Daihatsu Bukukan 591 SPK di GIIAS 2026, Sigra Paling Diburu
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Bengkel Sahabat Daihatsu jadi tempat belajar para calon teknisi dari SMK binaaan yang hendak bekerja
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memiliki program menarik untuk meningkatkan pendidikan di dalam negeri. Salah satu program tersebut adalah mendirikan Bengkel Sahabat Daihatsu yang merupakan ajang untuk meningkatkan hard skill para guru dan murid SMK.
Selama ini perusahaan otomotif memang cukup rajin dalam menggelar Corporate Social Responsibility (CSR). Khusus di ADM, CSR mereka terbagi dalam 4 pilar yaitu Pintar, Sehat, Hijau, dan Sejahtera yang keempatnya sudah memiliki program andalan.
Pada pilar Pintar, Daihatsu salah satu program yang diimplementasikan yakni fokus dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pendidikan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) otomotif dengan poin pengembangan soft skill, hard skill serta pemenuhan fasilitas.
Bengkel Sahabat Daihatsu adalah salah satu cara PT ADM meningkatkan kualitas hard skill dari para guru dan siswa SMK. Karena bengkel tersebut dibuat sedemikian rupa untuk menjadi tempat pembelajaran, sekaligus dapat menerima perawatan kendaraan secara umum. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan teknis sesuai standar Daihatsu.
Program ini pertama kali hadir pada 2011 dan hingga kini sudah ada 12 Bengkel Sahabat Daihatsu. Bengkel-bengkel tersebut menaungi 398 SMK Binaan Daihatsu yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Malang serta Sumatera.
“Kami berharap, program Bengkel Sahabat Daihatsu ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, serta kompetensi SMK otomotif di Indonesia, sekaligus dapat berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT ADM.
Selain meningkatkan pendidikan masyarakat, kehadiran Bengkel Sahabat Daihatsu juga akan menguntungkan pabrikan asal Jepang ini. Pasalnya, mereka tidak akan mengalami kesulitan saat membutuhkan teknisi karena para siswa telah memiliki pengetahuan dan pengalaman dasar di bengkel.
Tak hanya itu, program ini membuat PT ADM menghemat waktu dalam pelatihan para teknisinya. Pasalnya, bagi mereka yang sudah mengambil kurikulum Daihatsu, maka siswa akan langsung menjadi teknisi level 1.
“Bagi siswa SMK binaan bila bekerja di Daihatsu akan langsung menjadi teknisi level 1. Sementara bagi SMK dari luar, maka mereka perlu training 1 tahun untuk bisa menjadi teknisi level 1,” pungkas Bambang Supriyadi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 17:58 WIB
05 Agustus 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse