Penjualan BMW X1 Bekas Lebih Banyak Dari Baru, Begini Alasannya
26 Januari 2026, 08:00 WIB
Masih layak digunakan, harga Mazda 2 bekas turun Rp100 jutaan dibandingkan unit baru yanng dijual saat ini
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Harga Mazda 2 bekas menarik perhatian konsumen Tanah Air karena cukup terjangkau. Tak hanya itu, mobil ini juga dinilai memiliki beragam fitur canggih yang mampu memanjakan penggunanya.
Mampu menampung 5 orang penumpang, mobil ini dinilai cocok digunakan anak muda karena tampilannya yang sporti. Mobil pabrikan Jepang ini juga diakui keandalannya serta mampu bersaing dengan Toyota Yaris.
Berdasarkan pantauan TrenOto di beberapa E-Commerce, harga Mazda 2 sudah turun hingga Rp100 jutaan dibandingkan harga barunya saat ini.
Mengacu pada iklan di salah satu situs jual beli, Mazda 2 dijual dengan harga Rp220 juta apabila menggunakan sistem kredit. Harga tersebut anjlok Rp118 jutaan bila dibanding harga barunya yang kini dibanderol mulai dari Rp338.8 juta.
Padahal keterangan mobil tersebut menunjukan usia kendaraan masih sangat muda. Hal ini terungkap dari pajak kendaraan yang disampaikan dalam iklan, masih berlaku hingga Mei 2023.
Diler tersebut juga menegaskan bila mobil berwarna putih ini baru menempuh jarak 52 ribu kilometer. Dengan demikian pelanggan bisa lebih tenang terhadap kualitas kendaraan yang dijual.
Untuk memudahkan pelanggan, terdapat beberapa program pembelian menarik untuk para pelanggan. Salah satunya adalah DP atau down payment Rp61 juta dan angsuran Rp5.662 juta selama 47 bulan.
Tersedia juga pilihan angsuran yang lebih ringan dengan DP serupa namun memiliki angsuran Rp4.946 juta apabila memilih pembayaran selama 59 bulan.
Berdasarkan laman resminya Mazda 2 mampu menyemburkan tenaga sebesar 109 hp pada 6.000 rpm. Sementara torsi puncaknya disebutkan mencapai 144 Nm pada 4.000 rpm.
Fitur di dalam kabin juga masih berfungsi normal seperti audio steering dan i-stop engine. Tersedia pula kamera mundur dan monitor dashboard.
Selain lebih murah, unit bekas Mazda bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang enggan menunggu lama. Sebelumnya, Ricky Thio selaku Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) mengatakan terdapat beberapa model yang harus melakukan inden.
"Inden lumayan banyak banget. Ada juga model lainnya yang 3 bulan sampai 4 bulan. Semuanya tergantung dari mode apa yang dibeli konsumen,” tuturnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
17 Januari 2026, 11:00 WIB
11 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
01 Maret 2026, 12:00 WIB
Gaikindo sebut produsen perlu diberi waktu rasional untuk produksi pikap sesuai kebutuhan Koperasi Merah Putih
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Yamaha menghadirkan beragam promo perawatan sepeda motor, lalu mendirikan Pos Jaga selama Lebaran 2026
01 Maret 2026, 08:26 WIB
Di awal Maret 2026 atau jelang Lebaran 2026, Pertamina menerapkan kenaikan harga BBM untuk seluruh produk
28 Februari 2026, 19:59 WIB
Insentif memiliki peran penting mendongkrak angka penjualan berbagai produsen EV, tidak terkecuali BYD
28 Februari 2026, 15:54 WIB
Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026
28 Februari 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini