeksi hingga menandai kekurangan minor di eksterior.
Selama ini robot dan teknologi AI memang telah dilibatkan dalam proses produksi mobil di pabrik. Hanya saja prosesnya masih terbatas misalnya pada pemasangan atau perakitan, tidak sampai pemeriksaan.
Tahap tersebut umumnya dilakukan oleh pekerja karena lebih teliti dan dapat mendeteksi kecacatan dengan jauh lebih baik ketimbang orang.
Pabrik tersebut bertanggung jawab atas perakitan seri 1, X1 dan X2.
Prosesnya cukup menarik. Jika teknisi manusia mengidentifikasi kecacatan pada bodi dengan menggambar lingkaran di sekelilingnya, di Regensburg robot bisa membuat gambar 3D-nya.
Monitor akan memproyeksikan pola garis hitam dan putih ke eksterior kendaraan, lalu dipindai kamera yang bisa mengidentifikasi garis-garis yang dipantulkan.
Setelah kerusakan sudah diidentifikasi, kemudian ada empat robot yang melakukan perbaikan dan polishing terhadap kecacatan tersebut. Proses ini biasanya dilakukan oleh tim profesional.
Pihak BMW menyebut penggunaan robot ini menambah efisiensi kerja karena waktu yang digunakan jauh lebih singkat. Kualitas perbaikannya dikatakan ‘high level’.
Namun tetap ada beberapa kekurangan robot jika dibandingkan dengan teknisi manusia. AI tidak dapat meraih sudut-sudut bodi, tepi panel yang menempel ke panel lain ataupun celah antara pintu depan dan belakang.
Penutup tangki bahan bakar juga terlalu rapuh untuk dikerjakan oleh robot, sehingga pada akhirnya BMW masih tetap membutuhkan tenaga manusia untuk memberikan sentuhan dan pemeriksaan akhir.
Ke depannya BMW berencana untuk membekali pabriknya secara global dengan teknologi tersebut, untuk membantu menghemat lebih banyak waktu tanpa sepenuhnya mengeliminasi pekerja pabrik.
Proses inspeksi atau pemeriksaan akhir terhadap kecacatan pada akhirnya memang dilakukan oleh teknisi manusia. Teknisi pastinya lebih teliti dalam melakukan pengecekan akhir, menjangkau area yang tidak dikenali oleh robot ataupun AI.
Dalam waktu dekat sepertinya masih tidak mungkin AI menggantikan manusia sepenuhnya. Namun Artificial Intelligence dapat membantu kinerja teknisi sehingga lebih hemat waktu dan tenaga.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 September 2026, 15:00 WIB
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
13 Agustus 2026, 22:00 WIB
Terkini
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris