Strategi Daihatsu Manjakan Konsumen, Beri Xenia Secara Gratis
13 Maret 2026, 13:12 WIB
Bengkel Sahabat Daihatsu jadi tempat belajar para calon teknisi dari SMK binaaan yang hendak bekerja
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memiliki program menarik untuk meningkatkan pendidikan di dalam negeri. Salah satu program tersebut adalah mendirikan Bengkel Sahabat Daihatsu yang merupakan ajang untuk meningkatkan hard skill para guru dan murid SMK.
Selama ini perusahaan otomotif memang cukup rajin dalam menggelar Corporate Social Responsibility (CSR). Khusus di ADM, CSR mereka terbagi dalam 4 pilar yaitu Pintar, Sehat, Hijau, dan Sejahtera yang keempatnya sudah memiliki program andalan.
Pada pilar Pintar, Daihatsu salah satu program yang diimplementasikan yakni fokus dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi pendidikan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) otomotif dengan poin pengembangan soft skill, hard skill serta pemenuhan fasilitas.
Bengkel Sahabat Daihatsu adalah salah satu cara PT ADM meningkatkan kualitas hard skill dari para guru dan siswa SMK. Karena bengkel tersebut dibuat sedemikian rupa untuk menjadi tempat pembelajaran, sekaligus dapat menerima perawatan kendaraan secara umum. Sehingga dapat meningkatkan kemampuan teknis sesuai standar Daihatsu.
Program ini pertama kali hadir pada 2011 dan hingga kini sudah ada 12 Bengkel Sahabat Daihatsu. Bengkel-bengkel tersebut menaungi 398 SMK Binaan Daihatsu yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Malang serta Sumatera.
“Kami berharap, program Bengkel Sahabat Daihatsu ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, serta kompetensi SMK otomotif di Indonesia, sekaligus dapat berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujar Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT ADM.
Selain meningkatkan pendidikan masyarakat, kehadiran Bengkel Sahabat Daihatsu juga akan menguntungkan pabrikan asal Jepang ini. Pasalnya, mereka tidak akan mengalami kesulitan saat membutuhkan teknisi karena para siswa telah memiliki pengetahuan dan pengalaman dasar di bengkel.
Tak hanya itu, program ini membuat PT ADM menghemat waktu dalam pelatihan para teknisinya. Pasalnya, bagi mereka yang sudah mengambil kurikulum Daihatsu, maka siswa akan langsung menjadi teknisi level 1.
“Bagi siswa SMK binaan bila bekerja di Daihatsu akan langsung menjadi teknisi level 1. Sementara bagi SMK dari luar, maka mereka perlu training 1 tahun untuk bisa menjadi teknisi level 1,” pungkas Bambang Supriyadi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Maret 2026, 13:12 WIB
10 Maret 2026, 17:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 11:00 WIB
05 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini