Wholesales Motor Baru Agustus 2026 Turun Tipis 6,2 Persenan
12 September 2026, 08:14 WIB
Mobil listrik perdana Honda yaitu e:N1 ditawarkan dengan skema sewa, namun angkanya disebut terlalu mahal
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) untuk pertama kalinya menghadirkan mobil listrik ke konsumen Tanah Air. Berbeda dari manufaktur lain, produk mereka hanya ditawarkan dengan skema penyewaan.
Debut di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025, Honda e:N1 yang mendapatkan julukan HR-V versi setrum itu menyasar konsumen fleet. Biaya sewanya tembus Rp 22 juta per bulan.
Lalu ada minimal periode sewa, yaitu lima tahun. Artinya dalam jangka waktu itu total biaya yang perlu disiapkan adalah sekitar Rp 1,32 miliar.
Dilihat dari kacamata konsumen pengguna mobil untuk penggunaan harian, tentu angka tersebut sangat fantastis.
Namun PT HPM mengungkapkan ada banyak keunggulan ditawarkan, apalagi buat pelanggan pengguna kendaraan untuk kebutuhan fleet.
“Ya mudah, (konsumen) tinggal pakai saja. Tidak (overprice), karena itu kan B2B (business to business),” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM saat ditemui di Sunter beberapa waktu lalu.
Billy menegaskan, Honda e:N1 itu juga saat ini tersedia dalam jumlah terbatas kira-kira 300 unit dan diprioritaskan buat konsumen fleet.
Menurut dia, beberapa konsumen fleet Honda mengaku ragu memiliki mobil listrik karena takut harga jual kembalinya turun drastis jika dibandingkan mobil konvensional.
“Perusahaan-perusahaan banyak maunya rental (sewa), bukan untuk memiliki,” kata dia.
Sehingga angka Rp 22 juta per bulan atau setara Rp 1,3 miliar selama lima tahun diklaim tidak mahal dan sudah sesuai dengan kebutuhan pelanggan fleet.
Setelah penyewaan lima tahun disebutkan ada opsi kepemilikan. Sehingga mobil tersebut jadi hak milik konsumen dan tak lagi berstatus sewa.
“Nanti bisa menghubungi leasing partner kami,” kata dia singkat.
Honda e:N1 punya bentuk identik dengan HR-V yang saat ini sudah dipasarkan di Indonesia. Perbedaan utama terletak di jantung pacu.
Mobil listrik tersebut menggunakan baterai 68,8 kWh, tawarkan daya jelajah 500 km dalam satu kali pengisian daya. Motor elektrik disematkan membuat e:N1 bisa hasilkan tenaga 201 hp dan torsi puncak 310 Nm.
Ada opsi DC Fast Charging guna memudahkan konsumen dalam menggunakan kendaraan listrik tersebut. Baterai bisa diisi dari 30 persen-80 persen selama 50 menit saja.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 September 2026, 08:14 WIB
11 September 2026, 12:25 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan
12 September 2026, 21:09 WIB
Marquez melanjutkan tren positif, usai meraih kemenangan dengan mudah di sprint race MotoGP San Marino 2026
12 September 2026, 11:00 WIB
Menyitat data resmi AISI, wholesales motor baru pada Agustus 2026 hanya berada di angka 596.461 unit saja
12 September 2026, 09:00 WIB
Marquez berpotensi keluar sebagai pemenang di MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano pada akhir pekan nanti
12 September 2026, 08:14 WIB
Menurut data AISI pada Agustus 2026, Honda sampai Yamaha hanya mendistribusikan 596.461 motor baru saja
11 September 2026, 19:00 WIB
Daimler Commercial Vehicles Indonesia ramaikan IEE Series 2026 sekaligus memperkenalkan presiden direktur baru
11 September 2026, 18:03 WIB
Lepas resmi membuka diler baru di Semarang untuk mendekatkan diri dengan calon konsumen di Jawa Tengah