UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Mobil listrik perdana Honda yaitu e:N1 ditawarkan dengan skema sewa, namun angkanya disebut terlalu mahal
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) untuk pertama kalinya menghadirkan mobil listrik ke konsumen Tanah Air. Berbeda dari manufaktur lain, produk mereka hanya ditawarkan dengan skema penyewaan.
Debut di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025, Honda e:N1 yang mendapatkan julukan HR-V versi setrum itu menyasar konsumen fleet. Biaya sewanya tembus Rp 22 juta per bulan.
Lalu ada minimal periode sewa, yaitu lima tahun. Artinya dalam jangka waktu itu total biaya yang perlu disiapkan adalah sekitar Rp 1,32 miliar.
Dilihat dari kacamata konsumen pengguna mobil untuk penggunaan harian, tentu angka tersebut sangat fantastis.
Namun PT HPM mengungkapkan ada banyak keunggulan ditawarkan, apalagi buat pelanggan pengguna kendaraan untuk kebutuhan fleet.
“Ya mudah, (konsumen) tinggal pakai saja. Tidak (overprice), karena itu kan B2B (business to business),” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM saat ditemui di Sunter beberapa waktu lalu.
Billy menegaskan, Honda e:N1 itu juga saat ini tersedia dalam jumlah terbatas kira-kira 300 unit dan diprioritaskan buat konsumen fleet.
Menurut dia, beberapa konsumen fleet Honda mengaku ragu memiliki mobil listrik karena takut harga jual kembalinya turun drastis jika dibandingkan mobil konvensional.
“Perusahaan-perusahaan banyak maunya rental (sewa), bukan untuk memiliki,” kata dia.
Sehingga angka Rp 22 juta per bulan atau setara Rp 1,3 miliar selama lima tahun diklaim tidak mahal dan sudah sesuai dengan kebutuhan pelanggan fleet.
Setelah penyewaan lima tahun disebutkan ada opsi kepemilikan. Sehingga mobil tersebut jadi hak milik konsumen dan tak lagi berstatus sewa.
“Nanti bisa menghubungi leasing partner kami,” kata dia singkat.
Honda e:N1 punya bentuk identik dengan HR-V yang saat ini sudah dipasarkan di Indonesia. Perbedaan utama terletak di jantung pacu.
Mobil listrik tersebut menggunakan baterai 68,8 kWh, tawarkan daya jelajah 500 km dalam satu kali pengisian daya. Motor elektrik disematkan membuat e:N1 bisa hasilkan tenaga 201 hp dan torsi puncak 310 Nm.
Ada opsi DC Fast Charging guna memudahkan konsumen dalam menggunakan kendaraan listrik tersebut. Baterai bisa diisi dari 30 persen-80 persen selama 50 menit saja.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 15:00 WIB
Tiga pemenang kompetisi desain VW ID Buzz yang digelar bersama Kementerian Ekraf telah resmi diumumkan
14 Februari 2026, 13:03 WIB
Peserta test drive unit andalan Suzuki di IIMS 2026 bisa mendapatkan beragam hadiah-hadiah yang menarik
14 Februari 2026, 13:00 WIB
DFSK Super Cab digunakan oleh BNPB sebagai unit water treatment yang ditempatkan di lokasi-lokasi bencana
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Kehadiran Denza B5 langsung mencuri perhatian banyak pihak, pencinta otomotif penasaran dengan produk tersebut
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Jaecoo J5 EV yang ramai dipesan oleh masyarakat Indonesia telah menunjuk UFilm sebagai pemasok kaca film resmi
14 Februari 2026, 11:00 WIB
Jetour menggandeng beberapa pihak dalam melakukan investigasi terbakarnya T2, seperti Kemenhub dan KNKT
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025
14 Februari 2026, 10:00 WIB
F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap