Wholesales Motor Baru April 2026, Tumbuh 16 Persen Dari Bulan Lalu
12 Mei 2026, 19:21 WIB
Penjualan mobil Honda di Semester 1 2022 berhasil meningkat berkat tingginya permintaan Brio di pasar
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Penjualan mobil Honda di Indonesia pada semester pertama 2022 berhasil meningkat bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Tak tanggung-tanggung, mereka berhasil menjual sebanyak 53.910 unit atau naik 9 persen dibanding sebelumnya.
Meski Brio masih menjadi model terlaris, model-model baru yang diluncurkan Honda belakangan juga memberi kontribusi signifikan. Honda BR-V dan HR-V generasi terbaru berhasil menunjukkan perfoma penjualan tinggi.
Berdasarkan data yang disampaikan, Honda Brio berhasil terjual sebanyak 27.432 unit. Posisi kedua diisi oleh Honda BR-V 9.907 unit diikuti HR-V 7.887 unit, CR-V 4.057 unit kemudian City Hatchback RS 2.941 unit.
Kemudian Mobilio berada di posisi keenam dengan angka penjualan sebanyak 696 unit, disusul Civic RS 449 unit. Selanjutnya ada City 327 unit, Accord 181 unit, Odyssey 32 unit dan Type R 1 unit.
Sementara pada Juni 2022, penjualan mobil Honda berhasil meraih angka 10.104 unit atau meningkat 30 persen dibandingkan Mei. Kenaikan masih ditopang oleh 3 besar penjualan yaitu Brio, HR-V serta BR-V.
Brio bahkan berjasil memberi kontribusi sebesar 49.2 persen dari total penjualan HPM di Juni 2022. Mobil tersebut berhasil terjual sebanyak 4.974 unit yang terdiri dari Satya 3.979 unit dan RS 995 unit.
Sedangkan Honda HR-V berhasil memberi kontribusi 20.1 persen dengan terjual sebanyak 2.032 unit. Sementara untuk Honda BR-V dilepas 1.859 unit atau menyumbang 18.4 persen dari total penjualan.
Posisi keempat diisi oleh CR-V dengan 628 unit, disusul City Hatchback RS (411 unit), Mobilio (100 unit), City (51 unit), Accord (35 unit), Civic RS (13 unit) dan Odyssey (1 unit).
Meski mendapat hasil positif Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor ternyata masih belum puas. Hal karena adanya kelangkaan cip semikonduktor yang menimpa Honda.
“Penjualan di semester pertama lalu masih belum optimal karena kendala pasokan komponen sehingga mempengaruhi produksi kami, bahkan pasokan dari beberapa model CBU dari negara lain. Di semester kedua, kami akan terus berusaha meningkatkan pasokan serta menawarkan berbagai program penjualan untuk menjaga trend penjualan tetap positif,” tegasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Mei 2026, 19:21 WIB
28 April 2026, 15:00 WIB
16 April 2026, 16:15 WIB
12 April 2026, 07:00 WIB
09 April 2026, 11:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan