Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Mobil listrik perdana Honda yaitu e:N1 ditawarkan dengan skema sewa, namun angkanya disebut terlalu mahal
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT HPM (Honda Prospect Motor) untuk pertama kalinya menghadirkan mobil listrik ke konsumen Tanah Air. Berbeda dari manufaktur lain, produk mereka hanya ditawarkan dengan skema penyewaan.
Debut di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025, Honda e:N1 yang mendapatkan julukan HR-V versi setrum itu menyasar konsumen fleet. Biaya sewanya tembus Rp 22 juta per bulan.
Lalu ada minimal periode sewa, yaitu lima tahun. Artinya dalam jangka waktu itu total biaya yang perlu disiapkan adalah sekitar Rp 1,32 miliar.
Dilihat dari kacamata konsumen pengguna mobil untuk penggunaan harian, tentu angka tersebut sangat fantastis.
Namun PT HPM mengungkapkan ada banyak keunggulan ditawarkan, apalagi buat pelanggan pengguna kendaraan untuk kebutuhan fleet.
“Ya mudah, (konsumen) tinggal pakai saja. Tidak (overprice), karena itu kan B2B (business to business),” kata Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM saat ditemui di Sunter beberapa waktu lalu.
Billy menegaskan, Honda e:N1 itu juga saat ini tersedia dalam jumlah terbatas kira-kira 300 unit dan diprioritaskan buat konsumen fleet.
Menurut dia, beberapa konsumen fleet Honda mengaku ragu memiliki mobil listrik karena takut harga jual kembalinya turun drastis jika dibandingkan mobil konvensional.
“Perusahaan-perusahaan banyak maunya rental (sewa), bukan untuk memiliki,” kata dia.
Sehingga angka Rp 22 juta per bulan atau setara Rp 1,3 miliar selama lima tahun diklaim tidak mahal dan sudah sesuai dengan kebutuhan pelanggan fleet.
Setelah penyewaan lima tahun disebutkan ada opsi kepemilikan. Sehingga mobil tersebut jadi hak milik konsumen dan tak lagi berstatus sewa.
“Nanti bisa menghubungi leasing partner kami,” kata dia singkat.
Honda e:N1 punya bentuk identik dengan HR-V yang saat ini sudah dipasarkan di Indonesia. Perbedaan utama terletak di jantung pacu.
Mobil listrik tersebut menggunakan baterai 68,8 kWh, tawarkan daya jelajah 500 km dalam satu kali pengisian daya. Motor elektrik disematkan membuat e:N1 bisa hasilkan tenaga 201 hp dan torsi puncak 310 Nm.
Ada opsi DC Fast Charging guna memudahkan konsumen dalam menggunakan kendaraan listrik tersebut. Baterai bisa diisi dari 30 persen-80 persen selama 50 menit saja.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 19:21 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan